Diduga hubungan arus pendek, toko alat rumah tangga terbakar.

redaksi

Minggu, 16 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kab.Semarang || JejakkasusIndonesia.com

Sebuah toko menjual peralatan rumah tangga di Kec. Ambarawa Kab. Semarang, mengalami kebakaran pada Sabtu dini hari 15 Juni 2024 sekitar pukul 03.00 Wib. Tidak ada Korban Jiwa dala kejadian yang Lokasinya terletak di komplek pertokoan sekitar pasar Projo Ambarawa ini.

“Tidak ada Korban jiwa dalam kejadian kebakaran di komplek pertokoan Jl. Gamblok, lingkungan Pandeyan Kel. Lodoyong Kec. Ambarawa pada sabtu dini hari.” Ungkap Kapolsek Ambarawa AKP Abdul Mufid SH. MH.

Lebih lanjut Kapolsek menjelaskan kronologi kejadian tersebut, dimana tetangga korban Fransiska (44 Th) sekitar pukul 03.00 Wib mendengar bunyi ledakan. Setelah dicek sumber suara ternyata berasal dari lantai bawah toko alat rumah tangga “Libra” milik Arif Suteja (59 Th), dan saksi memberitahukan kepada warga sekitar serta melaporkan ke Polsek dan Damkar unit Ambarawa.



“Saat kami datang ke lokasi untuk karyawan toko Libra (Ndaru 22 Th) sudah bisa keluar dengan melompat dari lantai II, dan didalam toko di latai II masih ada istri (Yatte 63 Th) dan anak pemilik toko (Jefri 28 Th) , sedangkan pemilik toko saat kejadian berada di rumah satunya di daerah Kaliputih, Panjang Kec. Ambarawa.” Ungkap Kapolsek.

Petugas Damkar, Polsek, Relawan dan masyarakat tampak bergotong royong membantu mengevakuasi istri dan anak pemilik toko maupun memadamkan api. Dimana diketahu istri pemilik toko (Yatte) sedang mengalami sakit Stroke.

“Untuk istri pemilik toko mengalami luka lecet saat evakuasi dari lantai II, dan saat ini sudah dibawa ke RSUD dr. Gunawan Mangunkusumo Ambarawa untuk mendapatkan perawatan.” Tambah Kapolsek.

Sekitar pukul 07.15 Wib api berhasil dipadamkan dengan mengerahkan 6 Unit mobil Damkar dari Unit Damkar Ambarawa, Bringin dan Getasan. Adapun kerugian materiil dari peristiwa tersebut diperkiraan Ratusan Juta Rupiah.


“Saat penyisiran bersama regu damkar, personel Polsek Ambarawa menemukan 2 Brankas milik korban, dan sudah kami serahkan kepada korban atau pemilik toko. Dan dugaan awal penyebab kebakaran berasal dari Hubungan arus pendek/Konsleting, yang berasal dari Lantai 1 toko tersebut.” Pungkas Kapolsek.

(Witriyani)

Loading

Berita Terkait

Terbongkar! Toko Emas Ilegal Tampung Hasil PETI Digerebek, 260 Gram Emas Disita Polisi
Alarm PWI ” Karya Jurnalistik Terancam, UU Hak Cipta Harus Direvisi
Masyarakat Adat Punan Uheng Kereho Tegas Tolak ” PT KWI Masuk Wilayah Adat
Dokumen Fiktif, Jaringan Lintas Negara Terbongkar” Diduga Libatkan Rantai Distribusi Terorganisir
Semalam Suntuk di Surabaya! BOREG SURAN Bikin Reog Menggelegar, Tradisi Lokal Naik Kelas Dunia!!
BBM Non-Subsidi Melejit! PT Pertamina (Persero) Naikkan Harga Hingga Rp9.000/Liter per 18 April 2026
Tak Main-Main! Muslimlaw & Partners Kuasai 1.036 Ha Tanah Landreform, Penggarap Tanpa Hak Terancam Ditindak Tegas
APRI Kalteng Tancap Gas: Ribuan Penambang Ilegal Dibina Menuju Legal dan Berkelanjutan

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 20:18

Terbongkar! Toko Emas Ilegal Tampung Hasil PETI Digerebek, 260 Gram Emas Disita Polisi

Minggu, 26 April 2026 - 15:03

Alarm PWI ” Karya Jurnalistik Terancam, UU Hak Cipta Harus Direvisi

Jumat, 24 April 2026 - 18:42

Masyarakat Adat Punan Uheng Kereho Tegas Tolak ” PT KWI Masuk Wilayah Adat

Rabu, 22 April 2026 - 20:47

Dokumen Fiktif, Jaringan Lintas Negara Terbongkar” Diduga Libatkan Rantai Distribusi Terorganisir

Minggu, 19 April 2026 - 15:16

Semalam Suntuk di Surabaya! BOREG SURAN Bikin Reog Menggelegar, Tradisi Lokal Naik Kelas Dunia!!

Sabtu, 18 April 2026 - 18:02

BBM Non-Subsidi Melejit! PT Pertamina (Persero) Naikkan Harga Hingga Rp9.000/Liter per 18 April 2026

Jumat, 17 April 2026 - 07:55

Tak Main-Main! Muslimlaw & Partners Kuasai 1.036 Ha Tanah Landreform, Penggarap Tanpa Hak Terancam Ditindak Tegas

Jumat, 10 April 2026 - 22:09

APRI Kalteng Tancap Gas: Ribuan Penambang Ilegal Dibina Menuju Legal dan Berkelanjutan

Berita Terbaru

error: Content is protected !!