Diduga Kebal Hukum, Pemilik PO MT Trans Selva dan Andre Enggan Bayar Sewa Bus: MR Trans Dirugikan

Sabtu, 17 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jawa Timur-Jejakkasusindonesianews.com, Dunia transportasi darat kembali tercoreng. Pemilik Perusahaan Otobus (PO) MT Trans, Selva dan Andre, kini menjadi sorotan karena diduga dengan sengaja menghindari kewajiban pembayaran sewa bus kepada PO MR Trans. Tindakan ini memicu kemarahan dan keresahan di kalangan pelaku usaha transportasi lainnya

 

Selama beberapa bulan terakhir, PO MR Trans telah memberikan fasilitas sewa armada kepada MT Trans berdasarkan kesepakatan yang disetujui kedua belah pihak. Namun ironisnya, hingga jatuh tempo, tidak ada satu rupiah pun yang dibayarkan oleh MT Trans. Upaya komunikasi telah dilakukan berkali-kali, namun tak membuahkan hasil. Pihak Selva dan Andre bahkan dinilai arogan dan seolah tak tersentuh hukum.

 

“Ini bukan soal keterlambatan biasa. Ini bentuk pengingkaran kesepakatan. Kami dirugikan secara materi dan moral,” ungkap salah satu perwakilan MR Trans dengan nada kecewa. “Mereka bersikap seakan hukum tidak berlaku bagi mereka.”

 

Praktik semacam ini bukan hanya merugikan satu pihak, tetapi juga menjadi preseden buruk bagi dunia usaha jasa transportasi. Ketika pelaku usaha tak menunjukkan itikad baik, sementara hukum seolah tak bergerak, maka yang hancur adalah kepercayaan dan integritas industri itu sendiri.

Publik pun mulai bertanya-tanya: apakah Selva dan Andre memiliki “beking” kuat hingga berani mengangkangi aturan hukum dan etika bisnis? Atau memang hukum di negeri ini belum cukup tajam untuk menjangkau pelaku usaha yang tidak bertanggung jawab

“Hingga berita ini ditulis, Selva dan Andre belum memberikan klarifikasi. Sementara itu, PO MR Trans tengah menyiapkan langkah hukum guna menuntut haknya melalui jalur resmi. Masyarakat kini menantikan apakah aparat penegak hukum akan bersikap adil, atau kembali tutup mata terhadap arogansi pelaku usaha yang merasa kebal hukum..(Yogie PS)

Loading

Berita Terkait

Empat Santri Al Anfas Buka Suara di Polres Demak: ‘Kami Tidak Tahu Apa-Apa , Siap Bongkar Fakta Baru!
Wali Murid SMPN 3 Pucangading Desak SPMB 2026/2027 Transparan, Tolak Praktik Suap dan Manipulasi Domisili
SMK di Kebumen, Dendam Antarsekolah Turun-Temurun Terbongkar!
POLRES KENDAL TURUN TANGAN”  SISWA DISERET KE REALITA BAHAYA BULLYING DAN KENAKALAN REMAJA
Digerebek Dini Hari! Polisi Bubarkan Balap Liar di JLS Pati” 7 Remaja Diamankan
Jelang May Day, Polisi Masuk Sekolah: Siswa Diminta Tak Terprovokasi Aksi
Semarak Hari Kartini! Polisi Turun Tangan Amankan Lomba Kreatif Anak TK di Karanggede
PPDB SDN 1 Bulungan Diduga Tidak Transparan, Wali Murid Minta Disdikpora Jepara Turun Tangan
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 12:41

Empat Santri Al Anfas Buka Suara di Polres Demak: ‘Kami Tidak Tahu Apa-Apa , Siap Bongkar Fakta Baru!

Selasa, 9 Juni 2026 - 11:19

Wali Murid SMPN 3 Pucangading Desak SPMB 2026/2027 Transparan, Tolak Praktik Suap dan Manipulasi Domisili

Sabtu, 9 Mei 2026 - 20:34

SMK di Kebumen, Dendam Antarsekolah Turun-Temurun Terbongkar!

Senin, 27 April 2026 - 20:28

POLRES KENDAL TURUN TANGAN”  SISWA DISERET KE REALITA BAHAYA BULLYING DAN KENAKALAN REMAJA

Minggu, 26 April 2026 - 11:57

Digerebek Dini Hari! Polisi Bubarkan Balap Liar di JLS Pati” 7 Remaja Diamankan

Kamis, 23 April 2026 - 11:28

Jelang May Day, Polisi Masuk Sekolah: Siswa Diminta Tak Terprovokasi Aksi

Selasa, 21 April 2026 - 18:13

Semarak Hari Kartini! Polisi Turun Tangan Amankan Lomba Kreatif Anak TK di Karanggede

Minggu, 8 Maret 2026 - 13:23

PPDB SDN 1 Bulungan Diduga Tidak Transparan, Wali Murid Minta Disdikpora Jepara Turun Tangan

Berita Terbaru

error: Content is protected !!