Laporan |Yogie
Semarang |Jejakkasusindonesianews.com – Komitmen mewujudkan Lapas Bersih dari Narkoba (Bersinar) ditegaskan jajaran Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Purwodadi melalui audiensi strategis dengan BNNP Jawa Tengah, Rabu (26/2/2026).
Kepala Lapas Kelas IIB Purwodadi, Erik Murdiyanto, secara langsung bertemu Kepala BNNP Jawa Tengah, Toton Rasyid, di kantor BNNP Jateng, Semarang. Pertemuan ini bukan sekadar silaturahmi formal, tetapi langkah konkret memperkuat sinergi dalam pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika di lingkungan pemasyarakatan.
Audiensi dihadiri jajaran struktural Lapas Purwodadi, mulai dari Kepala Seksi Binadik dan Giatja, Kepala Subseksi Keamanan, hingga Kepala Urusan Umum. Turut digandeng perwakilan IPWL Al-Ma’laa sebagai mitra rehabilitasi, menandakan pendekatan yang tidak hanya represif, tetapi juga rehabilitatif dan edukatif.
Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak membahas rencana kerja sama peningkatan literasi bahaya narkoba bagi petugas dan warga binaan. Program akan dikemas berkelanjutan melalui penyuluhan, sosialisasi intensif, serta integrasi materi anti-narkoba dalam pola pembinaan.
Tak berhenti di tataran wacana, audiensi juga menyoroti rencana Deklarasi Lapas Bersinar sebagai bentuk komitmen terbuka dan terukur. Deklarasi ini diharapkan menjadi penegasan sikap bahwa tidak ada ruang kompromi terhadap peredaran narkoba di dalam lapas.
Erik Murdiyanto menegaskan, sinergi dengan BNNP Jawa Tengah adalah langkah strategis memperkuat sistem deteksi dini, pengawasan, dan pembinaan.
“Kami ingin kerja sama ini berjalan berkelanjutan. Tidak hanya sosialisasi seremonial, tetapi ada pendampingan nyata dan penguatan program pembinaan. Targetnya jelas: Lapas Purwodadi benar-benar bersih dari narkoba,” tegasnya.
Sementara itu, Toton Rasyid menyatakan kesiapan penuh mendukung program edukasi, pencegahan, hingga penguatan komitmen Lapas Bersinar. Ia menekankan bahwa pemberantasan narkoba di lapas membutuhkan kolaborasi kuat dan konsistensi pengawasan.
Langkah ini menjadi sinyal bahwa perang terhadap narkoba di dalam tembok pemasyarakatan tidak bisa setengah hati. Kolaborasi Lapas Purwodadi, BNNP Jawa Tengah, dan IPWL Al-Ma’laa diharapkan melahirkan sistem pembinaan yang bersih, berintegritas, dan bebas dari praktik penyalahgunaan narkotika.
#Kemenimipas
#GuardAndGuide
#InfoImipas
#Pemasyarakatan
#DitjenpasJateng
#LapasPurwodadi






