Satgas TNI Laksanakan Kegiatan Penguatan Ekonomi Warga

redaksi

Kamis, 27 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BEOGA – Satgas Yonif 700 melalui Pos Beoga yang bertugas di wilayah Papua kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kesejahteraan masyarakat setempat. Satgas TNI Pos Beoga yang dipimpin oleh Lettu Inf Rahmadanu melakukan kegiatan pembelian langsung hasil pertanian dari petani di Beoga, sebuah langkah yang bertujuan untuk memperkuat perekonomian lokal serta meningkatkan motivasi petani dalam mengelola hasil tani mereka.(28/03/2025)

Kegiatan borong hasil tani ini melibatkan pembelian berbagai komoditas lokal, seperti sayuran, buah-buahan, dan rempah-rempah yang diproduksi oleh masyarakat Beoga. Lettu Inf Rahmadanu menegaskan bahwa kegiatan ini bukan hanya sebagai bentuk dukungan terhadap petani, tetapi juga untuk mengurangi kesulitan mereka dalam memasarkan produk pertanian ke luar daerah.

“Dengan membeli langsung hasil tani dari petani lokal, kami berharap dapat membantu mereka memperoleh pendapatan yang lebih baik. Ini juga salah satu bentuk penguatan ekonomi masyarakat yang telah lama membutuhkan akses pasar yang lebih luas,” ujar Letda Inf Rahmadanu.

Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat setempat, khususnya di daerah yang masih sering mengalami kesulitan dalam hal akses dan distribusi barang. Satgas TNI berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak positif jangka panjang bagi pertumbuhan ekonomi di Beoga.

Dalam kegiatan tersebut, sejumlah petani mengungkapkan rasa terima kasihnya atas perhatian yang diberikan oleh Satgas TNI. “Kami sangat terbantu dengan adanya pembelian langsung ini. Kami tidak perlu khawatir lagi mencari pembeli, dan hasil tani kami bisa langsung terjual dengan harga yang lebih layak,” ujar salah seorang warga Beoga.

Kegiatan ini juga merupakan bagian dari program pemberdayaan masyarakat yang dilakukan oleh TNI di wilayah Papua, sebagai upaya untuk menciptakan stabilitas sosial-ekonomi di tengah tantangan geografis dan logistik yang cukup berat di wilayah tersebut.

Autentikasi : Pen Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 700 Wira Yudha Cakti

(Via Adelina)

Loading

Berita Terkait

Terbongkar! Toko Emas Ilegal Tampung Hasil PETI Digerebek, 260 Gram Emas Disita Polisi
Alarm PWI ” Karya Jurnalistik Terancam, UU Hak Cipta Harus Direvisi
Masyarakat Adat Punan Uheng Kereho Tegas Tolak ” PT KWI Masuk Wilayah Adat
Dokumen Fiktif, Jaringan Lintas Negara Terbongkar” Diduga Libatkan Rantai Distribusi Terorganisir
Semalam Suntuk di Surabaya! BOREG SURAN Bikin Reog Menggelegar, Tradisi Lokal Naik Kelas Dunia!!
BBM Non-Subsidi Melejit! PT Pertamina (Persero) Naikkan Harga Hingga Rp9.000/Liter per 18 April 2026
Tak Main-Main! Muslimlaw & Partners Kuasai 1.036 Ha Tanah Landreform, Penggarap Tanpa Hak Terancam Ditindak Tegas
APRI Kalteng Tancap Gas: Ribuan Penambang Ilegal Dibina Menuju Legal dan Berkelanjutan
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 20:18

Terbongkar! Toko Emas Ilegal Tampung Hasil PETI Digerebek, 260 Gram Emas Disita Polisi

Minggu, 26 April 2026 - 15:03

Alarm PWI ” Karya Jurnalistik Terancam, UU Hak Cipta Harus Direvisi

Jumat, 24 April 2026 - 18:42

Masyarakat Adat Punan Uheng Kereho Tegas Tolak ” PT KWI Masuk Wilayah Adat

Rabu, 22 April 2026 - 20:47

Dokumen Fiktif, Jaringan Lintas Negara Terbongkar” Diduga Libatkan Rantai Distribusi Terorganisir

Minggu, 19 April 2026 - 15:16

Semalam Suntuk di Surabaya! BOREG SURAN Bikin Reog Menggelegar, Tradisi Lokal Naik Kelas Dunia!!

Sabtu, 18 April 2026 - 18:02

BBM Non-Subsidi Melejit! PT Pertamina (Persero) Naikkan Harga Hingga Rp9.000/Liter per 18 April 2026

Jumat, 17 April 2026 - 07:55

Tak Main-Main! Muslimlaw & Partners Kuasai 1.036 Ha Tanah Landreform, Penggarap Tanpa Hak Terancam Ditindak Tegas

Jumat, 10 April 2026 - 22:09

APRI Kalteng Tancap Gas: Ribuan Penambang Ilegal Dibina Menuju Legal dan Berkelanjutan

Berita Terbaru

error: Content is protected !!