Tragedi Karangroto: Nyawa Ibu Ika Melayang Akibat Sakit Hati dan Dendam

redaksi

Jumat, 26 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG |Jejakkasusindonesianews.com Warga Perum Banjardowo, Karangroto, Kecamatan Genuk, digegerkan dengan kasus pembunuhan sadis. Seorang ibu rumah tangga, Ika Rahmawati (43), ditemukan tewas di rumahnya pada Kamis (18/9/2025). Korban diduga dibunuh pelaku hanya karena persoalan gadai motor.

Pelaku, Lukman Listianto (30), awalnya datang untuk menebus motor yang digadaikan seharga Rp6 juta. Namun, karena permintaannya meringankan bunga ditolak korban, cekcok terjadi. Rasa sakit hati pelaku kemudian berubah menjadi dendam mematikan.

“Pelaku emosi, merasa tersinggung. Dari situlah timbul niat jahat hingga korban dibunuh,” ungkap Wakasatreskrim Polrestabes Semarang, AKP Agung, saat konferensi pers, Kamis (25/9).

Percekcokan yang berlangsung di ruang tamu berujung tragis. Dengan alasan ke kamar mandi, pelaku menyusun siasat. Begitu kembali, ia langsung menyerang korban, membekap leher hingga korban tidak berdaya. Dalam hitungan menit, nyawa Ika melayang.

Sebelum kabur, pelaku sempat membawa kabur dua kalung emas milik korban. Untuk mengelabui, kepada rekannya FWK yang ikut datang, pelaku berbohong dengan mengatakan korban jatuh usai berwudhu. Bahkan FWK diminta membantu memindahkan korban ke kamar. “Hasil pemeriksaan, FWK murni tidak terlibat dan hanya berstatus saksi,” jelas Agung.

Kebohongan pelaku terbongkar setelah polisi mengamankan rekaman CCTV rumah korban. Usai beraksi, pelaku masih sempat menenangkan diri di Pantai Cipta, sebelum akhirnya dibekuk di rumah mertuanya.

Atas perbuatannya, polisi menjerat Lukman dengan Pasal 365 ayat (3) KUHP dan/atau Pasal 338 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan kematian serta pembunuhan. Ancaman hukumannya maksimal 15 tahun penjara.

Kasus ini menjadi peringatan keras bahwa dendam dan emosi sesaat bisa berujung maut. Seorang ibu kehilangan nyawa hanya karena keangkuhan yang membutakan hati.

Pewarta: Nyoto S

Berita Terkait

Nahas di Atas Pohon! Warga Ngawi Tewas Tersengat Listrik Tegangan Tinggi Saat Cari Pakan Ternak di Sragen
TNI-Polri Solid! Bupati Semarang Pastikan Lebaran Aman dan Wisata Tetap Kondusif
Tragedi Petasan Renggut Nyawa Bocah 12 Tahun di Demak, Kapolres Turun Tangan: Razia Diperketat Jelang Takbiran
Ngeri di Puncak Arus Mudik! Mobil Terbakar di Tol KM 459B, Aksi Cepat Polisi Cegah Kekacauan
Ledakan Mercon di Pituruh Hancurkan Rumah, 5 Warga Luka Bakar,Polisi Turun Tangan
Diduga Korsleting Mesin, Mobil Warga Semarang Ludes Terbakar di Tengah Tol
Brutal! Lawan Polisi dan Rampas Barang Bukti Saat Razia, 4 Pemuda Kudus Terancam 15 Tahun Penjara
Petasan Maut Meledak Jelang Takbiran di Semarang: Bocah 9 Tahun Tewas, Rumah Hancur

Berita Terkait

Selasa, 24 Maret 2026 - 22:58

Nahas di Atas Pohon! Warga Ngawi Tewas Tersengat Listrik Tegangan Tinggi Saat Cari Pakan Ternak di Sragen

Selasa, 24 Maret 2026 - 16:40

TNI-Polri Solid! Bupati Semarang Pastikan Lebaran Aman dan Wisata Tetap Kondusif

Selasa, 24 Maret 2026 - 15:32

Tragedi Petasan Renggut Nyawa Bocah 12 Tahun di Demak, Kapolres Turun Tangan: Razia Diperketat Jelang Takbiran

Selasa, 24 Maret 2026 - 10:35

Ngeri di Puncak Arus Mudik! Mobil Terbakar di Tol KM 459B, Aksi Cepat Polisi Cegah Kekacauan

Minggu, 22 Maret 2026 - 15:38

Ledakan Mercon di Pituruh Hancurkan Rumah, 5 Warga Luka Bakar,Polisi Turun Tangan

Minggu, 22 Maret 2026 - 13:48

Diduga Korsleting Mesin, Mobil Warga Semarang Ludes Terbakar di Tengah Tol

Sabtu, 21 Maret 2026 - 16:31

Brutal! Lawan Polisi dan Rampas Barang Bukti Saat Razia, 4 Pemuda Kudus Terancam 15 Tahun Penjara

Jumat, 20 Maret 2026 - 11:43

Petasan Maut Meledak Jelang Takbiran di Semarang: Bocah 9 Tahun Tewas, Rumah Hancur

Berita Terbaru

error: Content is protected !!