Praktik Sabung Ayam Ilegal di Purbalingga Dibongkar, Dugaan Keterlibatan Oknum DPR Disorot

redaksi

Kamis, 31 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Purbalingga||Jejakkasusindonesianews.com-Praktik sabung ayam ilegal berskala besar di wilayah Dusun Kedungjati, Bukateja, Kabupaten Purbalingga, akhirnya terbongkar. Pengungkapan ini turut menyeret dugaan keterlibatan oknum anggota DPR dan membuka tabir gelap aliran dana yang diduga mengalir ke sejumlah elite.(20/7)

Meski belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian maupun DPR RI, isu keterlibatan salah satu anggota legislatif mulai mengemuka. Penelusuran media ini mengindikasikan adanya upaya sistematis untuk menutup-nutupi aktivitas perjudian terselubung tersebut.

“Praktik ilegal ini akan dibongkar hingga ke akar-akarnya, termasuk kemungkinan keterlibatan elite politik dan aparat,” ujar salah satu narasumber terpercaya yang enggan disebutkan namanya.

Fakta di Lapangan: Ratusan Juta Rupiah Mengalir Tiap Putaran

Lokasi arena sabung ayam terletak di Dusun Kedungjati, Kecamatan Bukateja, dengan jadwal operasional dimulai sejak pukul 09.00 WIB hingga usai. Tak tanggung-tanggung, hadiah utama yang diperebutkan adalah 1 unit sepeda motor, sementara taruhan per putaran disebut-sebut menghasilkan omzet ratusan juta rupiah.

“Peserta yang datang bukan hanya dari Purbalingga, tapi juga dari berbagai wilayah lain seperti Gombong, Cilacap, Wangon, Cimanggu, Banjar, Banyumas, Mandiraja, Maos, hingga Tegal. Ada pula jaringan pemain dari kelompok berjuluk Barakuda dan BCF yang dikenal aktif di dunia perjudian tradisional.

Dugaan Aliran Dana ke Aparat dan Elite Politik

Dugaan aliran dana ke sejumlah aparat penegak hukum dan elite politik terus menjadi sorotan. Tim investigasi media masih menggali lebih dalam soal siapa saja aktor di balik praktik ilegal ini, serta kemungkinan adanya perlindungan terselubung dari oknum tertentu.

Hingga berita ini diturunkan, baik pihak kepolisian maupun lembaga legislatif belum memberikan pernyataan resmi terkait identitas oknum yang disebut-sebut terlibat.

Tiem media dan Lembaga akan terus menelusuri dan mengawal proses ini, demi memastikan transparansi dan penegakan hukum tanpa pandang bulu

(Tiem &Red]

 

 

Loading

Berita Terkait

Aksi Blokade Jalan dan Bawa Sajam Viral, Polisi Kantongi Identitas Pelaku
Niat Menolong Berujung Kehilangan Mobil, Warga Semarang Desak Polisi Usut Tuntas Dugaan Penggelapan dan Keterlibatan Oknum
Proyek Wisata Diduga Belum Berizin, Wartawan Diminta Hapus Berita dan Bungkam!!
FAKTA TERBUKTI ” TUDUHAN ANGGOTA SATLANTAS SEMARANG ,MINTA ROKOK ” ADALAH BERITA PALSU DAN FITNAH
Viral! Pria Acungkan Besi dan Ancam Jurnalis di Tangerang, Prof Sutan Nasomal Desak Polisi Bertindak Tegas
Kota Santri Tercoreng! Sabung Ayam Diduga Bebas Beroperasi di Kaliwungu
Tersangka Pengedar Yarindu Nikah di Kantor Polisi, Kisahnya Hebohkan Warga Salatiga!!
Diduga Serobot Batas Izin” Tambang Galian C di Winong Kendal Bikin Warga Murka, Aparat Diminta Turun Tangan!!

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 17:29

Aksi Blokade Jalan dan Bawa Sajam Viral, Polisi Kantongi Identitas Pelaku

Kamis, 4 Juni 2026 - 01:48

Niat Menolong Berujung Kehilangan Mobil, Warga Semarang Desak Polisi Usut Tuntas Dugaan Penggelapan dan Keterlibatan Oknum

Jumat, 29 Mei 2026 - 19:09

Proyek Wisata Diduga Belum Berizin, Wartawan Diminta Hapus Berita dan Bungkam!!

Kamis, 28 Mei 2026 - 01:54

FAKTA TERBUKTI ” TUDUHAN ANGGOTA SATLANTAS SEMARANG ,MINTA ROKOK ” ADALAH BERITA PALSU DAN FITNAH

Sabtu, 16 Mei 2026 - 22:54

Viral! Pria Acungkan Besi dan Ancam Jurnalis di Tangerang, Prof Sutan Nasomal Desak Polisi Bertindak Tegas

Sabtu, 16 Mei 2026 - 21:09

Kota Santri Tercoreng! Sabung Ayam Diduga Bebas Beroperasi di Kaliwungu

Minggu, 10 Mei 2026 - 20:27

Tersangka Pengedar Yarindu Nikah di Kantor Polisi, Kisahnya Hebohkan Warga Salatiga!!

Minggu, 26 April 2026 - 01:23

Diduga Serobot Batas Izin” Tambang Galian C di Winong Kendal Bikin Warga Murka, Aparat Diminta Turun Tangan!!

Berita Terbaru

error: Content is protected !!