Djarum Foundation Gelar Sosialisasi Penerima Manfaat Program Sanitasi Terpadu di Kelurahan Giripurwo Wonogiri 

redaksi

Kamis, 21 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wonogiri |JKI – Dalam meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya sanitasi yang baik dan dampaknya terhadap kesehatan dan lingkungan serta untuk meningkatkan kemampuan masyarakat dalam mengelola dan memelihara fasilitas sanitasi, sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup dan kesehatan masyarakat, Pemerintah Daerah bekerjasama dengan Djarum Foundation menggelar sosialisasi, kegiatan sosialisasi digelar di Aula Kelurahan Giripurwo Wonogiri, Rabu (20/8/25).

Sosialisasi yang dihadiri Bappeda Kab.Wonogiri, Sanitarian dan Promkes Puskesmas Wonogiri 2, DPU Cipta Karya, Dinas Lingkungan Hidup Wonogiri, Dinas Kesehatan Kabupaten Wonogiri, Djarum Foundation, juga turut hadir peserta KSM Go Nyawiji Giripurwo, , Ketua RW se Kelurahan Giripurwo dan penerima bantuan manfaat.

Sambutan diawali dari Kepala Kelurahan Giripurwo ibu Sabdadiarti , SH. MM yang menyampaikan, ” Penerima manfaat program terpadu Kelurahan Giripurwo ada 84 titik, diantaranya saluran Sanitasi 52 tempat, bantuan air minum dari PDAM Kab.Wonogiri, dan Jamban 32 tempat “.

” Program terpadu ini atas kerja sama Bappeda Kab.Wonogiri, Sanitarian dan Promkes Puskesmas Wonogiri 2, DPU Cipta Karya, Dinas Lingkungan Hidup Wonogiri, Dinas Kesehatan Kabupaten Wonogiri, untuk semua dana berasal dari PT Djarum Foundation, “tuturnya.

” Saya mohon, lanjutnya kepada penerima manfaat jangan hanya diambil manfaatnya atas bantuan ini, tapi harus diutamakan dalam pemeliharaannya, sehingga dapat bermanfaat dalam waktu jangka panjang, ” pungkas Sabdadiarti.

Sementara itu, Kepala DLH Wonogiri Drs. Bahari, M.Si, dalam sambutannya yang diawali dengan yel-yel “Sanitasi Terpadu Djarum – Aman, Tangguh dan Berkelanjutan”, mengatakan, ” sosialisasi kali ini bentuk koordinasi untuk persiapan Kick-off pembangunan jamban kedap program sanitasi terpadu Djarum Foundation di Kelurahan giripurwo, bantuan ini untuk tahun ke 3 dengan klasifikasi warga miskin atau penghasilan rendah, ” paparnya.

” Terima kasih kepada bp. Sony Suharsono, sebagai Fasilitator Program Sanitasi Terpadu Djarum Foundation atas kontribusi yang diberikan yang sangat besar dirasakan manfaatnya bagi warga dan semua ini selaras dengan Slogan Wonogiri ” Berdaya Saing, Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan”, bagi penerima manfaat apa bentuknya semua ini tidak lepas dari “Jer Basuki Mawa Bea” dan tidak berhenti sampai disitu juga ada beberapa syarat yang perlu diperhatikan bagi penerima jamban untuk dirawat dan disedot sesudah 3-5 tahun penggunaannya, yang nanti ada sosialisasi, ” tutup Bahari.

Senada dengan tanggapan dari Ibu Yayuk Nurwati Ketua KSM GO Nyawiji Giripurwo Wonogiri “Selalu di Hati” yang menyampaikan untuk penerima bantuan jamban maupun saluran sanitasi air minum bila terjadi masalah supaya menghubungi KSM, sudah 2 tahun ini penerima manfaat atau bantuan tidak cukup menerima saja tetapi harus dirawat, untuk biaya perawatan dengan cara iuran sehingga dapat digunakan sewaktu waktu ada masalah baik itu Jamban atau sanitasi.

Bapak Yunus Ambar Nurwanta, ST, MM Pengendali Dampak Lingkungan Ahli Muda, menyampaikan, ” bagi yang mendapatkan bantuan Jamban setelah jadi langsung digunakan untuk menuju sanitasi aman itu harus memperhatikan saat buang air besar pastikan benar masuk closet, gunakan closet leher angsa, septictank sudah kedap air tidak bocor atau meresap, ada batas waktu penggunaan 3-5 tahun untuk dikuras semua ini harus ada komitmen dari pengguna dengan DLH, selanjutnya lumpur tinja disedot diolah oleh Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) dari LH jadi tidak terus dibuang di sungai dan sebagainya. Jadi ada biaya untuk sedot, angkut dan mengolah, sehingga tidak dibuang sembarangan.

Pewarta : Rizky

Berita Terkait

Pererat Silaturahmi Ramadan, Team Sedulur Aktivis Demak (SAD) Gelar Buka Puasa Bersama
Di Balik Jeruji Rutan Salatiga: Warga Binaan Khatamkan Al-Qur’an, Ramadan Jadi Titik Balik Hidup
Lapas Purwodadi Diuji Ombudsman RI Jateng, Erik Murdiyanto Tegaskan Komitmen Pelayanan Prima Bebas Maladministrasi
Sinergi APH Makin Solid, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Purwodadi Luncurkan Terobosan Kunjungan Tahanan Online
12 Pegawai Rumah Tahanan Negara Salatiga Naik Pangkat, Karutan: Bukti Dedikasi dan Integritas  
Teken Kontrak Usai Lebaran, Exit Tol Patimura Salatiga Akhirnya Masuk Tahap Realisasi
Doa Menggema dari Balik Jeruji: Puluhan WBP Rutan Salatiga Shalat Ghaib untuk Try Sutrisno
Impor 105 Ribu Mobil Pikap untuk Koperasi Desa Merah Putih Tuai Pro dan Kontra

Berita Terkait

Sabtu, 14 Maret 2026 - 23:48

Pererat Silaturahmi Ramadan, Team Sedulur Aktivis Demak (SAD) Gelar Buka Puasa Bersama

Senin, 9 Maret 2026 - 21:56

Di Balik Jeruji Rutan Salatiga: Warga Binaan Khatamkan Al-Qur’an, Ramadan Jadi Titik Balik Hidup

Senin, 9 Maret 2026 - 19:17

Lapas Purwodadi Diuji Ombudsman RI Jateng, Erik Murdiyanto Tegaskan Komitmen Pelayanan Prima Bebas Maladministrasi

Kamis, 5 Maret 2026 - 20:15

Sinergi APH Makin Solid, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Purwodadi Luncurkan Terobosan Kunjungan Tahanan Online

Kamis, 5 Maret 2026 - 17:45

12 Pegawai Rumah Tahanan Negara Salatiga Naik Pangkat, Karutan: Bukti Dedikasi dan Integritas  

Rabu, 4 Maret 2026 - 22:25

Teken Kontrak Usai Lebaran, Exit Tol Patimura Salatiga Akhirnya Masuk Tahap Realisasi

Senin, 2 Maret 2026 - 22:12

Doa Menggema dari Balik Jeruji: Puluhan WBP Rutan Salatiga Shalat Ghaib untuk Try Sutrisno

Sabtu, 28 Februari 2026 - 16:13

Impor 105 Ribu Mobil Pikap untuk Koperasi Desa Merah Putih Tuai Pro dan Kontra

Berita Terbaru

error: Content is protected !!