Viral! Pria Acungkan Besi dan Ancam Jurnalis di Tangerang, Prof Sutan Nasomal Desak Polisi Bertindak Tegas

redaksi

Sabtu, 16 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Editor|M.Supadi

TANGERANG | JEJAKKASUSINDONESIANEWS.COM — Jagat media sosial di Kabupaten Tangerang kembali dihebohkan dengan beredarnya video bernada ancaman keras yang diduga ditujukan kepada insan pers dan profesi media. Video tersebut viral di sejumlah WhatsApp Group (WAG) masyarakat Tangerang pada Sabtu malam (16/5/2026) sekitar pukul 19.40 WIB dan memicu kecaman dari berbagai kalangan.

Dalam rekaman berdurasi singkat itu, tampak seorang pria bertelanjang dada dengan penutup kepala bermotif batik mengacungkan sebatang besi bulat panjang berlapis stainless sambil mengeluarkan ucapan bernada intimidasi dan ancaman kekerasan.

Dengan nada tinggi, pria tersebut terdengar mengatakan:

“Ada media langkahi dulu mayat saya..! Jangan macam-macam masuk wilayah orang. Saya pukul kamu pakai ini, mampus kamu di sini..! Patah leher kamu..!! Kamu culik orang-orang saya, saya gorok leher kamu!”

Beredarnya video tersebut langsung menuai reaksi keras masyarakat. Banyak pihak menilai ucapan itu bukan sekadar luapan emosi, melainkan diduga mengandung unsur ancaman pidana serta intimidasi serius terhadap profesi wartawan maupun pihak tertentu.

Situasi ini dinilai dapat memperkeruh kondusivitas sosial di wilayah Tangerang, terlebih isu terkait dugaan intimidasi terhadap profesi media sebelumnya juga sempat menjadi perhatian publik.
Menanggapi hal itu, pakar hukum pidana internasional, Prof. DR. Sutan Nasomal, SH, MH, mengecam keras tindakan dalam video tersebut dan meminta aparat penegak hukum segera mengambil langkah tegas.

“Saya meminta Ditreskrimum Polda Banten bersama jajaran Polres Tangerang segera mengusut dan menangkap pelaku ancaman terhadap insan pers yang videonya viral di WhatsApp Group masyarakat Tangerang. Apa pun alasannya, tindakan intimidasi dan ancaman kekerasan terhadap profesi media tidak dapat dibenarkan dalam negara hukum,” tegas Prof. Sutan Nasomal saat dimintai tanggapan di Jakarta, Jumat (16/5/2026).

Menurutnya, apabila ditemukan unsur pidana dalam video tersebut, proses hukum harus dilakukan secara tegas agar menimbulkan efek jera bagi siapa pun yang mencoba mengancam kebebasan pers maupun menciptakan keresahan di tengah masyarakat.

“Kalau yang disebut ‘media’, berarti menyangkut marwah profesi pers secara umum. Jangan sampai ada pihak yang merasa bebas mengintimidasi wartawan dengan ancaman kekerasan. Negara tidak boleh kalah oleh gaya premanisme,” tambahnya.

Prof. Sutan Nasomal juga mengajak seluruh insan pers untuk bersama-sama mengawal kasus tersebut agar tidak berhenti hanya menjadi perbincangan viral di media sosial semata.

Sementara itu, sejumlah warga Kabupaten Tangerang berharap aparat kepolisian segera menelusuri identitas pria dalam video dan mengungkap motif sebenarnya di balik pernyataan bernada ancaman tersebut.

“Kalau memang ada unsur intimidasi dan ancaman kekerasan, harus diproses sesuai hukum yang berlaku. Jangan sampai muncul kesan pembiaran terhadap aksi premanisme,” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait identitas pria dalam video, lokasi pasti kejadian, maupun kronologi lengkap peristiwa tersebut. Namun, video itu telah tersebar luas dan menjadi perhatian publik.

Tim awak media masih terus menghimpun informasi lebih lanjut dari aparat penegak hukum dan pihak terkait guna memastikan fakta sebenarnya di lapangan.

Narasumber:Prof. DR. Sutan Nasomal, SH, MH
Ketua Umum Perkumpulan Advokat Muda Indonesia (Association of Young Indonesian Advocates).

Berita Terkait

Kota Santri Tercoreng! Sabung Ayam Diduga Bebas Beroperasi di Kaliwungu
Viral! Pria Acungkan Besi dan Ancam Jurnalis di Tangerang, Prof Sutan Nasomal Desak Polisi Bertindak Tegas
Tersangka Pengedar Yarindu Nikah di Kantor Polisi, Kisahnya Hebohkan Warga Salatiga!!
Alarm PWI ” Karya Jurnalistik Terancam, UU Hak Cipta Harus Direvisi
Diduga Serobot Batas Izin” Tambang Galian C di Winong Kendal Bikin Warga Murka, Aparat Diminta Turun Tangan!!
Debt Collector di Semarang Bikin Laporan Palsu Damkar, Berakhir Malu: Minta Maaf hingga Disuruh Pegang Selang!
Skandal Pers Meledak” Oknum Media ‘Kowar- Kowar , Diduga Copas Berita & Hapus Konten Berbayar, ELBEHA Barometer Murka!!
Teror ,Mata Elang ” Kian Brutal di Salatiga & Kabupaten Semarang, ELBEHA Barometer Desak APH Bertindak Tegas Tanpa Kompromi!!

Berita Terkait

Sabtu, 16 Mei 2026 - 22:54

Viral! Pria Acungkan Besi dan Ancam Jurnalis di Tangerang, Prof Sutan Nasomal Desak Polisi Bertindak Tegas

Sabtu, 16 Mei 2026 - 11:59

Viral! Pria Acungkan Besi dan Ancam Jurnalis di Tangerang, Prof Sutan Nasomal Desak Polisi Bertindak Tegas

Minggu, 10 Mei 2026 - 20:27

Tersangka Pengedar Yarindu Nikah di Kantor Polisi, Kisahnya Hebohkan Warga Salatiga!!

Minggu, 26 April 2026 - 15:03

Alarm PWI ” Karya Jurnalistik Terancam, UU Hak Cipta Harus Direvisi

Minggu, 26 April 2026 - 01:23

Diduga Serobot Batas Izin” Tambang Galian C di Winong Kendal Bikin Warga Murka, Aparat Diminta Turun Tangan!!

Sabtu, 25 April 2026 - 22:48

Debt Collector di Semarang Bikin Laporan Palsu Damkar, Berakhir Malu: Minta Maaf hingga Disuruh Pegang Selang!

Sabtu, 25 April 2026 - 17:56

Skandal Pers Meledak” Oknum Media ‘Kowar- Kowar , Diduga Copas Berita & Hapus Konten Berbayar, ELBEHA Barometer Murka!!

Sabtu, 25 April 2026 - 16:58

Teror ,Mata Elang ” Kian Brutal di Salatiga & Kabupaten Semarang, ELBEHA Barometer Desak APH Bertindak Tegas Tanpa Kompromi!!

Berita Terbaru

error: Content is protected !!