Rakor Ketahanan Pangan Demak : Serapan Bulog Anjlok, Polres Dorong Langkah Cepat Selamatkan Petani

redaksi

Selasa, 14 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan | Mulyono : Editor  | Witriyani 

DEMAK |J EJAKKASUSINDONESIANEWS.COM – Kepolisian Resor (Polres) Demak menggelar rapat koordinasi (rakor) ketahanan pangan lintas sektor di Aula Wicaksana Laghawa, Selasa (14/4/2026). Forum ini menyoroti sejumlah persoalan mendasar, mulai dari belum optimalnya pemanfaatan lahan hingga rendahnya serapan hasil panen oleh Bulog.

Rakor dihadiri Kepala Kantor Ketahanan Pangan Kabupaten Demak Muhammad Mathori, perwakilan Dinas Pertanian, Badan Pusat Statistik (BPS), Bulog Kancab Semarang, ADM KPH Semarang, serta sejumlah perbankan seperti BRI, Bank Mandiri, dan Bank BTN Cabang Demak.

Kapolres Demak AKBP Arrizal Samelino Gandasaputra menegaskan bahwa ketahanan pangan memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas wilayah, termasuk keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Menurutnya, fluktuasi harga hingga kelangkaan bahan pokok dapat memicu potensi gangguan sosial.

“Ketahanan pangan berkaitan langsung dengan stabilitas kamtibmas. Karena itu, diperlukan langkah bersama untuk mengantisipasi potensi gangguan akibat persoalan pangan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, program ketahanan pangan yang telah berjalan sejak 2025 kini memasuki tahap penguatan pada 2026 dan menjadi bagian dari prioritas nasional. Polres Demak juga aktif mendukung percepatan swasembada pangan, khususnya pada komoditas jagung.

Dalam evaluasi rakor, terungkap tiga persoalan utama di lapangan. Pertama, masih banyak lahan yang belum dimanfaatkan secara optimal. Tercatat potensi lahan milik Polri sekitar 1.200 meter persegi, lahan pertanian 44,72 hektare, serta potensi lahan dari Dinas Pertanian mencapai 2.362 hektare.

Kedua, serapan hasil panen oleh Bulog yang masih jauh dari target. Dari target 8.500 ton pada 2026, realisasi baru mencapai 72 ton. Kondisi ini dinilai berdampak pada stabilitas harga dan kesejahteraan petani.

Ketiga, keterbatasan akses permodalan bagi petani. Minimnya sosialisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) menjadi salah satu penyebab rendahnya pemanfaatan fasilitas pembiayaan tersebut.
“Menghadapi kondisi ini tidak bisa dilakukan secara sektoral. Diperlukan kolaborasi lintas instansi agar solusi yang diambil tepat dan berkelanjutan,” tegas Kapolres.

Melalui rakor ini, Polres Demak mendorong sejumlah langkah strategis, di antaranya optimalisasi lahan tidur, penguatan koordinasi dengan Bulog untuk meningkatkan serapan hasil panen, serta percepatan akses pembiayaan melalui KUR.

Selain itu, edukasi dan pendampingan kepada petani juga menjadi fokus, terutama dalam pengelolaan pembiayaan serta penerapan teknologi pascapanen guna mengatasi kendala teknis, seperti pengeringan kadar air jagung.

Kapolres berharap, sinergi lintas sektor yang terbangun dapat melahirkan langkah konkret untuk meningkatkan produksi jagung sekaligus memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Demak.

“Kolaborasi adalah kunci untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat, khususnya para petani,” pungkasnya.(..)

Berita Terkait

106 Personel Diterjunkan! Polres Boyolali Bentengi Stadion Kebo Giro, Laga Hidup-Mati PERSEBI Jadi Sorotan
RXM Team dan Ganesha New Era Siap Guncang Kapolda Jateng Cup 2026, Polres Semarang Dukung Penuh Atlet E-Sport Daerah
Masa Muda Kombes Pol. Dr. H. Joseph Ananta Pinora Diabdikan untuk Memburu Pelaku Kejahatan dan Memperkuat Intelijen Kepolisian
Kapolres Boyolali Turun Langsung Pimpin Pengamanan Liga 4 Nasional, 89 Personel Disiagakan di Stadion Kebo Giro
Motor Korban Curanmor Kembali ke Tangan Pemilik, Warga Apresiasi Kinerja Ditreskrimum Polda Jateng
Hari Bhayangkara ke-80, Polres Demak Resmikan Sumur Bor di Solondoko, Warga Terdampak Banjir Kini Nikmati Air Bersih
157 Personel Diterjunkan! Polres Semarang Kepung Sekolah Cegah Konvoi dan Aksi Nekat Saat Kelulusan SMP 2026
Polres Semarang Perkuat Sinergi PPNS dan Aparat Penegak Hukum, Sambut Era Baru KUHAP 2025

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 17:55

106 Personel Diterjunkan! Polres Boyolali Bentengi Stadion Kebo Giro, Laga Hidup-Mati PERSEBI Jadi Sorotan

Minggu, 14 Juni 2026 - 17:43

RXM Team dan Ganesha New Era Siap Guncang Kapolda Jateng Cup 2026, Polres Semarang Dukung Penuh Atlet E-Sport Daerah

Sabtu, 13 Juni 2026 - 20:24

Masa Muda Kombes Pol. Dr. H. Joseph Ananta Pinora Diabdikan untuk Memburu Pelaku Kejahatan dan Memperkuat Intelijen Kepolisian

Rabu, 10 Juni 2026 - 20:47

Kapolres Boyolali Turun Langsung Pimpin Pengamanan Liga 4 Nasional, 89 Personel Disiagakan di Stadion Kebo Giro

Jumat, 5 Juni 2026 - 14:38

Motor Korban Curanmor Kembali ke Tangan Pemilik, Warga Apresiasi Kinerja Ditreskrimum Polda Jateng

Rabu, 3 Juni 2026 - 18:56

Hari Bhayangkara ke-80, Polres Demak Resmikan Sumur Bor di Solondoko, Warga Terdampak Banjir Kini Nikmati Air Bersih

Selasa, 2 Juni 2026 - 19:10

157 Personel Diterjunkan! Polres Semarang Kepung Sekolah Cegah Konvoi dan Aksi Nekat Saat Kelulusan SMP 2026

Selasa, 2 Juni 2026 - 18:57

Polres Semarang Perkuat Sinergi PPNS dan Aparat Penegak Hukum, Sambut Era Baru KUHAP 2025

Berita Terbaru

error: Content is protected !!