Investigasi LAI BPAN Jateng” Dugaan Pungli di Pasar Pon Ambarawa, Lurah Pasar Klarifikasi

Rabu, 21 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ambarawa -Jejakkaausidonesianews. com, Investigasi yang dilakukan oleh Lembaga Aliansi Indonesia Badan Penelitian Aset Negara (LAI BPAN) Jawa Tengah yang dipimpin oleh Kang Adi mengungkap sejumlah temuan menarik saat berkunjung ke Pasar Hewan,Pon, Ambarawa,baru-baru ini..(21/5/2025)

 

Dalam kunjungan tersebut, Lurah Pasar Pon, Hidayat, mengungkapkan keluhannya terkait banyaknya pedagang yang berjualan namun tidak tercatat secara resmi dalam data pasar. Menurutnya, sejumlah pedagang tersebut justru masuk melalui jalur tidak resmi, yaitu melalui tukang parkir atau oknum keamanan pasar.

“Kami menemukan sejumlah pedagang yang tidak terdata. Setelah ditelusuri, ternyata mereka masuk melalui jalur tukang parkir atau keamanan pasar. Ini di luar wewenang dan tanggung jawab kami sebagai pengelola resmi,” ujar Hidayat.

Lanjut Hidayat,Mengharapkan DPRD Kab.Semarang Komisi B juga turun tangan agar penertiban teratasi secara akuntabel tranparan” ungkapnya.

Isu ini mencuat setelah beberapa waktu lalu beredar pemberitaan di media online yang menyebut adanya dugaan pungutan liar (pungli) di pasar tersebut. Menanggapi hal itu, Hidayat membantah keras tudingan tersebut.

 

“Perlu kami luruskan, tidak ada pungli yang dilakukan oleh pegawai pasar. Yang meminta pungutan bukanlah petugas resmi, melainkan oknum tak terdata seperti tukang parkir atau keamanan pasar yang tidak masuk dalam struktur resmi kami,” jelasnya.

Hidayat juga memastikan bahwa seluruh pedagang resmi yang terdata telah dikenakan tarif retribusi sesuai dengan ketentuan pemerintah daerah. Ia berharap dengan adanya perhatian dari pihak LAI BPAN, penataan dan pengawasan terhadap pasar dapat ditingkatkan, serta mencegah terjadinya praktik-praktik tak resmi yang merugikan pedagang maupun pengelola pasar.

 

Pihak LAI BPAN Jateng sendiri menyatakan akan terus memantau perkembangan di Pasar Pon Ambarawa dan mendorong pemerintah setempat untuk melakukan pembenahan sistem pengelolaan pasar secara transparan dan akuntabel.

(Witriyani-Red)

Loading

Berita Terkait

Empat Santri Al Anfas Buka Suara di Polres Demak: ‘Kami Tidak Tahu Apa-Apa , Siap Bongkar Fakta Baru!
Wali Murid SMPN 3 Pucangading Desak SPMB 2026/2027 Transparan, Tolak Praktik Suap dan Manipulasi Domisili
SMK di Kebumen, Dendam Antarsekolah Turun-Temurun Terbongkar!
POLRES KENDAL TURUN TANGAN”  SISWA DISERET KE REALITA BAHAYA BULLYING DAN KENAKALAN REMAJA
Digerebek Dini Hari! Polisi Bubarkan Balap Liar di JLS Pati” 7 Remaja Diamankan
Jelang May Day, Polisi Masuk Sekolah: Siswa Diminta Tak Terprovokasi Aksi
Semarak Hari Kartini! Polisi Turun Tangan Amankan Lomba Kreatif Anak TK di Karanggede
PPDB SDN 1 Bulungan Diduga Tidak Transparan, Wali Murid Minta Disdikpora Jepara Turun Tangan

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 12:41

Empat Santri Al Anfas Buka Suara di Polres Demak: ‘Kami Tidak Tahu Apa-Apa , Siap Bongkar Fakta Baru!

Selasa, 9 Juni 2026 - 11:19

Wali Murid SMPN 3 Pucangading Desak SPMB 2026/2027 Transparan, Tolak Praktik Suap dan Manipulasi Domisili

Sabtu, 9 Mei 2026 - 20:34

SMK di Kebumen, Dendam Antarsekolah Turun-Temurun Terbongkar!

Senin, 27 April 2026 - 20:28

POLRES KENDAL TURUN TANGAN”  SISWA DISERET KE REALITA BAHAYA BULLYING DAN KENAKALAN REMAJA

Minggu, 26 April 2026 - 11:57

Digerebek Dini Hari! Polisi Bubarkan Balap Liar di JLS Pati” 7 Remaja Diamankan

Kamis, 23 April 2026 - 11:28

Jelang May Day, Polisi Masuk Sekolah: Siswa Diminta Tak Terprovokasi Aksi

Selasa, 21 April 2026 - 18:13

Semarak Hari Kartini! Polisi Turun Tangan Amankan Lomba Kreatif Anak TK di Karanggede

Minggu, 8 Maret 2026 - 13:23

PPDB SDN 1 Bulungan Diduga Tidak Transparan, Wali Murid Minta Disdikpora Jepara Turun Tangan

Berita Terbaru

error: Content is protected !!