Polda Jateng Tangkap 4 Pembuat Molotov di Semarang dan Temanggung

redaksi

Kamis, 25 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Semarang | Jejakkasusindonesianews.com  – Kepolisian Daerah Jawa Tengah (Polda Jateng) mengungkap dua kasus pelemparan dan perakitan bom molotov yang terjadi di Mapolda Jateng dan Gedung DPRD Kabupaten Temanggung. Empat orang tersangka ditangkap, tiga di antaranya telah ditampilkan dalam konferensi pers di Mapolda Jateng, Kamis (25/9/2025).

Dirreskrimum Polda Jateng, Kombes Pol Dwi Subagio, menjelaskan kasus pertama terjadi saat kerusuhan di depan Mapolda Jateng pada 29 Agustus 2025. Seorang mahasiswa berinisial AGF alias KY (21) ditangkap di Kuningan, Jawa Barat, karena terbukti membantu merakit molotov dan menyuruh rekannya melemparkannya ke arah petugas. Bom molotov tersebut mengenai gerbang Mapolda Jateng.

“Motif tersangka adalah menimbulkan kerusuhan dan melukai petugas. Ia kami jerat Pasal 187 KUHP dengan ancaman 15 tahun penjara,” tegas Kombes Dwi.

Kasus kedua terungkap saat kerusuhan unjuk rasa di DPRD Temanggung, 1 September 2025. Polisi mengamankan AHM (18) yang membawa dua bom molotov dalam tas. Pengembangan kasus menyeret dua pelaku lain, yakni MASD (18) dan AIP (17), yang merakit molotov setelah belajar dari kanal YouTube.

Ketiganya dijerat UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951, dengan ancaman hukuman mati, seumur hidup, atau penjara maksimal 20 tahun.

Kaden Gegana Satbrimob Polda Jateng, Kompol Jon Peri, menegaskan bom molotov sangat berbahaya. “Ledakan akibat tekanan panas bisa memicu kebakaran tak terkendali, bukan hanya mengancam nyawa petugas, tapi juga pelaku itu sendiri,” ujarnya.

Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Artanto, menegaskan penindakan tegas ini bagian dari menjaga keamanan publik. “Polri tetap humanis, tetapi tidak mentoleransi aksi anarkis. Demokrasi harus berjalan tanpa ancaman keselamatan masyarakat,” katanya.

Pewarta : Yogie PS

 

Berita Terkait

Rem Blong di Turunan Maut! Truk Tepung Hantam 3 Kendaraan di Exit Bawen, Karambol Tak Terhindarkan!
Diduga Rem Blong, Truk Colt Diesel Muatan Susu Kaleng Terguling Usai Hantam Pembatas Jalan di Salib Putih
Longsor Kalialang ”  Respon Cepat Turun, Pengawasan Kawasan Rawan Disorot!!
LALAI BAKAR KABEL, DAPUR RUMAH DI CEPOGO LUDES TERBAKAR ” KERUGIAN TEMBUS Rp20 JUTA
DAPUR WARUNG DI GLADAGSARI LUDES TERBAKAR! DIDUGA REGULATOR GAS BOCOR
Diduga Sakit, IRT di Tuntang Ditemukan Meninggal di Kamar Mandi
Nekat Seberangi Sungai Lusi Saat Berburu” Pemuda Grobogan Hanyut dan Masih Dicari!!
KRISIS LONGSOR GUNUNGPATI, 3 RUMAH HANCUR ”  7 LAINNYA DI AMBANG BENCANA!!

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 22:29

Rem Blong di Turunan Maut! Truk Tepung Hantam 3 Kendaraan di Exit Bawen, Karambol Tak Terhindarkan!

Selasa, 5 Mei 2026 - 21:35

Diduga Rem Blong, Truk Colt Diesel Muatan Susu Kaleng Terguling Usai Hantam Pembatas Jalan di Salib Putih

Selasa, 5 Mei 2026 - 20:37

Longsor Kalialang ”  Respon Cepat Turun, Pengawasan Kawasan Rawan Disorot!!

Selasa, 5 Mei 2026 - 19:41

LALAI BAKAR KABEL, DAPUR RUMAH DI CEPOGO LUDES TERBAKAR ” KERUGIAN TEMBUS Rp20 JUTA

Selasa, 5 Mei 2026 - 19:35

DAPUR WARUNG DI GLADAGSARI LUDES TERBAKAR! DIDUGA REGULATOR GAS BOCOR

Selasa, 5 Mei 2026 - 15:16

Diduga Sakit, IRT di Tuntang Ditemukan Meninggal di Kamar Mandi

Selasa, 5 Mei 2026 - 15:07

Nekat Seberangi Sungai Lusi Saat Berburu” Pemuda Grobogan Hanyut dan Masih Dicari!!

Selasa, 5 Mei 2026 - 12:52

KRISIS LONGSOR GUNUNGPATI, 3 RUMAH HANCUR ”  7 LAINNYA DI AMBANG BENCANA!!

Berita Terbaru

error: Content is protected !!