Purbalingga Memanas! Ribuan Massa Disiapkan, Pemerintah Dituding Tutup Mata

redaksi

Jumat, 5 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Purbalingga /Jejakkasusindonesianews.com -Audensi antara Pemerintah Daerah dan Aliansi Purbalingga Bersatu yang digelar pada 3 September 2025 di ruang rapat kantor Bupati berakhir buntu. Tidak ada titik temu. Pemerintah dianggap hanya menyodorkan laporan manis nan penuh pencitraan, jauh dari fakta lapangan yang sebenarnya penuh kekacauan dan ketidakberesan.

Abah Selamet Wahidin dengan tegas menegaskan, perjuangan ini bukan sekadar aksi turun ke jalan. “Ini adalah gerakan di segala lini. Kami menolak keras adanya kepentingan yang menunggangi perjuangan rakyat. Kami akan bergerak tanpa batas sampai pemerintah benar-benar mendengar dan menindaklanjuti tuntutan,” ujarnya lantang.

Tuntutan utama yang disuarakan jelas:

Pembatalan kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang dinilai mencekik rakyat.

Pengusutan tuntas pungutan liar dalam proyek fisik maupun nonfisik.

Evaluasi ketat dan transparan terhadap percepatan pembangunan daerah yang sarat kepentingan.

Peninjauan ulang Perda CSR yang dianggap tidak adil dan hanya menguntungkan segelintir pihak.

Seluruh ketua ormas, LSM, dan tokoh masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Purbalingga Bersatu telah bersepakat bulat: aksi besar akan digelar. “Kami akan bergerak serentak, terkoordinasi, dan tetap dalam satu komando pusat. Ribuan peserta siap turun untuk menyuarakan aspirasi rakyat secara terbuka,” tegas mereka.

Aksi akbar ini direncanakan mulai bergulir pada bulan September. Aliansi memastikan perlawanan rakyat Purbalingga akan menjadi gelombang besar yang tidak bisa lagi diabaikan.

[Teguh /Red]

 

 

Loading

Berita Terkait

Teken Kontrak Usai Lebaran, Exit Tol Patimura Salatiga Akhirnya Masuk Tahap Realisasi
Doa Menggema dari Balik Jeruji: Puluhan WBP Rutan Salatiga Shalat Ghaib untuk Try Sutrisno
Impor 105 Ribu Mobil Pikap untuk Koperasi Desa Merah Putih Tuai Pro dan Kontra
Mobil Impor untuk Koperasi Desa Merah Putih, Siapa Diuntungkan?
Kapolres Klaten AKBP Moh. Farug Rozi Tegaskan Penanganan Galian C Lewat Operasi Terpadu
SEMARANG DISEBUT TERMASUK DAERAH DENGAN PENYALAHGUNAAN NARKOBA TERTINGGI DI JATENG
Lapas Purwodadi Komitmen Wujudkan Lapas Bersinar, Gandeng BNNP Jawa Tengah
Empat Pegawai Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Purwodadi Naik Pangkat, Kalapas Tegaskan: Jangan Tunggu Ditegur, Jadilah Visioner!

Berita Terkait

Rabu, 4 Maret 2026 - 22:25

Teken Kontrak Usai Lebaran, Exit Tol Patimura Salatiga Akhirnya Masuk Tahap Realisasi

Senin, 2 Maret 2026 - 22:12

Doa Menggema dari Balik Jeruji: Puluhan WBP Rutan Salatiga Shalat Ghaib untuk Try Sutrisno

Sabtu, 28 Februari 2026 - 16:13

Impor 105 Ribu Mobil Pikap untuk Koperasi Desa Merah Putih Tuai Pro dan Kontra

Sabtu, 28 Februari 2026 - 15:47

Mobil Impor untuk Koperasi Desa Merah Putih, Siapa Diuntungkan?

Jumat, 27 Februari 2026 - 13:45

Kapolres Klaten AKBP Moh. Farug Rozi Tegaskan Penanganan Galian C Lewat Operasi Terpadu

Kamis, 26 Februari 2026 - 20:08

SEMARANG DISEBUT TERMASUK DAERAH DENGAN PENYALAHGUNAAN NARKOBA TERTINGGI DI JATENG

Kamis, 26 Februari 2026 - 11:31

Lapas Purwodadi Komitmen Wujudkan Lapas Bersinar, Gandeng BNNP Jawa Tengah

Senin, 23 Februari 2026 - 20:57

Empat Pegawai Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Purwodadi Naik Pangkat, Kalapas Tegaskan: Jangan Tunggu Ditegur, Jadilah Visioner!

Berita Terbaru

error: Content is protected !!