DPRD Jatim Ingatkan BKD Soal Seleksi Ketat dan Dampak Layanan Publik dalam Program Studi PNS ke Inggris

redaksi

Senin, 11 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Surabaya|Jejakkasusindonesianews.com-Komisi A DPRD Jawa Timur menyoroti pelaksanaan Program Tugas Belajar bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemprov Jatim yang akan menempuh pendidikan di King’s College London Singhasari. Badan Kepegawaian Daerah (BKD) diminta memastikan proses seleksi berlangsung ketat serta mempertimbangkan dampaknya terhadap kelancaran pelayanan publik.

Wakil Ketua Komisi A DPRD Jatim, Agus Cahyono, menegaskan bahwa penggunaan dana publik dalam program ini menuntut transparansi penuh sejak tahap perekrutan. “Seleksi harus sesuai prosedur dan persyaratan yang ditetapkan, agar yang berangkat adalah ASN terbaik dan paling layak,” ujarnya.

Agus juga mengingatkan agar keberangkatan ASN tidak mengganggu jalannya pelayanan pemerintahan. Peserta program tetap berstatus PNS aktif, sehingga diperlukan pengganti yang siap menduduki posisi yang ditinggalkan. “Kalau jabatan yang ditinggalkan strategis dan tidak ada penggantinya, sebaiknya jangan diberangkatkan dulu,” tegasnya.

Selain seleksi dan kesiapan SDM pengganti, DPRD Jatim menekankan perlunya perencanaan penempatan pasca-studi. Lulusan program diharapkan menempati posisi yang relevan dengan keahlian yang diperoleh, sesuai kebutuhan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Tahun ini, dua jurusan yang ditawarkan adalah Master of Science in Digital Economies dan Master of Arts in Digital Futures. Peserta akan memperoleh gaji penuh, tambahan penghasilan hingga 50%, serta tunjangan Rp5 juta per bulan untuk biaya penunjang studi. Pemerintah juga menanggung seluruh biaya kuliah, publikasi ilmiah, hingga wisuda.

Agus berharap program ini memberi kontribusi nyata terhadap peningkatan kapasitas ASN di Jawa Timur. “Bukan sekadar belajar ke luar negeri, tapi benar-benar membawa pulang manfaat yang dirasakan oleh masyarakat,” pungkasnya(Glh)

Loading

Berita Terkait

Investasi Rp22 Triliun Mengalir ke Kendal, Pekerja Jateng Diakui Setara Standar Global
Pedagang Semarang Resah Auto Debet Retribusi”  Kebijakan Dinilai Tak Berpihak pada Rakyat Kecil
Ketua BEM UGM Soroti KDMP, Dinilai Berpotensi Jadi Alat Tekanan Politik Desa
Celosia Disorot! Wahana Diduga Ilegal Tetap Beroperasi” Pengawasan Pemkab Semarang Dipertanyakan??
Jelang Pengukuhan, Dekopinwil Jateng Gaspol Konsolidasi: Siap Guncang Gerakan Koperasi Lebih Modern dan Berdaya!
WFH ASN Tiap Jumat di Semarang, Pemkot Bidik Penghematan BBM Tanpa Ganggu Layanan Publi
Ironi Karangpucung: Lapangan Olahraga Berubah Jadi Terminal Dadakan
Bazar Murah dan Terapi Totok Punggung Diserbu Warga, Nisfu Sya’ban Muteran Semarang Berlangsung Meriah

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 16:42

Investasi Rp22 Triliun Mengalir ke Kendal, Pekerja Jateng Diakui Setara Standar Global

Selasa, 28 April 2026 - 19:40

Pedagang Semarang Resah Auto Debet Retribusi”  Kebijakan Dinilai Tak Berpihak pada Rakyat Kecil

Sabtu, 25 April 2026 - 10:20

Ketua BEM UGM Soroti KDMP, Dinilai Berpotensi Jadi Alat Tekanan Politik Desa

Selasa, 14 April 2026 - 07:01

Celosia Disorot! Wahana Diduga Ilegal Tetap Beroperasi” Pengawasan Pemkab Semarang Dipertanyakan??

Selasa, 14 April 2026 - 06:28

Jelang Pengukuhan, Dekopinwil Jateng Gaspol Konsolidasi: Siap Guncang Gerakan Koperasi Lebih Modern dan Berdaya!

Kamis, 2 April 2026 - 12:20

WFH ASN Tiap Jumat di Semarang, Pemkot Bidik Penghematan BBM Tanpa Ganggu Layanan Publi

Rabu, 11 Februari 2026 - 09:59

Ironi Karangpucung: Lapangan Olahraga Berubah Jadi Terminal Dadakan

Minggu, 8 Februari 2026 - 17:52

Bazar Murah dan Terapi Totok Punggung Diserbu Warga, Nisfu Sya’ban Muteran Semarang Berlangsung Meriah

Berita Terbaru

error: Content is protected !!