Usut Tuntas Perdagangan Orang, Polda Jateng dan Pemprov Bersinergi Bongkar Sindikat dan Lindungi Korban

Jumat, 20 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Angger S

Semarang-Jejakasusindonesianews.com, Komitmen tegas untuk memberantas Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) ditegaskan Polda Jawa Tengah dalam pertemuan bersama Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (Purn) Ahmad Luthfi, beserta keluarga korban TPPO, yang digelar pada Jumat (20/6/2025) di Kantor Gubernur Jateng, Kota Semarang.

 

Turut hadir dalam agenda tersebut Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jateng, Kombes Pol Dwi Subagio, dan Kabid Humas Kombes Pol Artanto. Dalam pertemuan ini, Polda Jateng menegaskan keseriusannya mengusut tuntas jaringan TPPO yang telah menjerat puluhan warga Jawa Tengah.

Kegiatan ini juga diisi dengan dialog langsung antara Gubernur dan keluarga korban, serta komunikasi daring dengan para korban yang masih berada di luar negeri. Momen ini menjadi penting sebagai bentuk dukungan moral sekaligus pernyataan bahwa penegakan hukum akan terus dilakukan secara maksimal dan menyeluruh.

 

“Kemarin kami telah mengungkap kasus TPPO dengan korban yang 90 persennya berasal dari Jawa Tengah. Kami akan terus melakukan pengembangan, termasuk penelusuran aset milik para tersangka. Kami tidak akan berhenti sampai jaringan ini benar-benar dihentikan,” tegas Kombes Pol Dwi Subagio.

 

Polda Jateng juga mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam memberikan informasi mengenai dugaan pengiriman tenaga kerja ilegal.

 

“Kami mohon bantuan masyarakat. Jika menemukan indikasi perdagangan orang, segera laporkan ke kepolisian terdekat. Setiap laporan akan ditindaklanjuti secara cepat dan serius,” tambahnya.

 

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah menekankan pentingnya perlindungan serta pemulangan korban, dan menyatakan bahwa Pemprov Jateng akan berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri dan Kementerian Ketenagakerjaan.

 

“Masyarakat kita yang menjadi korban akan segera kita pulangkan ke Jawa Tengah. Banyak dari mereka memiliki dokumen yang tidak sesuai peruntukannya, yang dapat menimbulkan masalah hukum di negara tempat mereka bekerja,” tegas Gubernur Ahmad Luthfi.

 

Lebih lanjut, Gubernur menyampaikan bahwa Pemprov tidak hanya akan memulangkan para korban, tetapi juga akan membantu mereka mendapatkan pekerjaan yang legal dan layak.

 

“Kami sudah memerintahkan Dinas Tenaga Kerja untuk menyalurkan mereka ke perusahaan-perusahaan legal. Kami tidak ingin mereka menanggung beban lebih akibat penipuan yang mereka alami,” imbuhnya.

 

Langkah ini menjadi bagian dari strategi kolaboratif antara pemerintah daerah dan aparat penegak hukum dalam menangani dampak TPPO, serta memutus mata rantai kejahatan ini secara sistematis dan berkelanjutan

 

 

 

Loading

Berita Terkait

DePA-RI Kecam Serangan Air Keras terhadap Aktivis HAM Andrie Yunus
Perang Sarung Berujung Pembacokan di Mranggen, Tiga Remaja Diamankan Polisi
Aksi Tawuran Remaja di Tuntang Viral di Medsos, Polres Semarang Turun Tangan Amankan Sejumlah Pemuda
Pesta Ekstasi di Karaoke Berastagi Digerebek Polisi, Dua Terduga Pengguna Diciduk Satresnarkoba Polres Tanah Karo!!
Bejat! Pria Lansia Perkosa Perempuan Disabilitas di Kamar Mandi Masjid, Warga Klaten Tangkap Pelaku
Mi Basah Berformalin 1,5 Ton per Hari Digerebek! Distributor di Boyolali Diciduk Polisi9
LPG dan Persediaan Kopi UMKM Teras Gunung Candirejo Digondol Maling, Polisi Selidiki Pelaku
Wartawan Diduga Diintimidasi Oknum Polisi di Tanggamus, Pimpinan Patroli 86 Minta Kapolri Turun Tangan

Berita Terkait

Senin, 16 Maret 2026 - 13:20

DePA-RI Kecam Serangan Air Keras terhadap Aktivis HAM Andrie Yunus

Minggu, 15 Maret 2026 - 20:13

Perang Sarung Berujung Pembacokan di Mranggen, Tiga Remaja Diamankan Polisi

Minggu, 15 Maret 2026 - 17:05

Aksi Tawuran Remaja di Tuntang Viral di Medsos, Polres Semarang Turun Tangan Amankan Sejumlah Pemuda

Sabtu, 14 Maret 2026 - 21:16

Pesta Ekstasi di Karaoke Berastagi Digerebek Polisi, Dua Terduga Pengguna Diciduk Satresnarkoba Polres Tanah Karo!!

Sabtu, 14 Maret 2026 - 16:46

Bejat! Pria Lansia Perkosa Perempuan Disabilitas di Kamar Mandi Masjid, Warga Klaten Tangkap Pelaku

Kamis, 12 Maret 2026 - 09:04

Mi Basah Berformalin 1,5 Ton per Hari Digerebek! Distributor di Boyolali Diciduk Polisi9

Selasa, 10 Maret 2026 - 11:05

LPG dan Persediaan Kopi UMKM Teras Gunung Candirejo Digondol Maling, Polisi Selidiki Pelaku

Selasa, 10 Maret 2026 - 10:34

Wartawan Diduga Diintimidasi Oknum Polisi di Tanggamus, Pimpinan Patroli 86 Minta Kapolri Turun Tangan

Berita Terbaru

error: Content is protected !!