Kepsek SDN 2 Dompyong Wetan Diduga Sering Tinggalkan Tugas, Dinas Pendidikan Cirebon Diminta Turun Tangan

redaksi

Jumat, 27 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CIREBON |Jejakkasusindonesianews.com – Dunia pendidikan di wilayah Kabupaten Cirebon kembali menjadi sorotan. Kepala Sekolah SDN 2 Dompyong Wetan, Kecamatan Gebang, berinisial H. Maksum, diduga kerap mengabaikan tugas kedinasan dan tidak berada di sekolah pada saat jam kerja.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, pada waktu kegiatan belajar mengajar berlangsung, yang bersangkutan justru diduga berada di luar wilayah tugasnya. Bahkan, beredar kabar bahwa ia sering berada di wilayah Kabupaten Kuningan, tepatnya di daerah Gara Tengah.

Dugaan tersebut memicu reaksi masyarakat karena sebagai kepala sekolah, jabatan yang diemban bukan sekadar administratif, melainkan juga amanah moral dan tanggung jawab sebagai teladan bagi guru serta siswa.

Sejumlah sumber menyebutkan, ketidakhadiran yang bersangkutan terjadi berulang kali tanpa penjelasan resmi. Jika benar, hal ini dinilai berpotensi mengganggu stabilitas manajemen sekolah dan proses belajar mengajar di SDN 2 Dompyong Wetan.

“Sebagai pimpinan lembaga pendidikan dasar, seharusnya menjadi contoh dalam kedisiplinan dan etika kerja,” ujar salah satu tokoh masyarakat setempat yang enggan disebutkan namanya.
Masyarakat pun mendesak Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon untuk segera melakukan klarifikasi serta pemeriksaan secara objektif dan transparan. Langkah ini dinilai penting untuk menjaga kepercayaan publik terhadap institusi pendidikan.

Apabila dalam pemeriksaan ditemukan pelanggaran disiplin, masyarakat berharap ada sanksi tegas sesuai aturan yang berlaku. Penegakan disiplin, menurut sejumlah pihak, bukan sekadar bentuk hukuman, tetapi bagian dari upaya menjaga marwah dunia pendidikan agar tetap bersih dan profesional.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak yang bersangkutan maupun dari Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon. Publik masih menunggu klarifikasi guna memastikan kebenaran informasi yang berkembang di tengah masyarakat.

[Amin/Red)

Berita Terkait

Operasi Senyap Tengah Malam” Mafia Solar Subsidi di Salatiga Digerebek, Puluhan Jerigen Disita Polisi.
Celosia Disorot! Wahana Diduga Ilegal Tetap Beroperasi” Pengawasan Pemkab Semarang Dipertanyakan??
Skandal Proyek Jalan Rp8,5 M di Cilacap: Pekerja Tanpa APD, LPA Nekat Digelar di Atas Lumpur!
Pondasi Pabrik Ambruk Saat Hujan, Deresan Kebanjiran – Warga Murka Minta Proyek Disetop!
Rumah Rp1,5 Miliar Dieksekusi, Nasabah Sorot Transparansi PT BPR Gunung Kinibalu
Keluhan Tarif Wisata Menguat” Pengelolaan Umbul Senjoyo hingga Dusun Semilir Disorot
Pelayanan Disorot! Pengunjung Kampoeng Rawa Ambarawa Protes Dipaksa Pindah Saat Belum Selesai Makan
Skandal Pembangunan MAN Salatiga: Tanpa Papan Anggaran, K3 Amburadul, Dana Dipertanyakan!

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 07:01

Celosia Disorot! Wahana Diduga Ilegal Tetap Beroperasi” Pengawasan Pemkab Semarang Dipertanyakan??

Sabtu, 11 April 2026 - 12:45

Skandal Proyek Jalan Rp8,5 M di Cilacap: Pekerja Tanpa APD, LPA Nekat Digelar di Atas Lumpur!

Rabu, 8 April 2026 - 21:50

Pondasi Pabrik Ambruk Saat Hujan, Deresan Kebanjiran – Warga Murka Minta Proyek Disetop!

Selasa, 7 April 2026 - 04:30

Rumah Rp1,5 Miliar Dieksekusi, Nasabah Sorot Transparansi PT BPR Gunung Kinibalu

Jumat, 3 April 2026 - 23:40

Keluhan Tarif Wisata Menguat” Pengelolaan Umbul Senjoyo hingga Dusun Semilir Disorot

Senin, 23 Maret 2026 - 15:28

Pelayanan Disorot! Pengunjung Kampoeng Rawa Ambarawa Protes Dipaksa Pindah Saat Belum Selesai Makan

Kamis, 5 Maret 2026 - 16:05

Skandal Pembangunan MAN Salatiga: Tanpa Papan Anggaran, K3 Amburadul, Dana Dipertanyakan!

Jumat, 27 Februari 2026 - 16:25

Klarifikasi Resmi: CV Sari Limbah di Desa Kayen Kantongi Izin Lengkap dan Sah

Berita Terbaru

error: Content is protected !!