KEMENIMIPAS Gandeng Aloha PIK2 Gelar IPPAFest 2025, Produk Kreatif Warga Binaan Tembus Pasar Nasional hingga Mancanegara

redaksi

Sabtu, 9 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangerang | jejakkasusindonesianews.com – Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (KEMENIMIPAS) kembali menggelar Indonesian Prison Products and Art Festival (IPPAFest) secara nasional. Tahun ini, IPPAFest berkolaborasi dengan Aloha PIK2 untuk memamerkan dan memasarkan karya kreatif warga binaan seluruh Indonesia, 8–10 Agustus 2025.

Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, saat membuka acara menegaskan bahwa tujuan IPPAFest bukan hanya mengejar keuntungan ekonomi.

“Yang terpenting adalah memberikan bekal keterampilan dan peluang berwirausaha kepada warga binaan agar bisa mandiri ketika kembali ke masyarakat,” ujarnya.

Agus menekankan perlunya dukungan luas dari masyarakat dan dunia usaha agar produk karya warga binaan mampu bersaing di pasar.

“Bahkan beberapa produk kita sudah tembus ke mancanegara,” tambahnya.

Festival ini juga menjadi bagian peringatan HUT ke-80 RI, membawa semangat Asta Dasa Warsa Kemerdekaan. Pemilihan Aloha PIK2 sebagai mitra dinilai sejalan dengan visi mendukung UMKM kreatif warga binaan.

Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Mashudi, mengapresiasi dukungan tersebut.

“Kami berharap kerja sama ini berlanjut untuk membuka peluang pasar yang lebih luas,” katanya.

IPPAFest menampilkan berbagai produk seperti batik tulis dan cap, tas rajut rotan, aneka kuliner, lukisan, hingga kerajinan tangan. Pembukaan dimeriahkan Prison Art Show dengan kolaborasi Band Lapas Khusus Gunung Sindur dan Zivilia Band yang dipimpin vokalis Zul (warga binaan).

Selain itu, petugas muda IMIPAS juga melakukan fashion show menampilkan produk batik dan tas rajut karya warga binaan. Sejumlah pejabat kementerian, lembaga, BUMN, pengusaha, dan mitra Pemasyarakatan turut hadir memberi dukungan.(Rahma)

 

 

 

Loading

Berita Terkait

Investasi Rp22 Triliun Mengalir ke Kendal, Pekerja Jateng Diakui Setara Standar Global
Pedagang Semarang Resah Auto Debet Retribusi”  Kebijakan Dinilai Tak Berpihak pada Rakyat Kecil
Ketua BEM UGM Soroti KDMP, Dinilai Berpotensi Jadi Alat Tekanan Politik Desa
Celosia Disorot! Wahana Diduga Ilegal Tetap Beroperasi” Pengawasan Pemkab Semarang Dipertanyakan??
Jelang Pengukuhan, Dekopinwil Jateng Gaspol Konsolidasi: Siap Guncang Gerakan Koperasi Lebih Modern dan Berdaya!
WFH ASN Tiap Jumat di Semarang, Pemkot Bidik Penghematan BBM Tanpa Ganggu Layanan Publi
Ironi Karangpucung: Lapangan Olahraga Berubah Jadi Terminal Dadakan
Bazar Murah dan Terapi Totok Punggung Diserbu Warga, Nisfu Sya’ban Muteran Semarang Berlangsung Meriah

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 16:42

Investasi Rp22 Triliun Mengalir ke Kendal, Pekerja Jateng Diakui Setara Standar Global

Selasa, 28 April 2026 - 19:40

Pedagang Semarang Resah Auto Debet Retribusi”  Kebijakan Dinilai Tak Berpihak pada Rakyat Kecil

Sabtu, 25 April 2026 - 10:20

Ketua BEM UGM Soroti KDMP, Dinilai Berpotensi Jadi Alat Tekanan Politik Desa

Selasa, 14 April 2026 - 07:01

Celosia Disorot! Wahana Diduga Ilegal Tetap Beroperasi” Pengawasan Pemkab Semarang Dipertanyakan??

Selasa, 14 April 2026 - 06:28

Jelang Pengukuhan, Dekopinwil Jateng Gaspol Konsolidasi: Siap Guncang Gerakan Koperasi Lebih Modern dan Berdaya!

Kamis, 2 April 2026 - 12:20

WFH ASN Tiap Jumat di Semarang, Pemkot Bidik Penghematan BBM Tanpa Ganggu Layanan Publi

Rabu, 11 Februari 2026 - 09:59

Ironi Karangpucung: Lapangan Olahraga Berubah Jadi Terminal Dadakan

Minggu, 8 Februari 2026 - 17:52

Bazar Murah dan Terapi Totok Punggung Diserbu Warga, Nisfu Sya’ban Muteran Semarang Berlangsung Meriah

Berita Terbaru

error: Content is protected !!