Bus Tabrak Truk di Batas Kota Ungaran, Arus Lalu Lintas Sempat Tersendat

Rabu, 9 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ungaran|Jejakkasusindonesianews.com-Kecelakaan lalu lintas terjadi di kawasan batas Kota Taman Serasi Ungaran, Kabupaten Semarang, pada Senin sore (8/7). Insiden ini melibatkan sebuah Bus Trans Semarang dengan truk milik PLN yang saat itu sedang melakukan instalasi jaringan listrik di ruas Jl. Gatot Subroto.

Kapolres Semarang AKBP Ratna Quratul Ainy, S.I.K., M.Si., melalui Kasat Lantas AKP Lingga Ramadhani, S.T.K., S.I.K., CPHR., memberikan keterangan resmi terkait kejadian tersebut.

“Truk bernomor polisi H 9619 SG milik PLN sedang melakukan pekerjaan pemeliharaan jaringan listrik sekitar 150 meter setelah batas kota, dari arah Kota Semarang menuju Kabupaten Semarang. Saat itu, dari arah yang sama, bus Trans Semarang H 7332 OQ melaju dan menabrak bagian belakang truk,” jelas AKP Lingga.

Benturan keras menyebabkan truk melintang dan menutup sebagian jalur utama Ungaran, sehingga arus lalu lintas dari arah Semarang sempat tersendat.

Tragisnya, kecelakaan ini mengakibatkan pengemudi truk, Mrayadi (55), meninggal dunia di lokasi kejadian. Menurut informasi, korban saat itu sedang mengoperasikan mesin katrol di sisi truk.

“Saat kejadian, korban berada di samping truk untuk mengoperasikan alat katrol. Akibat tabrakan, korban terdorong ke badan truk dan mengalami luka fatal hingga meninggal dunia di tempat,” tambah AKP Lingga, didampingi Kanit Gakkum Ipda Handriyani.

Hingga saat ini, pengemudi bus Trans Semarang, Wiwit (48), warga Kota Semarang, tengah diperiksa oleh Unit Laka Sat Lantas Polres Semarang untuk menyelidiki penyebab pasti kecelakaan.

Petugas kepolisian lalu lintas segera turun ke lokasi untuk melakukan pengaturan arus kendaraan. Sistem buka tutup (contra flow) diberlakukan demi mengurai kepadatan dan menjaga kelancaran lalu lintas dari dua arah.

[Yogie PS]

 

 

Loading

Berita Terkait

Brutal! Lawan Polisi dan Rampas Barang Bukti Saat Razia, 4 Pemuda Kudus Terancam 15 Tahun Penjara
Petasan Maut Meledak Jelang Takbiran di Semarang: Bocah 9 Tahun Tewas, Rumah Hancur
Si Jago Merah Ngamuk di Tengaran, Usaha Oven Kayu Terbakar” Kerugian Tembus Rp50 Juta
Lagi! Bayi Perempuan Ditemukan Tewas di Sungai, DP3KB Semarang Serukan Gerakan Empati Massal
Sadis! Bayi Perempuan Dibuang di Sungai Senjoyo, Warga Boto Bancak Dibuat Geger
Tragis! Bayi Prematur Dibuang Dalam Kaleng Bekas Roti di Sungai Leyangan, Polisi Buru Pelaku
Konsleting Motor Picu Kebakaran, Rumah Triningsih di Kaliwungu dan Dua Motor Ludes Dilalap Api
Tukang Tebas Tewas di Atas Pohon Kelapa Saat Cari Janur, Warga Brangkongan Geger Laporan

Berita Terkait

Sabtu, 21 Maret 2026 - 16:31

Brutal! Lawan Polisi dan Rampas Barang Bukti Saat Razia, 4 Pemuda Kudus Terancam 15 Tahun Penjara

Jumat, 20 Maret 2026 - 11:43

Petasan Maut Meledak Jelang Takbiran di Semarang: Bocah 9 Tahun Tewas, Rumah Hancur

Selasa, 17 Maret 2026 - 22:04

Si Jago Merah Ngamuk di Tengaran, Usaha Oven Kayu Terbakar” Kerugian Tembus Rp50 Juta

Selasa, 17 Maret 2026 - 15:12

Lagi! Bayi Perempuan Ditemukan Tewas di Sungai, DP3KB Semarang Serukan Gerakan Empati Massal

Selasa, 17 Maret 2026 - 14:55

Sadis! Bayi Perempuan Dibuang di Sungai Senjoyo, Warga Boto Bancak Dibuat Geger

Senin, 16 Maret 2026 - 16:14

Tragis! Bayi Prematur Dibuang Dalam Kaleng Bekas Roti di Sungai Leyangan, Polisi Buru Pelaku

Minggu, 15 Maret 2026 - 14:57

Konsleting Motor Picu Kebakaran, Rumah Triningsih di Kaliwungu dan Dua Motor Ludes Dilalap Api

Sabtu, 14 Maret 2026 - 17:46

Tukang Tebas Tewas di Atas Pohon Kelapa Saat Cari Janur, Warga Brangkongan Geger Laporan

Berita Terbaru

error: Content is protected !!