Truk Rem Blong di Lokasi Galian Tanah Hongosoco Kudus”  Satu Korban Tergencet, Warga Trauma!!

Senin, 26 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kudus-Jejakkasusindonesianews.com, Suasana duka dan kepanikan menyelimuti Desa Hongosoco, Kecamatan Jekulo, Kudus, setelah sebuah truk pengangkut tanah galian mengalami rem blong dan menabrak pekerja serta alat berat di lokasi tambang, Senin (26/5/2025) pagi.

Insiden memilukan itu terjadi sekitar pukul 09.30 WIB saat aktivitas penggalian tengah berlangsung. Truk yang diketahui tengah memuat hasil tambang dari area kuari tersebut meluncur tak terkendali saat hendak keluar dari lokasi. Akibatnya, seorang pekerja tertabrak hingga tergencet di bawah badan truk. Korban meninggal dunia di tempat dengan kondisi mengenaskan.

Saksi mata, Supardi (47), mengungkapkan detik-detik mencekam saat truk melaju liar. “Sopir sudah teriak-teriak remnya blong, semua orang panik lari. Tapi satu pekerja di dekat ekskavator nggak sempat menghindar,” ucapnya dengan suara gemetar.

 

Warga sekitar dan rekan-rekan korban sempat berupaya memberikan pertolongan, namun nyawa korban tak tertolong. Jenazah kemudian dievakuasi petugas dan dibawa ke RSUD Kudus untuk identifikasi lebih lanjut.

Kecelakaan ini menyoroti kembali lemahnya pengawasan terhadap aktivitas tambang tanah di kawasan tersebut. Beberapa warga mengaku sudah lama resah dengan lalu lalang truk bermuatan berat yang kerap melintas tanpa pengamanan memadai.

 

“Ini bukan pertama kalinya. Jalan kampung rusak, debu di mana-mana, dan sekarang nyawa melayang. Sampai kapan ini dibiarkan?” keluh Sulastri, warga setempat.

Menurut sumber yang tidak mau di sebut namanya, pengambilan tanah galian tersebut dari Pengelola Pak  Hananta,dan di wilayah sini ada Tiga tempat Galian C yang beroperasi sudah kurang lebih 6 tahun beroperasi”  ungkapnya

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan olah TKP dan memeriksa sopir truk untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut. Aktivitas tambang di lokasi untuk sementara dihentikan.

“Peristiwa tragis ini menjadi peringatan keras bagi semua pihak,bahwa keselamatan bukan sekedar angka dalam laporan, tapi soal nyawa manusia yang nyata. Saat bisnis lebih diutamakan dari keamanan, tragedi tinggal menunggu waktu.(Tiem & Red)

Loading

Berita Terkait

Empat Santri Al Anfas Buka Suara di Polres Demak: ‘Kami Tidak Tahu Apa-Apa , Siap Bongkar Fakta Baru!
Wali Murid SMPN 3 Pucangading Desak SPMB 2026/2027 Transparan, Tolak Praktik Suap dan Manipulasi Domisili
SMK di Kebumen, Dendam Antarsekolah Turun-Temurun Terbongkar!
POLRES KENDAL TURUN TANGAN”  SISWA DISERET KE REALITA BAHAYA BULLYING DAN KENAKALAN REMAJA
Digerebek Dini Hari! Polisi Bubarkan Balap Liar di JLS Pati” 7 Remaja Diamankan
Jelang May Day, Polisi Masuk Sekolah: Siswa Diminta Tak Terprovokasi Aksi
Semarak Hari Kartini! Polisi Turun Tangan Amankan Lomba Kreatif Anak TK di Karanggede
PPDB SDN 1 Bulungan Diduga Tidak Transparan, Wali Murid Minta Disdikpora Jepara Turun Tangan
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 12:41

Empat Santri Al Anfas Buka Suara di Polres Demak: ‘Kami Tidak Tahu Apa-Apa , Siap Bongkar Fakta Baru!

Selasa, 9 Juni 2026 - 11:19

Wali Murid SMPN 3 Pucangading Desak SPMB 2026/2027 Transparan, Tolak Praktik Suap dan Manipulasi Domisili

Sabtu, 9 Mei 2026 - 20:34

SMK di Kebumen, Dendam Antarsekolah Turun-Temurun Terbongkar!

Senin, 27 April 2026 - 20:28

POLRES KENDAL TURUN TANGAN”  SISWA DISERET KE REALITA BAHAYA BULLYING DAN KENAKALAN REMAJA

Minggu, 26 April 2026 - 11:57

Digerebek Dini Hari! Polisi Bubarkan Balap Liar di JLS Pati” 7 Remaja Diamankan

Kamis, 23 April 2026 - 11:28

Jelang May Day, Polisi Masuk Sekolah: Siswa Diminta Tak Terprovokasi Aksi

Selasa, 21 April 2026 - 18:13

Semarak Hari Kartini! Polisi Turun Tangan Amankan Lomba Kreatif Anak TK di Karanggede

Minggu, 8 Maret 2026 - 13:23

PPDB SDN 1 Bulungan Diduga Tidak Transparan, Wali Murid Minta Disdikpora Jepara Turun Tangan

Berita Terbaru

error: Content is protected !!