Pembangunan PLTP Ataidei Lembata, Masyarakat : Dukung Program Pemerintah Untuk Tingkatkan Kesejahtraan

redaksi

Sabtu, 27 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy



Lembata, NTT ||Kementerian ESDM melalui PT PLN (Persero) menggagas pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Atadei berkapasitas 10 Megawatt (MW) di Kec. Atadei Kab. Lembata yang rencananya akan membawa dampak positif untuk mengatasi isu strategis pemanasan global, kebutuhan infrastruktur penting dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui pemanfaatan potensi sumber panas bumi (Geothermal) di bentangan pulau Flores yang dapat dioptimalkan sebagai pembangkit listrik energi terbarukan.

Menyingkapi rencana strategis tersebut, Pemerintah Kab. Lembata bersama masyarakat adat Atadei menegaskan komitmen untuk mendukung pembangunan PLTP Atadei.

Salah satunya datang dari Asisten 3 Pemerintah Kabupaten Lembata Yohanes B. Daniel manyatakan bahwa pemerintah daerah dan masyarakat telah lama menantikan realisasi PLTP Atadei karena menyadari dampak positifnya terhadap kemajuan di daerah tersebut.


“Pada umumnya masyarakat merespon  positif rencana pembangunan proyek tersebut karena dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Kab. Lembata khususnya di Kec. Atadei seperti peningkatan lapangan kerja serta dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah Kab. Lembata. Pemerintah Kab. Lembata hanya bersifat mendampingi atau sebagai fasilitator dan mediator, dalam waktu dekat akan dilakukan sosialisasi melalui seminar yang akan dihadiri oleh semua pemangku kepentingan, tujuannya untuk mengkaji dampak yang dihasilkan baik ekonomi dan sosial budaya yang pada intinya untuk mensejahterakan masyarakat.” Terangnya.

Di tempat terpisah, Kepala Kantor ATR/BPN Kab. Lembata an. Ni Wayan Juliati, S.ST mengungkapkan lahan pembangunan PLTP Atadei sudah bersertifikat dan telah dilakukan pengukuran oleh BPN Kab. Lembata.

“Lokasi pembangunan PLTP Atadei berada di luar kawasan Hutan, secara umum lokasi di sekitar kawasan pengembangan sudah bersertifikat karena sudah dilakukan Pengukuran oleh pihak BPN Kab. Lembata melalui Program PTSL sejak tahun 2003”, jelasnya.

Sementara itu, Tokoh Adat dan Pemangku Ulayat Suku Puhun AGUSTINUS BALA PUHUN menyambut baik pembangunan PLTP Atadei dan berharap segera terealisasikan untuk kemajuan ekonomi masyarakat Lembata

“Harapan kami agar pembangunan PLTP Atadei segera teralisasikan, karena faktanya  selama ini hanya dilakukan survei secara berulang namun tidak pernah dilakukan Pembangunan. Mewakili masyarakat Desa Atakore berharap Pembangunan PLTP Atadei akan mendorong kemajuan perekonomian masyarakat dan menjadi warisan kepada generasi penerus yang akan datang.”harapnya.

Sejalan dengan harapan tersebut, Kepala Suku Wawin Tomas Lagadoni yang juga selaku pemegang rumah besar Desa Atakore mengajak kepada seluruh masyarakat Kab. Lembata menjaga stabilitas kamtibmas dan tidak terprovokasi isu-isu yang bertujuan mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat Kab. Lembata.

“MARI KITA DUKUNG PROGRAM PEMERINTAH GUNA PERCEPATAN PERTUMBUHAN EKONOMI SEHINGGA TERCIPTANYA KESEJAHTERAAN MASYARAKAT YANG ADIL DAN MAKMUR”Tegasnya.

Khnza

Loading

Berita Terkait

Terbongkar! Toko Emas Ilegal Tampung Hasil PETI Digerebek, 260 Gram Emas Disita Polisi
Alarm PWI ” Karya Jurnalistik Terancam, UU Hak Cipta Harus Direvisi
Masyarakat Adat Punan Uheng Kereho Tegas Tolak ” PT KWI Masuk Wilayah Adat
Dokumen Fiktif, Jaringan Lintas Negara Terbongkar” Diduga Libatkan Rantai Distribusi Terorganisir
Semalam Suntuk di Surabaya! BOREG SURAN Bikin Reog Menggelegar, Tradisi Lokal Naik Kelas Dunia!!
BBM Non-Subsidi Melejit! PT Pertamina (Persero) Naikkan Harga Hingga Rp9.000/Liter per 18 April 2026
Tak Main-Main! Muslimlaw & Partners Kuasai 1.036 Ha Tanah Landreform, Penggarap Tanpa Hak Terancam Ditindak Tegas
APRI Kalteng Tancap Gas: Ribuan Penambang Ilegal Dibina Menuju Legal dan Berkelanjutan

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 20:18

Terbongkar! Toko Emas Ilegal Tampung Hasil PETI Digerebek, 260 Gram Emas Disita Polisi

Minggu, 26 April 2026 - 15:03

Alarm PWI ” Karya Jurnalistik Terancam, UU Hak Cipta Harus Direvisi

Jumat, 24 April 2026 - 18:42

Masyarakat Adat Punan Uheng Kereho Tegas Tolak ” PT KWI Masuk Wilayah Adat

Rabu, 22 April 2026 - 20:47

Dokumen Fiktif, Jaringan Lintas Negara Terbongkar” Diduga Libatkan Rantai Distribusi Terorganisir

Minggu, 19 April 2026 - 15:16

Semalam Suntuk di Surabaya! BOREG SURAN Bikin Reog Menggelegar, Tradisi Lokal Naik Kelas Dunia!!

Sabtu, 18 April 2026 - 18:02

BBM Non-Subsidi Melejit! PT Pertamina (Persero) Naikkan Harga Hingga Rp9.000/Liter per 18 April 2026

Jumat, 17 April 2026 - 07:55

Tak Main-Main! Muslimlaw & Partners Kuasai 1.036 Ha Tanah Landreform, Penggarap Tanpa Hak Terancam Ditindak Tegas

Jumat, 10 April 2026 - 22:09

APRI Kalteng Tancap Gas: Ribuan Penambang Ilegal Dibina Menuju Legal dan Berkelanjutan

Berita Terbaru

error: Content is protected !!