Warga Desa Cimohong Demo PT Daehan Global Brebes, Tuntut Ganti Rugi Yang Setimpal

redaksi

Rabu, 19 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BREBES – Warga Desa Cimohong, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes, menggelar aksi unjuk rasa di depan pabrik garmen PT Daehan Global Brebes,19Februari 2025.

Nanang Perwakilan dari perusahaan”Itu hanya limpasan air hujan. Kalau ada limbah dari WWTP atau IPAL, airnya sudah melalui proses pengolahan dan dalam kondisi bersih. Jika memang ada bukti kerugian yang disebabkan oleh pabrik, kami mempersilakan warga untuk menempuh jalur hukum,” kata Nanang.

Ia juga menjelaskan bahwa sistem IPAL perusahaan berfungsi dengan baik dan diawasi secara ketat. Oleh karena itu, tudingan pencemaran lingkungan yang diarahkan kepada perusahaan dianggap tidak berdasar.

“Kami terbuka terhadap jalur hukum jika ada bukti konkret. Jika tidak puas dengan hasil mediasi, warga bisa menempuh jalur hukum sesuai ketentuan yang berlaku,” lanjutnya.

“Nanang juga memaparkan bahwa sejak perusahaan mulai beroperasi pada Maret 2018, PT Daehan Global Brebes telah memberikan kontribusi kepada masyarakat sekitar melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).

Bantuan CSR tersebut, kata Nanang, berupa limbah karton, plastik, dan duplek dengan total sekitar 428 ton senilai Rp 648 juta.

“Selama operasional perusahaan, kami sudah memberikan CSR kepada warga berupa limbah karton, plastik, dan duplek dengan estimasi total nilai mencapai Rp 648 juta. Ini sebagai bentuk kepedulian perusahaan kepada masyarakat sekitar,” Ungkap…

Nanang,menegaskan bahwa pihaknya akan terus berkomitmen untuk menjaga hubungan baik dengan warga sekitar dan menjalankan tanggung jawab sosialnya. Ia berharap warga tetap tenang dan jika merasa dirugikan, dapat menempuh mekanisme hukum yang berlaku.

Warga Desak Tindakan Nyata

Aksi demo hari ini di kawal dengan dua ormas GMBI dan Grib jaya yang akan mengawal di sertakan anggota nya yg lebih besar sampai tuntutan masyarakat bisa tercapai yg kena dampak nya.

Meski pihak perusahaan telah memberikan penjelasan, warga tetap bersikeras agar PT Daehan Global Brebes segera memenuhi tuntutan mereka.

Aksi diakhiri dengan pernyataan sikap dari warga yang menegaskan akan terus memperjuangkan hak mereka hingga tuntutan ganti rugi atas dugaan pencemaran tersebut dikabulkan.

Para demonstran membubarkan diri dengan tertib setelah menyampaikan aspirasinya. Mereka berjanji akan terus memantau langkah-langkah yang diambil oleh pihak perusahaan dan pemerintah setempat.

AR, Koordinator Demo menyampaikan” Jika tidak ada penyelesaian yang memuaskan, warga Cimohong mengancam akan melakukan aksi yang lebih besar lagi dari hari ini,dalam waktu dekat.(Ria Lestari)

Loading

Berita Terkait

POLRES KENDAL TURUN TANGAN”  SISWA DISERET KE REALITA BAHAYA BULLYING DAN KENAKALAN REMAJA
Digerebek Dini Hari! Polisi Bubarkan Balap Liar di JLS Pati” 7 Remaja Diamankan
Jelang May Day, Polisi Masuk Sekolah: Siswa Diminta Tak Terprovokasi Aksi
Semarak Hari Kartini! Polisi Turun Tangan Amankan Lomba Kreatif Anak TK di Karanggede
PPDB SDN 1 Bulungan Diduga Tidak Transparan, Wali Murid Minta Disdikpora Jepara Turun Tangan
Skandal Pembangunan MAN Salatiga: Tanpa Papan Anggaran, K3 Amburadul, Dana Dipertanyakan!
Bukan Sekadar Lomba, Kapolres Semarang Cetak Agen Perubahan Lewat Video AI Kamtibmas
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi Tinjau Longsor Leyangan, Pastikan Penanganan Darurat Tanpa Kompromi

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 20:28

POLRES KENDAL TURUN TANGAN”  SISWA DISERET KE REALITA BAHAYA BULLYING DAN KENAKALAN REMAJA

Minggu, 26 April 2026 - 11:57

Digerebek Dini Hari! Polisi Bubarkan Balap Liar di JLS Pati” 7 Remaja Diamankan

Kamis, 23 April 2026 - 11:28

Jelang May Day, Polisi Masuk Sekolah: Siswa Diminta Tak Terprovokasi Aksi

Selasa, 21 April 2026 - 18:13

Semarak Hari Kartini! Polisi Turun Tangan Amankan Lomba Kreatif Anak TK di Karanggede

Minggu, 8 Maret 2026 - 13:23

PPDB SDN 1 Bulungan Diduga Tidak Transparan, Wali Murid Minta Disdikpora Jepara Turun Tangan

Kamis, 5 Maret 2026 - 16:05

Skandal Pembangunan MAN Salatiga: Tanpa Papan Anggaran, K3 Amburadul, Dana Dipertanyakan!

Selasa, 24 Februari 2026 - 09:16

Bukan Sekadar Lomba, Kapolres Semarang Cetak Agen Perubahan Lewat Video AI Kamtibmas

Selasa, 17 Februari 2026 - 19:21

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi Tinjau Longsor Leyangan, Pastikan Penanganan Darurat Tanpa Kompromi

Berita Terbaru

error: Content is protected !!