Diduga Main Mata, Kadishub Demak Dinilai Lindungi Pengelola Parkir Lama Pasar Bintoro

redaksi

Sabtu, 3 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DEMAK | Jejakkasusindonesianews.com – Dugaan praktik main mata antara Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kabupaten Demak dengan pengelola parkir lama Pasar Bintoro kembali mencuat ke publik. Pernyataan resmi Kadishub Demak dinilai tidak sinkron dengan fakta di lapangan dan terkesan menutupi persoalan yang sebenarnya.

Ketua Umum Pasopati Nusantara Jaya, Eko Sugiarto, secara tegas menyebut bahwa Kadishub Demak diduga berupaya mengakomodir kepentingan salah satu pengelola parkir lama yang selama ini ditunjuk secara berulang, meskipun mekanisme resmi telah berubah.

“Kadishub terlihat gelagapan saat muncul kompetitor baru dalam proses seleksi. Pernyataan dan pengumuman yang disampaikan tidak sesuai dengan fakta di lapangan,” tegas Eko.
Lebih jauh, Eko mengungkapkan adanya perbedaan keterangan mencolok antara pihak pengelola lama dan Dishub Demak.

Pengelola lama menyebut tidak mendaftar untuk periode 2026, sementara Kadishub justru menyatakan bahwa mereka ikut mendaftar.
“Pengelola lama bilang tidak bisa mendaftar, Kadishub bilang mereka mendaftar. Ini sudah menunjukkan adanya perbedaan fakta yang serius,” ujarnya.

Menurut pengakuan pengelola lama kepada media, selama ini mereka telah dua kali ditunjuk langsung, dan pada tahun ini terjadi perubahan mekanisme seleksi yang tidak pernah disosialisasikan oleh Dishub Demak. Akibatnya, mereka mengaku tidak mengetahui prosedur baru tersebut.

Eko menilai kondisi ini mengarah pada penyalahgunaan wewenang jabatan, karena dalam Perbup Demak Nomor 86 Tahun 2021 secara tegas disebutkan bahwa pemilihan pengelola parkir harus dilakukan melalui mekanisme seleksi, bukan penunjukan sepihak.
“Pengakuan pengelola lama justru membuka dugaan bahwa selama ini Dishub telah melanggar aturan sendiri,” tandasnya.

Lebih mengkhawatirkan, Eko memperingatkan bahwa polemik ini berpotensi memicu gesekan di level bawah, khususnya antar calon pengelola dan juru parkir, yang pada akhirnya dapat mengganggu kondusivitas wilayah Pasar Demak.
Hingga berita ini diterbitkan, Kadishub Demak belum memberikan klarifikasi terbuka terkait dugaan main mata dan perbedaan fakta tersebut.

[Windi /Red]

Berita Terkait

Anggota Satpol PP Gugur Saat Evakuasi ODGJ di Kebumen, Tugas Kemanusiaan Berujung Duka
Detik-Detik Maut di JLS Salatiga: Dua Mio Bertabrakan, Kepala Korban Terluka
Tabungan 25 Tahun Kandas, Korban Emas-Berlian Semarang Barat Putus Asa “Harus Mengadu ke Mana Lagi?
Terungkap! Motif Utang Piutang di Balik Perampokan Brutal Boyolali yang Merenggut Nyawa Bocah
Emas–Berlian Rp3 Miliar Hilang, Penyidik Cuma Dipatsus 21 Hari, Korban “ Kami Dipermainkan!!
PANAS MEMBARA! Syamsuri Lapor Balik H. SMDN ke Polda Kalteng
Curas di Karanggede Boyolali Tewaskan Satu Orang, Pelaku Masih Diburu Polisi!!
Pemkot Semarang Turun Tangan! Proyek Rumah Makan Diduga Serobot Pondasi Warga, Ancaman Bangunan Mengintai

Berita Terkait

Sabtu, 31 Januari 2026 - 18:13

Detik-Detik Maut di JLS Salatiga: Dua Mio Bertabrakan, Kepala Korban Terluka

Sabtu, 31 Januari 2026 - 12:12

Tabungan 25 Tahun Kandas, Korban Emas-Berlian Semarang Barat Putus Asa “Harus Mengadu ke Mana Lagi?

Jumat, 30 Januari 2026 - 22:36

Terungkap! Motif Utang Piutang di Balik Perampokan Brutal Boyolali yang Merenggut Nyawa Bocah

Jumat, 30 Januari 2026 - 19:58

Emas–Berlian Rp3 Miliar Hilang, Penyidik Cuma Dipatsus 21 Hari, Korban “ Kami Dipermainkan!!

Jumat, 30 Januari 2026 - 19:24

PANAS MEMBARA! Syamsuri Lapor Balik H. SMDN ke Polda Kalteng

Jumat, 30 Januari 2026 - 13:03

Curas di Karanggede Boyolali Tewaskan Satu Orang, Pelaku Masih Diburu Polisi!!

Rabu, 28 Januari 2026 - 15:59

Pemkot Semarang Turun Tangan! Proyek Rumah Makan Diduga Serobot Pondasi Warga, Ancaman Bangunan Mengintai

Senin, 26 Januari 2026 - 13:53

Viral ,Lakukan Aksi Tak Terpuji di Ruang Publik, Polres Sragen Amankan Pria Diduga ODGJ

Berita Terbaru

error: Content is protected !!