Karanganyar /JKI – Aksi tragis seorang remaja di Karanganyar menggemparkan publik. Jajaran Polres Karanganyar berhasil mengungkap dugaan tindak pidana kekerasan terhadap anak yang berujung maut di Dukuh Seban Lor, Desa Paseban, Kecamatan Jumapolo, Rabu (3/9/2025).
Kasus ini terungkap setelah pihak RSUD Sukoharjo melaporkan temuan mencurigakan. Seorang pasien remaja berinisial STL (17) datang dengan pendarahan hebat. Saat diperiksa, dokter mendapati tanda-tanda persalinan dan sisa plasenta. Setelah ditekan pertanyaan, STL akhirnya mengaku baru saja melahirkan di kamar mandi rumahnya.
Pengakuan mengejutkan pun terungkap. Bayi laki-laki yang lahir sempat hidup, namun karena panik mendengar tangisnya, STL membekap mulut sang bayi hingga tewas. Lebih ironis lagi, jasad mungil itu dibuang ke aliran sungai tak jauh dari rumah.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Satreskrim Polres Karanganyar bergerak cepat melakukan penyelidikan hingga kasus memilukan ini terbongkar.
Kapolres Karanganyar AKBP Dr. Hadi Kristanto, S.I.K., M.M. melalui PS Kasi Humas Iptu Mulyadi, S.H. menyatakan keprihatinan mendalam.
“Kasus ini sangat memprihatinkan, karena korban adalah anak yang seharusnya mendapat perlindungan. Kami pastikan, penyidik akan menangani perkara ini secara profesional sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya.
Polres Karanganyar juga mengimbau masyarakat agar lebih peka terhadap kondisi sekitar, sekaligus mendorong pencegahan kasus kekerasan terhadap anak agar tidak terulang.
Saat ini perkara masih ditangani intensif oleh penyidik Satreskrim Polres Karanganyar.
Pewarta: Rizky
![]()






