Kasus Galian C di Boyolali yang diduga melibatkan Sekretaris Desa (Sekdes) Cermo, Kecamatan Sambi

Jumat, 6 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Boyolali-Jejekkasusindonesianews.com, Menjadi sorotan publik karena adanya dugaan aktivitas penambangan ilegal yang belum ditindak tegas oleh Aparat Penegak Hukum (APH).(5/6/25)

Dugaan Aktivitas Penambangan Ilegal

Laporan dari warga dan LSM menyebutkan bahwa aktivitas Galian C di wilayah tersebut dilakukan tanpa izin resmi, dengan modus berkedok penataan lahan hortikultura. Hal ini menimbulkan kerusakan lingkungan dan infrastruktur desa, serta merugikan masyarakat sekitar.

Warga setempat telah melaporkan dugaan penyimpangan ini ke Kejaksaan Negeri Boyolali, namun hingga saat ini belum ada tindakan hukum yang terlihat.

Respons Aparat Penegak Hukum

Meskipun laporan telah disampaikan, APH belum menunjukkan tindakan konkret terhadap dugaan penambangan ilegal ini. Hal ini menimbulkan kekecewaan di kalangan masyarakat yang berharap adanya penegakan hukum yang adil dan transparan.

Tindakan Pemerintah Desa Lain

“Sebagai perbandingan, di wilayah lain di Boyolali, seperti Desa Demangan dan Kepoh, pemerintah desa bersama pengusaha tambang sepakat menutup lokasi tambang Galian C untuk mencegah konflik dengan warga.

Penutupan ini dilakukan setelah adanya kesepakatan bersama dan disaksikan oleh berbagai pihak, termasuk TNI dan Polri.

Harapan Masyarakat

Masyarakat berharap agar APH segera mengambil tindakan tegas terhadap kasus Galian C di Cermo, termasuk melakukan investigasi menyeluruh dan menindak pelaku yang terlibat sesuai dengan hukum yang berlaku. Penegakan hukum yang adil dan transparan sangat diperlukan untuk menjaga kepercayaan masyarakat dan kelestarian lingkungan.

(Yogie P S &Tiem)

 

 

Loading

Berita Terkait

Empat Santri Al Anfas Buka Suara di Polres Demak: ‘Kami Tidak Tahu Apa-Apa , Siap Bongkar Fakta Baru!
Wali Murid SMPN 3 Pucangading Desak SPMB 2026/2027 Transparan, Tolak Praktik Suap dan Manipulasi Domisili
SMK di Kebumen, Dendam Antarsekolah Turun-Temurun Terbongkar!
POLRES KENDAL TURUN TANGAN”  SISWA DISERET KE REALITA BAHAYA BULLYING DAN KENAKALAN REMAJA
Digerebek Dini Hari! Polisi Bubarkan Balap Liar di JLS Pati” 7 Remaja Diamankan
Jelang May Day, Polisi Masuk Sekolah: Siswa Diminta Tak Terprovokasi Aksi
Semarak Hari Kartini! Polisi Turun Tangan Amankan Lomba Kreatif Anak TK di Karanggede
PPDB SDN 1 Bulungan Diduga Tidak Transparan, Wali Murid Minta Disdikpora Jepara Turun Tangan

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 12:41

Empat Santri Al Anfas Buka Suara di Polres Demak: ‘Kami Tidak Tahu Apa-Apa , Siap Bongkar Fakta Baru!

Selasa, 9 Juni 2026 - 11:19

Wali Murid SMPN 3 Pucangading Desak SPMB 2026/2027 Transparan, Tolak Praktik Suap dan Manipulasi Domisili

Sabtu, 9 Mei 2026 - 20:34

SMK di Kebumen, Dendam Antarsekolah Turun-Temurun Terbongkar!

Senin, 27 April 2026 - 20:28

POLRES KENDAL TURUN TANGAN”  SISWA DISERET KE REALITA BAHAYA BULLYING DAN KENAKALAN REMAJA

Minggu, 26 April 2026 - 11:57

Digerebek Dini Hari! Polisi Bubarkan Balap Liar di JLS Pati” 7 Remaja Diamankan

Kamis, 23 April 2026 - 11:28

Jelang May Day, Polisi Masuk Sekolah: Siswa Diminta Tak Terprovokasi Aksi

Selasa, 21 April 2026 - 18:13

Semarak Hari Kartini! Polisi Turun Tangan Amankan Lomba Kreatif Anak TK di Karanggede

Minggu, 8 Maret 2026 - 13:23

PPDB SDN 1 Bulungan Diduga Tidak Transparan, Wali Murid Minta Disdikpora Jepara Turun Tangan

Berita Terbaru

error: Content is protected !!