Laporan | Basuki : Editor | Witriyani
KENDAL | JEJAKKASUSINDONESIANEWS.COM — Momentum kenaikan pangkat di lingkungan Polres Kendal bukan sekadar seremoni belaka. Dalam upacara yang digelar di halaman Mapolres Kendal, Senin (6/4/2026) pagi, Kapolres Kendal AKBP Hendry Susanto Sianipar menegaskan bahwa setiap kenaikan pangkat harus dibarengi dengan peningkatan kinerja, disiplin, dan tanggung jawab nyata di lapangan.
Upacara yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut diikuti oleh jajaran pejabat utama, para Kapolsek, serta personel dari berbagai satuan fungsi seperti Satlantas, Satsamapta, Satreskrim, Satintelkam, hingga ASN Polri. Bertindak sebagai komandan upacara, IPTU Joko Santoso memimpin jalannya kegiatan dengan tertib.
Sebanyak lima personel menerima kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi. Kenaikan ini disebut sebagai bentuk penghargaan institusi atas dedikasi dan kinerja, namun sekaligus menjadi tantangan baru yang tak bisa dianggap enteng.
Dalam amanatnya, Kapolres menegaskan bahwa pangkat baru bukan sekadar simbol di pundak, melainkan beban tanggung jawab yang harus dibuktikan dengan kinerja nyata.
“Jangan hanya bangga dengan pangkat. Tunjukkan dengan kerja, disiplin, dan loyalitas. Jadilah contoh bagi anggota lain,” tegasnya.
Tak hanya itu, Kapolres juga menyoroti pentingnya pelayanan publik sebagai wajah utama institusi Polri. Ia mengingatkan bahwa kepercayaan masyarakat tidak datang begitu saja, melainkan harus diraih melalui pelayanan yang cepat, humanis, dan profesional.
Namun di balik momen kenaikan pangkat, Kapolres juga menyentil masih adanya pelanggaran disiplin internal. Ia menyoroti personel yang tidak mengenakan seragam dinas sesuai aturan saat apel berlangsung.
“Hal kecil seperti seragam saja masih diabaikan, bagaimana mau bicara profesionalisme?” sindirnya tegas.
Selain disiplin, Kapolres juga mengingatkan pentingnya efisiensi, termasuk dalam penggunaan energi di lingkungan kerja.
Menurutnya, hal tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab bersama sebagai aparat negara.
Upacara berlangsung khidmat dan berakhir pada pukul 08.45 WIB dalam situasi aman dan kondusif.
Momentum ini diharapkan menjadi pemicu bagi seluruh personel untuk tidak hanya mengejar pangkat, tetapi juga meningkatkan integritas dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.







