Warga Bancak di Gegerkan, Penemuan Lansia Meninggal Didalam Sumur Warga ” Di Kabarkan Sebelumnya Dua Hari Tidak Pulang Kerumah

redaksi

Jumat, 14 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KAB.SEMARANG – Seorang lansia berusia 60 Tahun ditemukan meninggal dunia di dalam sumur sedalam kurang lebih 8 Meter milik tetangganya, kejadian ini diketahui Jumat Pagi 14 Maret 2025 oleh pemilik sumur Sundari (38 Th).

“Benar bahwa kejadian diketahui sekitar pukul 07.00 Wib, kejadian terjadi di Dusun. Banaran Desa Bancak Kecamatan Bancak. Dan Polsek Bringin bersama BPBD dan Damkar melakukan upaya evakuasi. Adapun korban diketahui adalah MR (60 Th) merupakan warga atau tetangga pemilik sumur ” Ungkap Kapolres Semarang AKBP Ratna Quratul Ainy SIK. MSi., disela kegiatan Jumat Curhat di wilayah Bergas.


Di lokasi kejadian Kapolsek Bringin AKP Sudaryono SH. MH., menambahkan awal kronologi kejadian tersebut. Dimana korban MR sejak hari Rabu siang 12 Maret 2025, sudah meninggalkan rumah.

“Keluarga yaitu Suami korban pak Pram (56 Th) menuturkan sempat mencari korban Rabu Sore, namun korban tidak diketemukan.” Ungkap AKP Sudaryono.

Masih menurut Kapolsek didmpingi Kanit Reskrim Aipda Datri SH, pihak keluarga pada kamis 13 Maret 2025 sempat melanjutkan pencarian dirumah keluarga namun juga tidak membuahkan hasil.

“Rencana Jumat pagi mau melaporkan ke Polsek Bringin, namun belum sempat melaporkan. Korban sudah ditemukan di sumur milik tetangga yang berjarak kurang lebih 50 Meter dari rumah korban, dalam keadaan meninggal dunia.” Tambahnya.

Sundari Pemilik sumur juga menjelaskan, bahwa pada Jumat pagi mencium bau air dari sumur miliknya baunya tidak sedap. Selanjutnya meminta tolong tetangga untuk menguras sumur.


“Sekitar 06.30 Wib saya merasakan bau air sumur tidak enak, lalu minta tolong tetanga untuk dikuras. Saat melihat kondisi dalam sumur menggunakan senter, ternyata ada jenazah didalam sumur. Lalu saya hubungi pak Kadus dan pak Bhabinkamtibmas.” Terang pemilik sumur.

Kapolsek Bringin kembali menyampaikan sekitar pukul 09.15 Wib korban berhasil dievakuasi dari dalam sumur, selanjutnya dilakukan pemeriksaan oleh pihak Puskesmas Bancak dr. Purbo Rinanto.

Dari keterangan pihak medis, tidak ditemukan tanda tanda kekerasan. Dan korban meninggal lebih dari 36 Jam, serta paru paru korban terindikasi terisi air karena korban tenggelam didalam sumur.

“Sesuai permintaan pihak keluarga dengan menuliskan surat pernyataan, keluarga menolak dilakukan Autopsi selanjutnya korban langsung dikebumikan oleh keluarga. Adapun motif, informasi yang kami dapat bahwa faktor ekonomi menjadi penyebab korban masuk kedalam sumur.” Pungkas AKP Sudaryono.


(Jk-Zed/Witriyani)

Loading

Berita Terkait

POLRES KENDAL TURUN TANGAN”  SISWA DISERET KE REALITA BAHAYA BULLYING DAN KENAKALAN REMAJA
Digerebek Dini Hari! Polisi Bubarkan Balap Liar di JLS Pati” 7 Remaja Diamankan
Jelang May Day, Polisi Masuk Sekolah: Siswa Diminta Tak Terprovokasi Aksi
Semarak Hari Kartini! Polisi Turun Tangan Amankan Lomba Kreatif Anak TK di Karanggede
PPDB SDN 1 Bulungan Diduga Tidak Transparan, Wali Murid Minta Disdikpora Jepara Turun Tangan
Skandal Pembangunan MAN Salatiga: Tanpa Papan Anggaran, K3 Amburadul, Dana Dipertanyakan!
Bukan Sekadar Lomba, Kapolres Semarang Cetak Agen Perubahan Lewat Video AI Kamtibmas
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi Tinjau Longsor Leyangan, Pastikan Penanganan Darurat Tanpa Kompromi
Tag :

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 20:28

POLRES KENDAL TURUN TANGAN”  SISWA DISERET KE REALITA BAHAYA BULLYING DAN KENAKALAN REMAJA

Minggu, 26 April 2026 - 11:57

Digerebek Dini Hari! Polisi Bubarkan Balap Liar di JLS Pati” 7 Remaja Diamankan

Kamis, 23 April 2026 - 11:28

Jelang May Day, Polisi Masuk Sekolah: Siswa Diminta Tak Terprovokasi Aksi

Selasa, 21 April 2026 - 18:13

Semarak Hari Kartini! Polisi Turun Tangan Amankan Lomba Kreatif Anak TK di Karanggede

Minggu, 8 Maret 2026 - 13:23

PPDB SDN 1 Bulungan Diduga Tidak Transparan, Wali Murid Minta Disdikpora Jepara Turun Tangan

Kamis, 5 Maret 2026 - 16:05

Skandal Pembangunan MAN Salatiga: Tanpa Papan Anggaran, K3 Amburadul, Dana Dipertanyakan!

Selasa, 24 Februari 2026 - 09:16

Bukan Sekadar Lomba, Kapolres Semarang Cetak Agen Perubahan Lewat Video AI Kamtibmas

Selasa, 17 Februari 2026 - 19:21

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi Tinjau Longsor Leyangan, Pastikan Penanganan Darurat Tanpa Kompromi

Berita Terbaru

error: Content is protected !!