Kapolda Jatim Ikut Turun Cari Korban KMP Tunu Pratama yang Tenggelam di Selat Bali

Jumat, 4 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANYUWANGI ||Jejakkasusindonsianews.com-Polda Jatim menyatakan duka mendalam atas tragedi tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya di perairan Selat Bali, Rabu (2/7/2025) malam.

Hingga Jumat (4/7/2025), upaya pencarian dan evakuasi korban masih terus dilakukan dengan melibatkan berbagai unsur gabungan.

Kapolda Jawa Timur Irjen Pol. Nanang Avianto turun langsung ke lapangan untuk memantau rute perjalanan yang dilintasi KMP Tunu Pratama Jaya dari Pelabuhan Ketapang Banyuwangi menuju Pelabuhan Gilimanuk Bali melalui Line Port Center (LPC).

Dengan didampingi Dirpolair Polda Jatim Kombes Arman Asmara Syarifuddin, Kapolda Jatim berada di ruangan LPC sekitar 10 menit untuk mendapatkan gambaran area pencarian dan analisis kebutuhan penyelamatan dan keamanan perjalanan kendaraan yang melakukan pelayanan komersil dan kapal-kapal yang melakukan upaya pencarian.

Selanjutnya, Kapolda Jatim mendatangi pusat informasi krisis center di ruang tunggu ASDP Ketapang dan menggelar rakor bersama sejumlah instansi terkait diantaranya Basarnas, TNI, KSOP, ASDP, BPTD dan BMKG.

Kemudian, rombongan Kapolda Jatim melakukan pantauan melalui udara menggunakan helikopter menyisir lokasi tenggelamnya kapal.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Jules Abraham Abast mengatakan Polda Jatim telah mengerahkan kekuatan maksimal untuk mendukung operasi SAR di wilayah perairan Ketapang-Gilimanuk.

“Jadi dapat saya sampaikan, tentunya pertama-tama kami mewakili Bapak Kapolda Jatim mengucapkan turut berduka cita dan prihatin atas musibah tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya,” ujar Kombes Abast, Jumat (4/7/2025).

Ia menambahkan, saat ini dari jajaran kepolisian, khususnya Polda Jawa Timur, telah bekerja sama dengan instansi terkait melakukan kegiatan pencarian, pertolongan, serta evakuasi korban terhadap musibah tenggelamnya kapal yang terjadi diperkirakan tadi malam sekitar pukul 23.20 WIB.

Dalam upaya pencarian, Polda Jatim telah menurunkan Enam kapal patroli yang menyisir sepanjang perairan Ketapang-Gilimanuk.

Selain itu, satu unit helikopter Polri dikerahkan untuk membantu pemantauan dari udara.

Sementara itu, proses evakuasi korban dilakukan bersama Basarnas Surabaya, Lanal Banyuwangi, TNI, serta relawan dan instansi terkait lainnya.

“Hingga saat ini korban yang berhasil ditemukan mencapai 35 orang, yang terdiri dari 29 orang selamat dan 6 orang meninggal dunia,” ujar Kombes Abast di Pelabuhan Ketapang Banyuwangi.

Menurut Kombes Abast, seluruh korban ditemukan di wilayah perairan Bali dan ditangani Polres Jembrana Polda Bali.

“Korban yang meninggal dunia sebelumnya telah diidentifikasi oleh Tim DVI Polda Bali di Posko Gilimanuk Bali, dan setelah selesai proses identifikasi kemudian berkoordinasi dengan Tim DVI Polda Jatim yang ada di Posko Ketapang Banyuwangi untuk menerima ke 6 jenasah di Posko Ketapang Banyuwangi,” terang Kombes Abast.

Kabid Humas Polda Jatim menambahkan,6 jenazah korban yang meninggal dunia telah diserahkan oleh Menteri Perhubungan dengan didampingi Kapolda Jatim ke pihak keluarga di pelabuhan Ketapang Banyuwangi, Kamis (3/7) malam.

Pencarian dan evakuasi korban KMP Tunu Pratama Jaya dipastikan akan terus dilakukan hingga seluruh penumpang ditemukan, dengan koordinasi penuh bersama Basarnas, TNI, ASDP, dan pemerintah daerah setempat.

Proses pencarian itu dimulai sejak informasi pertama diterima pada Rabu (2/7) malam.

Polda Jatim segera berkoordinasi dengan pihak ASDP, Perhubungan, dan Basarnas untuk melakukan upaya penyisiran.

Hingga kini, 35 personel dari Ditpolairud Polda Jatim dan sejumlah personel dari Baharkam Polri serta Polresta Banyuwangi telah diterjunkan membantu operasi pencarian bersama instansi terkait. (Galih)

Loading

Berita Terkait

Diguyur Hujan, Ade Papa Rihi Tetap Pimpin Langsung Urai Macet di Exit Tol Salatiga
Puncak Arus Balik Memuncak, Polres Semarang Terapkan One Way Lokal dari Salatiga ke Banyumanik
One Way Nasional Diberlakukan, Listyo Sigit Prabowo Imbau Pemudik Utamakan Keselamatan Kapolri Flag Off One Way 
Polisi Jaga Tas Pemudik yang Tertinggal di Rest Area Pemalang, Rasa Aman Pun Kembali
Rest Area 456 B Diserbu Pemudik, Polres Semarang dan Dit Lantas Terapkan One Way Lokal Demi Urai Macet
Arus Balik Meledak! Polres Semarang Putar Otak, Lalin Direkayasa dan Rest Area Dibatasi
Ketika Nyawa Dipertaruhkan, 110 Jadi Penyelamat: Polisi Kawal Pasien Hingga Selamat
Wisata Membludak di Hari Kedua Lebaran, Polres Semarang Siagakan Tim Urai Lalu Lintas

Berita Terkait

Selasa, 24 Maret 2026 - 21:54

Diguyur Hujan, Ade Papa Rihi Tetap Pimpin Langsung Urai Macet di Exit Tol Salatiga

Selasa, 24 Maret 2026 - 19:48

Puncak Arus Balik Memuncak, Polres Semarang Terapkan One Way Lokal dari Salatiga ke Banyumanik

Selasa, 24 Maret 2026 - 16:57

One Way Nasional Diberlakukan, Listyo Sigit Prabowo Imbau Pemudik Utamakan Keselamatan Kapolri Flag Off One Way 

Selasa, 24 Maret 2026 - 11:58

Rest Area 456 B Diserbu Pemudik, Polres Semarang dan Dit Lantas Terapkan One Way Lokal Demi Urai Macet

Senin, 23 Maret 2026 - 20:41

Arus Balik Meledak! Polres Semarang Putar Otak, Lalin Direkayasa dan Rest Area Dibatasi

Minggu, 22 Maret 2026 - 21:14

Ketika Nyawa Dipertaruhkan, 110 Jadi Penyelamat: Polisi Kawal Pasien Hingga Selamat

Minggu, 22 Maret 2026 - 17:05

Wisata Membludak di Hari Kedua Lebaran, Polres Semarang Siagakan Tim Urai Lalu Lintas

Minggu, 22 Maret 2026 - 16:20

Arus Lalin Hari Kedua Lebaran Meningkat, Jalur Arteri dan Tol Semarang, Bawen Padat

Berita Terbaru

error: Content is protected !!