POLDA JATENG BONGKAR PRODUKSI PUPUK TAK SESUAI STANDAR, PETANI DIRUGIKAN

Sabtu, 12 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Semarang |Jejakkasusindonesianews.com-Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jawa Tengah berhasil mengungkap praktik produksi pupuk tidak sesuai standar di Kabupaten Boyolali. Kasus ini menjadi perhatian karena berdampak langsung terhadap nasib petani dan kelestarian lahan pertanian.

Konferensi pers pengungkapan kasus dipimpin Dirreskrimsus Kombes Pol Arif Budiman bersama Kabid Humas Kombes Pol Artanto, perwakilan Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Jateng, serta peneliti dari Fakultas Pertanian Universitas Diponegoro (Undip).

Pengungkapan bermula dari laporan masyarakat di Sragen yang mencurigai pupuk bermerek Enviro dan Spartan. Penelusuran Ditreskrimsus mengarah ke sebuah perusahaan berbentuk CV yang dimiliki oleh tersangka berinisial TS.

“Perusahaan ini memiliki legalitas formal, namun isi produknya tidak sesuai dengan komposisi yang tercantum di kemasan,” ungkap Kombes Arif Budiman.

Dua lokasi pabrik di Boyolali yang menjadi tempat produksi telah ditutup. Produksi pupuk ini diperkirakan mencapai 260 hingga 400 ton per bulan dan disalurkan ke wilayah Sragen, Karanganyar, serta Boyolali.

Kandungan Didominasi Dolomit, Bukan Unsur Hara

Hasil uji laboratorium dari Balai Penerapan Standar Instrumen Pertanian Jawa Tengah dan tim peneliti Undip menunjukkan bahwa kandungan utama dalam pupuk tersebut adalah dolomit, bukan unsur hara yang dibutuhkan tanaman.

“Jika digunakan terus-menerus, dolomit dapat membuat tanah terlalu basa, menyebabkan unsur mineral sulit diserap, dan pada akhirnya menurunkan produktivitas bahkan menyebabkan gagal panen,” ujar Fajri, peneliti dari Fakultas Pertanian Undip.

Sementara itu, Kasi Pupuk dan Pembiayaan Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Jateng, Asil Tri Yuniati, menekankan pentingnya distribusi pupuk yang telah melalui uji mutu laboratorium dan memiliki izin edar resmi dari Kementerian Pertanian.

Langkah Tegas, Demi Lindungi Petani

Polda Jateng memastikan akan terus menindak tegas pelaku usaha yang memproduksi pupuk di luar ketentuan standar mutu. Langkah ini merupakan bentuk perlindungan terhadap petani yang menjadi ujung tombak ketahanan pangan nasional.

[Yogie PS]

 

 

Loading

Berita Terkait

Kepemimpinan Perempuan Menguat di Era Digital” Kapolres Semarang Dorong Inovasi dan Integritas!!
Rotasi Besar Polres Semarang, Kapolres Tekankan Integritas dan Pelayanan Tanpa Menyakiti Masyarakat
Polda Jateng Bongkar 53 Kasus Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi” 60 Tersangka Diamankan!!
Siaga May Day 2026″ Kapolres Semarang Tegaskan Pendekatan Humanis dalam Pengamanan
Kapolres Boyolali Turun Langsung” Pastikan Pasukan Siap Amankan May Day Tanpa Celah
Kapolres Boyolali Apresiasi Lomba Video AI, Dorong Pelajar Jadi Garda Depan” Anti Kriminalitas Digital
Kapolres Boyolali Dorong Transformasi Layanan Digital, Tekankan Profesionalisme Personel
Kunjungan Menteri Bappenas di Boyolali Berjalan Lancar”  Sektor Peternakan Jadi Sorotan

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 22:45

Kepemimpinan Perempuan Menguat di Era Digital” Kapolres Semarang Dorong Inovasi dan Integritas!!

Rabu, 6 Mei 2026 - 18:07

Rotasi Besar Polres Semarang, Kapolres Tekankan Integritas dan Pelayanan Tanpa Menyakiti Masyarakat

Selasa, 5 Mei 2026 - 16:38

Polda Jateng Bongkar 53 Kasus Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi” 60 Tersangka Diamankan!!

Kamis, 30 April 2026 - 14:50

Siaga May Day 2026″ Kapolres Semarang Tegaskan Pendekatan Humanis dalam Pengamanan

Kamis, 30 April 2026 - 14:00

Kapolres Boyolali Turun Langsung” Pastikan Pasukan Siap Amankan May Day Tanpa Celah

Rabu, 29 April 2026 - 21:21

Kapolres Boyolali Apresiasi Lomba Video AI, Dorong Pelajar Jadi Garda Depan” Anti Kriminalitas Digital

Rabu, 29 April 2026 - 20:54

Kapolres Boyolali Dorong Transformasi Layanan Digital, Tekankan Profesionalisme Personel

Rabu, 29 April 2026 - 20:46

Kunjungan Menteri Bappenas di Boyolali Berjalan Lancar”  Sektor Peternakan Jadi Sorotan

Berita Terbaru

error: Content is protected !!