Polisi Antar Jemput Siswa Menggunakan Perahu Karet” Banjir Di Demak 

Senin, 26 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Demak-Jejakkasusondonesianews.com, Musim kemarau basah yang melanda sebagian besar Pulau Jawa mengakibatkan beberapa desa di Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak mengalami banjir yang diakibatkan oleh intensitas hujan tinggi dan meluapnya air laut ke daratan.

Menyikapi hal tersebut, Polres Demak menyediakan perahu untuk membantu siswa di Desa Sayung dan Lengkong karena terdampak banjir untuk diantar ke sekolah agar bisa mengikuti proses belajar.

Kapolres Demak AKBP Ari Cahya Nugraha melalui Kasat Samapta AKP Wasito mengatakan banwa pihaknya telah menerjunkan 4 perahu karet untuk layanan antar siswa ke sekolah maupun kepulangannya.

“Masih tingginya curah hujan di wilayah Demak, khususnya di Kecamatan Sayung menyebabkan genangan air di Desa Sayung dan Lengkong mengalami kenaikan sehingga memaksa anak-anak untuk berangkat dan pulang sekolah harus menggunakan perahu,” kata Wasito, Senin (26/5/2025) pagi.

Di desa tersebut, lanjut Wasito, terdapat SD Negeri 4 Sayung, Raudhatul Athfal (RA), Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA) Yayasan Al Fathoni Nurussalam Ponpes Hidayatul Qur’an, sehingga sejumlah siswa kesulitan mengakses jalan menuju ke sekolah akibat banjir.

Dalam kegiatan itu pihaknya menerjunkan 30 personel dari Satsampta di bantu Polsek Sayung untuk membantu antar jemput siswa maupun evakuasi warga ketempat aman dari banjir.

“Dengan adanya bantuan antar jemput menggunakan perahu, para siswa tersebut tetap bisa mengikuti proses belajar dengan nyaman dalam kondisi seragam tetap kering,” ungkapnya.

Dia menambahkan, bantuan antar jemput siswa yang dilakukan pihaknya akan dilakukan setiap hari sampai kondisi banjir di desa tersebut surut.

“Ini merupakan wujud Polri hadir untuk masyarakat. Kami selalu siap sedia dalam kondisi apapun untuk memberikan rasa aman dan nyaman terhadap warga yang membutuhkan bantuan. Semoga yang kami lakukan ini dapat bermanfaat untuk masyarakat,” pungkasnya.[Hms /Angger S]

Loading

Berita Terkait

Brutal! Lawan Polisi dan Rampas Barang Bukti Saat Razia, 4 Pemuda Kudus Terancam 15 Tahun Penjara
Petasan Maut Meledak Jelang Takbiran di Semarang: Bocah 9 Tahun Tewas, Rumah Hancur
Si Jago Merah Ngamuk di Tengaran, Usaha Oven Kayu Terbakar” Kerugian Tembus Rp50 Juta
Lagi! Bayi Perempuan Ditemukan Tewas di Sungai, DP3KB Semarang Serukan Gerakan Empati Massal
Sadis! Bayi Perempuan Dibuang di Sungai Senjoyo, Warga Boto Bancak Dibuat Geger
Tragis! Bayi Prematur Dibuang Dalam Kaleng Bekas Roti di Sungai Leyangan, Polisi Buru Pelaku
Konsleting Motor Picu Kebakaran, Rumah Triningsih di Kaliwungu dan Dua Motor Ludes Dilalap Api
Tukang Tebas Tewas di Atas Pohon Kelapa Saat Cari Janur, Warga Brangkongan Geger Laporan

Berita Terkait

Sabtu, 21 Maret 2026 - 16:31

Brutal! Lawan Polisi dan Rampas Barang Bukti Saat Razia, 4 Pemuda Kudus Terancam 15 Tahun Penjara

Jumat, 20 Maret 2026 - 11:43

Petasan Maut Meledak Jelang Takbiran di Semarang: Bocah 9 Tahun Tewas, Rumah Hancur

Selasa, 17 Maret 2026 - 22:04

Si Jago Merah Ngamuk di Tengaran, Usaha Oven Kayu Terbakar” Kerugian Tembus Rp50 Juta

Selasa, 17 Maret 2026 - 15:12

Lagi! Bayi Perempuan Ditemukan Tewas di Sungai, DP3KB Semarang Serukan Gerakan Empati Massal

Selasa, 17 Maret 2026 - 14:55

Sadis! Bayi Perempuan Dibuang di Sungai Senjoyo, Warga Boto Bancak Dibuat Geger

Senin, 16 Maret 2026 - 16:14

Tragis! Bayi Prematur Dibuang Dalam Kaleng Bekas Roti di Sungai Leyangan, Polisi Buru Pelaku

Minggu, 15 Maret 2026 - 14:57

Konsleting Motor Picu Kebakaran, Rumah Triningsih di Kaliwungu dan Dua Motor Ludes Dilalap Api

Sabtu, 14 Maret 2026 - 17:46

Tukang Tebas Tewas di Atas Pohon Kelapa Saat Cari Janur, Warga Brangkongan Geger Laporan

Berita Terbaru

error: Content is protected !!