Kejagung Usut Dugaan Korupsi Rp9,9 Triliun di Proyek Digitalisasi Pendidikan Kemendikbudristek

Kamis, 29 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta||Jejakkasusindonesianews.com, Kejaksaan Agung (Kejagung) tengah mengusut dugaan tindak pidana korupsi dalam proyek pengadaan digitalisasi pendidikan di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) pada periode 2019 hingga 2023. Anggaran yang digelontorkan pemerintah untuk proyek ini mencapai hampir Rp10 triliun.

 

Pengusutan dilakukan menyusul temuan kejanggalan dalam pengadaan perangkat Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) yang diperuntukkan bagi sekolah-sekolah di seluruh Indonesia. Salah satu sorotan utama adalah pengadaan laptop Chromebook yang disebut-sebut tidak sesuai kebutuhan di lapangan dan diduga tidak melalui kajian memadai.

 

Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Kejagung, Kuntadi, menyatakan hingga kini pihaknya telah memeriksa 28 saksi, termasuk dua mantan staf khusus Menteri Nadiem Makarim. Penggeledahan juga dilakukan di apartemen milik keduanya, dengan penyitaan sejumlah dokumen dan perangkat elektronik sebagai barang bukti.

 

“Pemeriksaan masih berjalan. Kami mendalami potensi adanya penyimpangan dalam pengadaan dan pengelolaan anggaran program ini,” ujar Kuntadi dalam keterangan pers, Selasa (28/5).

 

Sebelumnya, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dalam audit tahun 2021 menemukan pemborosan anggaran senilai Rp9,3 miliar pada pengadaan jasa konsultansi platform digital pendidikan. BPK menilai pelaksanaan proyek tidak sesuai ketentuan, seperti penggunaan jenis kontrak yang tidak tepat, tidak adanya kajian teknis, hingga pemenang lelang tunggal pada beberapa proyek besar.

 

Program digitalisasi ini dibiayai melalui skema Dana Alokasi Khusus (DAK) dan anggaran dari satuan pendidikan dengan total nilai Rp9,9 triliun. Proyek tersebut digagas untuk mendukung asesmen kompetensi minimum (AKM) dan transformasi digital pendidikan.

 

Menanggapi penyelidikan tersebut, Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Fajar Riza Ul Haq, menyatakan bahwa kementeriannya menghormati proses hukum yang tengah berlangsung dan siap bekerja sama penuh dengan aparat penegak hukum.

 

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga telah mengingatkan Kemendikbudristek agar memperkuat integritas dan mencegah praktik korupsi dalam sektor pendidikan, terutama dalam proyek-proyek berskala besar.

 

Hingga berita ini diturunkan, Kejagung belum menetapkan tersangka dalam kasus ini.(M.Adi-Red)

Loading

Berita Terkait

SMK di Kebumen, Dendam Antarsekolah Turun-Temurun Terbongkar!
POLRES KENDAL TURUN TANGAN”  SISWA DISERET KE REALITA BAHAYA BULLYING DAN KENAKALAN REMAJA
Digerebek Dini Hari! Polisi Bubarkan Balap Liar di JLS Pati” 7 Remaja Diamankan
Jelang May Day, Polisi Masuk Sekolah: Siswa Diminta Tak Terprovokasi Aksi
Semarak Hari Kartini! Polisi Turun Tangan Amankan Lomba Kreatif Anak TK di Karanggede
PPDB SDN 1 Bulungan Diduga Tidak Transparan, Wali Murid Minta Disdikpora Jepara Turun Tangan
Skandal Pembangunan MAN Salatiga: Tanpa Papan Anggaran, K3 Amburadul, Dana Dipertanyakan!
Bukan Sekadar Lomba, Kapolres Semarang Cetak Agen Perubahan Lewat Video AI Kamtibmas
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 20:34

SMK di Kebumen, Dendam Antarsekolah Turun-Temurun Terbongkar!

Senin, 27 April 2026 - 20:28

POLRES KENDAL TURUN TANGAN”  SISWA DISERET KE REALITA BAHAYA BULLYING DAN KENAKALAN REMAJA

Minggu, 26 April 2026 - 11:57

Digerebek Dini Hari! Polisi Bubarkan Balap Liar di JLS Pati” 7 Remaja Diamankan

Kamis, 23 April 2026 - 11:28

Jelang May Day, Polisi Masuk Sekolah: Siswa Diminta Tak Terprovokasi Aksi

Selasa, 21 April 2026 - 18:13

Semarak Hari Kartini! Polisi Turun Tangan Amankan Lomba Kreatif Anak TK di Karanggede

Minggu, 8 Maret 2026 - 13:23

PPDB SDN 1 Bulungan Diduga Tidak Transparan, Wali Murid Minta Disdikpora Jepara Turun Tangan

Kamis, 5 Maret 2026 - 16:05

Skandal Pembangunan MAN Salatiga: Tanpa Papan Anggaran, K3 Amburadul, Dana Dipertanyakan!

Selasa, 24 Februari 2026 - 09:16

Bukan Sekadar Lomba, Kapolres Semarang Cetak Agen Perubahan Lewat Video AI Kamtibmas

Berita Terbaru

error: Content is protected !!