Sudah 8 Tahun Warga RT 50 Malangan Srigading Sanden Keluhkan Rusak Parahnya Talud Irigasi

redaksi

Selasa, 18 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bantul-JejakkasusIndonesia.comWarga RT 50 Padukuhan 13 Malangan Kalurahan Srigading Kapanewon Sanden Kabupaten Bantul DIY mengeluh dengan belum adanya penanganan terkait rusaknya talud pada saluran irigasi diwilayahnya sepanjang kurang lebih 300 meter yang sudah 8 tahun lebih namung belum ada perbaikan dari pemerintah melalui dinas terkait.Seperti yang disampaikan Ketua RT 50 Malangan Bayu Aji (33) jika kerusakan talud irigasi benar dari 8 tahun terakhir, padahal irigasi tersebut sangat penting guna menetralisir air saat musim hujan supaya lahan pertanian milik warga tidak tergenang air dari luapan sungai besar winongo.”Sangat benar, sudah dari 8 tahun terakhir, warga kami mengeluhkan terkait kerusakan tanggul irigasi ini, karena saluran irigasi ini vital untuk menetralisir air dari sungai winongo,” ungkap Bayu Aji kepada awak media dilokasi rusaknya talud irigasi pada Sabtu Tanggal 15 Juni 2024 sekira Pukul 14.00 WIB.Senada, Bandiyah (50) seorang ibu yang merupakan salah satu warga Padukuhan Malangan yang kebetulan rumahnya dekat irigasi menyebut jika tidak segera ada penanganan dari pemerintah melalui dinas terkait, maka jalan disamping saluran irigasi bisa terancam ambrol dan menutup saluran irigasi tersebut, karena sampai saat ini jalan lingkar dusun tersebut sudah retak retak akibat talud jalan yang sudah ambrol duluan.

Bandiyah juga menjelaskan jika sudah berkali kali petugas dari dinas pengairan mengecek rusaknya talud tersebut, namung hingga saat ini belum juga ada perbaikan.”Saya khawatir jika tidak segera di perbaiki, maka jalan lingkar dusun juga ikut ambrol menyusul talud irigasi yang sudah ambrol. Setahu saya sudah sering petugas dari dinas pengairan yang datang kesini mengecek, namunh hingga saat ini belum juga ada perbaikan,” terang Bandiyah.”Pantauan dilokasi oleh awak media, memang benar talud saluran irigasi di RT 50 Padukuhan 13 Malangan mengalami rusak yang sangat parah, dari sepanjang 300 meter kanan kiri talud sudah mengalami ambrol, bahkan jalan lingkar dusun disampingnya untuk cor betonnya juga sudah pecah dan miring ke arah saluran irigasi. Semestinya Pemerintah Kabupaten Bantul ataupun Daerah Istimewa Yogyakarta melalui dinas terkait segera melakukan perbaikan, karena nasib para petani yang mayoritas menjadi mata pencaharian warga Malangan sangat ditentukan oleh saluran irigasi tersebut.(Gianto)

Loading

Berita Terkait

POLRES KENDAL TURUN TANGAN”  SISWA DISERET KE REALITA BAHAYA BULLYING DAN KENAKALAN REMAJA
Digerebek Dini Hari! Polisi Bubarkan Balap Liar di JLS Pati” 7 Remaja Diamankan
Jelang May Day, Polisi Masuk Sekolah: Siswa Diminta Tak Terprovokasi Aksi
Semarak Hari Kartini! Polisi Turun Tangan Amankan Lomba Kreatif Anak TK di Karanggede
PPDB SDN 1 Bulungan Diduga Tidak Transparan, Wali Murid Minta Disdikpora Jepara Turun Tangan
Skandal Pembangunan MAN Salatiga: Tanpa Papan Anggaran, K3 Amburadul, Dana Dipertanyakan!
Bukan Sekadar Lomba, Kapolres Semarang Cetak Agen Perubahan Lewat Video AI Kamtibmas
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi Tinjau Longsor Leyangan, Pastikan Penanganan Darurat Tanpa Kompromi
Tag :

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 20:28

POLRES KENDAL TURUN TANGAN”  SISWA DISERET KE REALITA BAHAYA BULLYING DAN KENAKALAN REMAJA

Minggu, 26 April 2026 - 11:57

Digerebek Dini Hari! Polisi Bubarkan Balap Liar di JLS Pati” 7 Remaja Diamankan

Kamis, 23 April 2026 - 11:28

Jelang May Day, Polisi Masuk Sekolah: Siswa Diminta Tak Terprovokasi Aksi

Selasa, 21 April 2026 - 18:13

Semarak Hari Kartini! Polisi Turun Tangan Amankan Lomba Kreatif Anak TK di Karanggede

Minggu, 8 Maret 2026 - 13:23

PPDB SDN 1 Bulungan Diduga Tidak Transparan, Wali Murid Minta Disdikpora Jepara Turun Tangan

Kamis, 5 Maret 2026 - 16:05

Skandal Pembangunan MAN Salatiga: Tanpa Papan Anggaran, K3 Amburadul, Dana Dipertanyakan!

Selasa, 24 Februari 2026 - 09:16

Bukan Sekadar Lomba, Kapolres Semarang Cetak Agen Perubahan Lewat Video AI Kamtibmas

Selasa, 17 Februari 2026 - 19:21

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi Tinjau Longsor Leyangan, Pastikan Penanganan Darurat Tanpa Kompromi

Berita Terbaru

error: Content is protected !!