Akses Jalan di Tetep Randuacir Digugat” Warga dan Bos Perusahaan Saling Seret ke Meja Hijau

redaksi

Senin, 3 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dok.Ilustrasi

Laporan: Bang Nur | M.Supadi 

SALATIGA|JEJAKKASUSINDONESIANEWS.COM Sengketa akses jalan di kawasan RT 03 RW 03, Kelurahan Tetep, Kecamatan Argomulyo, Kota Salatiga, memanas hingga ke ranah hukum. Perseteruan antara seorang warga dengan bos perusahaan ternama itu kini resmi bergulir di Pengadilan Negeri (PN) Salatiga.

Berdasarkan penelusuran Jejakkasusindonesianews.com melalui laman resmi PN Salatiga, perkara dengan Nomor 50/Pdt.G/2025/PN Slt dijadwalkan sidang pada Selasa (4/11/2025) di ruang Cakra, dengan agenda pembuktian dari pihak tergugat.

Ketua RT setempat, Sutiman, membenarkan adanya perkara tersebut. Menurutnya, akar persoalan bermula dari pagar dan akses jalan yang semula sudah disepakati antara warga dan pihak perusahaan.

“Dulu jalan itu dibeli oleh pemilik perusahaan, dan sudah ada perjanjian. Warga diberi akses jalan meski lahan dipagar. Tapi belakangan, ada yang menggugat, katanya mau dijadikan jalan umum. Padahal tidak ada kesepakatan seperti itu,” ungkap Sutiman kepada Jejakkasusindonesianews.com, Minggu (2/11/2025).

Sutiman menegaskan, penggugat adalah warga yang memiliki tanah di sekitar area yang kini disengketakan. Meski persoalan telah masuk ke pengadilan, ia memastikan kondisi lingkungan masih aman dan terkendali.

“Sudah diberikan akses jalan, dan dulunya memang tidak ada jalan. Cuma satu pihak itu saja yang keberatan,” tandasnya.

Menariknya, perjanjian terkait lahan tersebut dibuat sebelum Sutiman menjabat RT, yakni sekitar tahun 2014, dan ia hanya menerima salinan dokumen setelah menjabat pada 2017.

“Saya hanya melanjutkan administrasi. File perjanjian itu juga dikirim ke saya setelah menjabat,” imbuhnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak penggugat belum memberikan keterangan resmi terkait motif dan dasar hukum gugatan tersebut. Publik pun menanti  apakah perkara ini murni soal akses warga, atau ada kepentingan lain di balik sengketa jalan yang kini menjadi “urat nadi” aktivitas warga Randuacir.

Jejakkasusindonesianews.com akan terus mengawal dan mengupas tuntas perkembangan sidang perkara ini hingga terang benderang di meja hijau.(..)

 

 

 

Berita Terkait

Polisi Diminta Panggil Pendeta H Gereja Bethany Salatiga atas Dugaan Penyebaran Hoaks
14 Kasus Diduga Mandek di Polres Rembang Lolos Gelar Perkara, Propam Polda Jateng Siap Terbitkan SP3D
Forkopimda Demak Deklarasikan Jogo Ramadhan 1447 H, Sikat Penyakit Masyarakat Tanpa Kompromi
Togel Menggila Saat Ramadan, Polres Kendal Bungkam ”  Ada Apa di Balik Diamnya Aparat?
Polsek Semarang Barat Disorot Soal Penanganan Kasus Paiman, Pelapor Keluhkan Proses Berlarut??
Tak Satupun Emas Berlian Terungkap, Kasus Pencurian Justru Dihentikan: Penanganan Polrestabes Semarang Dinilai Prematur, Keadilan Dikorbankan
Diduga Ditunggangi Oknum, Layanan PTSP PN Rembang Disorot Keras! Advokat Bagas Pamenang Bongkar Dugaan Intimidasi dan Diskriminasi
Oknum Polisi di Kalbar Diduga Rekayasa Kasus Narkoba, Anggota Polres Kirim Surat Terbuka ke Presiden dan Kapolri

Berita Terkait

Senin, 16 Maret 2026 - 19:17

Polisi Diminta Panggil Pendeta H Gereja Bethany Salatiga atas Dugaan Penyebaran Hoaks

Jumat, 6 Maret 2026 - 20:58

14 Kasus Diduga Mandek di Polres Rembang Lolos Gelar Perkara, Propam Polda Jateng Siap Terbitkan SP3D

Senin, 23 Februari 2026 - 15:51

Forkopimda Demak Deklarasikan Jogo Ramadhan 1447 H, Sikat Penyakit Masyarakat Tanpa Kompromi

Senin, 23 Februari 2026 - 09:08

Togel Menggila Saat Ramadan, Polres Kendal Bungkam ”  Ada Apa di Balik Diamnya Aparat?

Senin, 16 Februari 2026 - 15:26

Polsek Semarang Barat Disorot Soal Penanganan Kasus Paiman, Pelapor Keluhkan Proses Berlarut??

Kamis, 12 Februari 2026 - 12:12

Tak Satupun Emas Berlian Terungkap, Kasus Pencurian Justru Dihentikan: Penanganan Polrestabes Semarang Dinilai Prematur, Keadilan Dikorbankan

Kamis, 12 Februari 2026 - 10:53

Diduga Ditunggangi Oknum, Layanan PTSP PN Rembang Disorot Keras! Advokat Bagas Pamenang Bongkar Dugaan Intimidasi dan Diskriminasi

Selasa, 10 Februari 2026 - 21:13

Oknum Polisi di Kalbar Diduga Rekayasa Kasus Narkoba, Anggota Polres Kirim Surat Terbuka ke Presiden dan Kapolri

Berita Terbaru

error: Content is protected !!