UMKM Teras Gunung Candirejo Semakin Kumuh, Warga Pertanyakan Pengelolaan Lurah Baru

Sabtu, 21 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ungaran Barat || Jejakkasusindonesianes.com, Kondisi UMKM Teras Gunung di Kelurahan Candirejo, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, kini memprihatinkan. Area yang dulu dikenal sebagai sentra UMKM yang bersih, tertata, dan ramai pengunjung, kini tampak terbengkalai, kumuh, dan nyaris tak terurus.

 

Penurunan drastis ini disebut terjadi sejak pengelolaan dialihkan dari Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) yang diketuai Sugianto alias Oskar, kepada Kelurahan Candirejo di bawah kepemimpinan Lurah Aisah, SE.

 

Seorang penghuni kios, yang enggan disebutkan namanya, mengungkapkan adanya pungutan iuran dari pihak kelurahan tanpa disertai bukti pembayaran resmi.

“Kami dimintai iuran, tapi tidak ada kwitansi. Ini membuat kami curiga dan resah,” ujarnya kepada wartawan.

 

Warga mempertanyakan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan saat ini. Padahal, Teras Gunung sebelumnya sempat menggeliat berkat dukungan dana CSR dari PLN dan tercatat turut menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Semarang.

 

“Dulu tempat ini aktif, bersih, dan jadi pusat UMKM. Sekarang terbengkalai, sepi, dan terkesan dibiarkan. Kami minta dinas terkait turun tangan dan audit dilakukan,” imbuh warga lainnya.

Desakan publik kian menguat agar pihak kelurahan memberikan klarifikasi dan pertanggungjawaban, baik soal pengelolaan dana maupun nasib para pelaku UMKM yang kini terabaikan.

 

Warga berharap Teras Gunung kembali menjadi pusat kegiatan ekonomi dan wisata lokal yang layak dibanggakan.

 

(Tim &Red)

 

 

 

Loading

Berita Terkait

Investasi Rp22 Triliun Mengalir ke Kendal, Pekerja Jateng Diakui Setara Standar Global
Pedagang Semarang Resah Auto Debet Retribusi”  Kebijakan Dinilai Tak Berpihak pada Rakyat Kecil
Ketua BEM UGM Soroti KDMP, Dinilai Berpotensi Jadi Alat Tekanan Politik Desa
Celosia Disorot! Wahana Diduga Ilegal Tetap Beroperasi” Pengawasan Pemkab Semarang Dipertanyakan??
Jelang Pengukuhan, Dekopinwil Jateng Gaspol Konsolidasi: Siap Guncang Gerakan Koperasi Lebih Modern dan Berdaya!
WFH ASN Tiap Jumat di Semarang, Pemkot Bidik Penghematan BBM Tanpa Ganggu Layanan Publi
Ironi Karangpucung: Lapangan Olahraga Berubah Jadi Terminal Dadakan
Bazar Murah dan Terapi Totok Punggung Diserbu Warga, Nisfu Sya’ban Muteran Semarang Berlangsung Meriah

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 16:42

Investasi Rp22 Triliun Mengalir ke Kendal, Pekerja Jateng Diakui Setara Standar Global

Selasa, 28 April 2026 - 19:40

Pedagang Semarang Resah Auto Debet Retribusi”  Kebijakan Dinilai Tak Berpihak pada Rakyat Kecil

Sabtu, 25 April 2026 - 10:20

Ketua BEM UGM Soroti KDMP, Dinilai Berpotensi Jadi Alat Tekanan Politik Desa

Selasa, 14 April 2026 - 07:01

Celosia Disorot! Wahana Diduga Ilegal Tetap Beroperasi” Pengawasan Pemkab Semarang Dipertanyakan??

Selasa, 14 April 2026 - 06:28

Jelang Pengukuhan, Dekopinwil Jateng Gaspol Konsolidasi: Siap Guncang Gerakan Koperasi Lebih Modern dan Berdaya!

Kamis, 2 April 2026 - 12:20

WFH ASN Tiap Jumat di Semarang, Pemkot Bidik Penghematan BBM Tanpa Ganggu Layanan Publi

Rabu, 11 Februari 2026 - 09:59

Ironi Karangpucung: Lapangan Olahraga Berubah Jadi Terminal Dadakan

Minggu, 8 Februari 2026 - 17:52

Bazar Murah dan Terapi Totok Punggung Diserbu Warga, Nisfu Sya’ban Muteran Semarang Berlangsung Meriah

Berita Terbaru

error: Content is protected !!