KENDAL | JEJAKKASUSINDONESIANEWS.COM Dugaan praktik perjudian toto gelap (togel) di wilayah Meteseh, Kecamatan Boja, kembali mencuat dan memicu keresahan warga. Sebuah lokasi yang disebut sebagai tempat pengepul milik seorang perempuan bernama Dewi diduga masih beroperasi tanpa hambatan.
Warga menilai aktivitas tersebut berlangsung cukup terbuka dan telah terjadi dalam waktu lama tanpa adanya penindakan tegas. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran karena dinilai berpotensi merusak ketertiban lingkungan dan memicu masalah sosial yang lebih luas.
Sejumlah warga mengaku kerap melihat aktivitas mencurigakan yang diduga berkaitan dengan praktik togel, terutama pada waktu-waktu tertentu. Namun hingga kini, belum terlihat langkah konkret dari aparat penegak hukum.

“Kami sering melihat aktivitas itu, tapi belum ada tindakan nyata. Harapannya aparat segera turun tangan,” ungkap salah satu warga, Senin (13/4/2026).
Keresahan masyarakat pun semakin meningkat. Mereka menilai praktik perjudian, sekecil apa pun, dapat berkembang menjadi persoalan serius jika dibiarkan tanpa pengawasan dan penindakan.
Warga mendesak aparat kepolisian, khususnya Polsek Boja, untuk segera melakukan pengecekan langsung ke lokasi yang dimaksud. Selain penindakan, masyarakat juga berharap adanya langkah preventif agar praktik serupa tidak terus berulang.
Tak hanya itu, transparansi dari pihak berwenang juga menjadi tuntutan warga. Mereka ingin adanya kejelasan terkait penanganan kasus ini guna menjaga kepercayaan publik terhadap aparat penegak hukum.
Sementara itu, tim investigasi media masih terus melakukan monitoring serta penelusuran di lapangan guna mengumpulkan bukti-bukti tambahan terkait dugaan aktivitas tersebut.
Warga berharap laporan yang beredar dapat segera ditindaklanjuti demi menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.
Redaksi juga membuka ruang hak jawab bagi pihak terkait sebagai bentuk keberimbangan dalam pemberitaan selanjutnya
[Mu&Tiem]








