Percepat Penanganan Stunting, TP PKK Salatiga Jalin Sinergi dengan BKKBN Jateng Lewat Program “Genting”

Jumat, 20 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan:Dimas

Salatiga-Jejakkasusindonesianews.com, Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Salatiga, Retno Robby Hernawan, didampingi oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Salatiga, Yuni Ambarwati, hari ini melaksanakan audiensi dengan Kepala Perwakilan Kementerian BKKBN Provinsi Jawa Tengah, Kamis (19/6/25). Pertemuan yang berlangsung di Rumah Dinas Wali Kota Salatiga ini membahas secara mendalam Program “Genting” atau Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting.

Retno mengungkapkan antusiasme yang tinggi terhadap program inovatif dari BKKBN Provinsi Jawa Tengah ini. Menurutnya, Program Genting memiliki potensi besar untuk mempercepat upaya penanganan stunting di Kota Salatiga.

 

“Kami sangat menyambut baik inisiatif BKKBN Provinsi Jawa Tengah melalui Program Genting ini. Ini adalah langkah konkret yang sangat kami butuhkan dalam upaya menurunkan angka stunting di Salatiga,” ujar Retno.

 

Program Genting sendiri menekankan pentingnya menginventarisir kebutuhan pola asuh anak secara komprehensif. Dalam diskusi tersebut, disepakati bahwa untuk mengimplementasikan program ini secara maksimal, perlu dibentuk satuan tugas (satgas) khusus dan mengembangkan sistem yang terstruktur. Sistem ini diharapkan dapat memastikan peningkatan penanganan stunting dapat berjalan optimal dan terukur.

 

Lebih lanjut, Retno menyoroti pentingnya kolaborasi antara DP3AP2KB dengan TP PKK dalam menyukseskan Program Genting. “Sinergi antara DP3AP2KB sebagai leading sector dan TP PKK yang memiliki jangkauan hingga ke tingkat keluarga, akan menjadi kunci keberhasilan program ini,” tambahnya.

 

Setelah tahapan inventarisasi dan pembentukan satgas, program ini akan dilanjutkan dengan pengkajian mendalam untuk memastikan strategi yang diterapkan tepat sasaran dan efektif dalam mengatasi permasalahan stunting di Kota Salatiga. Audiensi ini menjadi langkah awal yang strategis dalam upaya bersama mewujudkan generasi sehat dan berkualitas di Kota Salatiga.(..)

Loading

Berita Terkait

Pedagang Semarang Resah Auto Debet Retribusi”  Kebijakan Dinilai Tak Berpihak pada Rakyat Kecil
Ketua BEM UGM Soroti KDMP, Dinilai Berpotensi Jadi Alat Tekanan Politik Desa
Celosia Disorot! Wahana Diduga Ilegal Tetap Beroperasi” Pengawasan Pemkab Semarang Dipertanyakan??
Jelang Pengukuhan, Dekopinwil Jateng Gaspol Konsolidasi: Siap Guncang Gerakan Koperasi Lebih Modern dan Berdaya!
WFH ASN Tiap Jumat di Semarang, Pemkot Bidik Penghematan BBM Tanpa Ganggu Layanan Publi
Ironi Karangpucung: Lapangan Olahraga Berubah Jadi Terminal Dadakan
Bazar Murah dan Terapi Totok Punggung Diserbu Warga, Nisfu Sya’ban Muteran Semarang Berlangsung Meriah
Tak Sekadar Jaga Kamtibmas, Polri Kini Jaga Harga Jagung Petani
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 19:40

Pedagang Semarang Resah Auto Debet Retribusi”  Kebijakan Dinilai Tak Berpihak pada Rakyat Kecil

Sabtu, 25 April 2026 - 10:20

Ketua BEM UGM Soroti KDMP, Dinilai Berpotensi Jadi Alat Tekanan Politik Desa

Selasa, 14 April 2026 - 07:01

Celosia Disorot! Wahana Diduga Ilegal Tetap Beroperasi” Pengawasan Pemkab Semarang Dipertanyakan??

Selasa, 14 April 2026 - 06:28

Jelang Pengukuhan, Dekopinwil Jateng Gaspol Konsolidasi: Siap Guncang Gerakan Koperasi Lebih Modern dan Berdaya!

Kamis, 2 April 2026 - 12:20

WFH ASN Tiap Jumat di Semarang, Pemkot Bidik Penghematan BBM Tanpa Ganggu Layanan Publi

Rabu, 11 Februari 2026 - 09:59

Ironi Karangpucung: Lapangan Olahraga Berubah Jadi Terminal Dadakan

Minggu, 8 Februari 2026 - 17:52

Bazar Murah dan Terapi Totok Punggung Diserbu Warga, Nisfu Sya’ban Muteran Semarang Berlangsung Meriah

Jumat, 6 Februari 2026 - 18:36

Tak Sekadar Jaga Kamtibmas, Polri Kini Jaga Harga Jagung Petani

Berita Terbaru

error: Content is protected !!