Sugiyono Tegas: Membela Hak Konstitusional, Bukan Membela Koruptor

redaksi

Rabu, 17 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Semarang/Jejakkasusindonesianews.com Nama Advokat Sugiyono, S.E., S.H., M.H. selama ini dikenal publik sebagai pengacara rakyat kecil yang mencari keadilan. Namun, belakangan ia dipercaya menangani perkara tindak pidana korupsi, sehingga memunculkan pertanyaan: “Mengapa pembela rakyat kecil kini mendampingi koruptor?”

Menjawab hal itu, Sugiyono menegaskan, tugas advokat bukan membela perbuatan klien, melainkan hak konstitusionalnya sebagai warga negara.

“Sebagai advokat, saya wajib menjalankan amanah konstitusi dan Undang-Undang Advokat. Setiap orang berhak atas bantuan hukum. Membela terdakwa korupsi tidak berarti saya membela korupsi, tetapi membela hak konstitusional agar proses hukum berjalan adil,” tegasnya.

Pendiri Gunungpati Law Office ini menambahkan, konsistensinya membela rakyat kecil tidak akan berubah meskipun menangani perkara besar. Justru, menurutnya, keadilan yang ditegakkan untuk semua orang—baik rakyat kecil maupun pejabat—akan memastikan hukum tidak tajam ke bawah dan tumpul ke atas.

“Kalau hukum bisa ditegakkan adil untuk siapa saja, maka rakyat kecil pun terlindungi. Itulah alasan saya berdiri di jalur ini, agar hukum tidak jadi alat kekuasaan, melainkan benar-benar sarana keadilan,” ujarnya.

Sugiyono menekankan, profesi advokat adalah profesi mulia (officium nobile). Karena itu, publik sebaiknya tidak menilai siapa kliennya, melainkan bagaimana peran advokat menjaga agar hukum berlaku setara bagi seluruh rakyat Indonesia.

“Jangan dilihat saya membela koruptor, tapi lihatlah saya sedang menjaga agar hukum benar-benar berlaku adil,” pungkasnya.

Pewarta: Yogie PS

 

Berita Terkait

Remisi Idul Fitri di Rutan Salatiga: 62 Warga Binaan Diganjar Potongan Hukuman, 1 Bebas Seketika!
Jelang Idul Fitri 1447 H, Lapas Purwodadi Siaga: Kalapas Tegaskan Pelayanan Santun dan Pengamanan Ketat
Pererat Silaturahmi Ramadan, Team Sedulur Aktivis Demak (SAD) Gelar Buka Puasa Bersama
Di Balik Jeruji Rutan Salatiga: Warga Binaan Khatamkan Al-Qur’an, Ramadan Jadi Titik Balik Hidup
Lapas Purwodadi Diuji Ombudsman RI Jateng, Erik Murdiyanto Tegaskan Komitmen Pelayanan Prima Bebas Maladministrasi
Sinergi APH Makin Solid, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Purwodadi Luncurkan Terobosan Kunjungan Tahanan Online
12 Pegawai Rumah Tahanan Negara Salatiga Naik Pangkat, Karutan: Bukti Dedikasi dan Integritas  
Teken Kontrak Usai Lebaran, Exit Tol Patimura Salatiga Akhirnya Masuk Tahap Realisasi

Berita Terkait

Sabtu, 21 Maret 2026 - 11:19

Remisi Idul Fitri di Rutan Salatiga: 62 Warga Binaan Diganjar Potongan Hukuman, 1 Bebas Seketika!

Senin, 16 Maret 2026 - 14:27

Jelang Idul Fitri 1447 H, Lapas Purwodadi Siaga: Kalapas Tegaskan Pelayanan Santun dan Pengamanan Ketat

Sabtu, 14 Maret 2026 - 23:48

Pererat Silaturahmi Ramadan, Team Sedulur Aktivis Demak (SAD) Gelar Buka Puasa Bersama

Senin, 9 Maret 2026 - 21:56

Di Balik Jeruji Rutan Salatiga: Warga Binaan Khatamkan Al-Qur’an, Ramadan Jadi Titik Balik Hidup

Senin, 9 Maret 2026 - 19:17

Lapas Purwodadi Diuji Ombudsman RI Jateng, Erik Murdiyanto Tegaskan Komitmen Pelayanan Prima Bebas Maladministrasi

Kamis, 5 Maret 2026 - 20:15

Sinergi APH Makin Solid, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Purwodadi Luncurkan Terobosan Kunjungan Tahanan Online

Kamis, 5 Maret 2026 - 17:45

12 Pegawai Rumah Tahanan Negara Salatiga Naik Pangkat, Karutan: Bukti Dedikasi dan Integritas  

Rabu, 4 Maret 2026 - 22:25

Teken Kontrak Usai Lebaran, Exit Tol Patimura Salatiga Akhirnya Masuk Tahap Realisasi

Berita Terbaru

error: Content is protected !!