Foto Instimewa :Ilustrasi
Kabupaten Semarang | Jejakkasusindonesianews.com – Sudah saatnya negara membuka mata dan telinga terhadap jeritan para Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) di seluruh Indonesia, khususnya di Kabupaten Semarang. Mereka berdiri di garda terdepan saat bencana, pengamanan pemilu, hingga kegiatan sosial kemasyarakatan, namun ironisnya kesejahteraan mereka masih kerap diremehkan.
Di tengah tuntutan tugas yang tidak ringan, banyak anggota Satlinmas belum mendapatkan kepastian gaji maupun insentif yang layak.[24/1]
Kondisi ini kontras dengan perangkat desa lainnya yang telah lebih dahulu memperoleh perhatian anggaran secara rutin. Padahal, peran Satlinmas sama pentingnya dalam menjaga stabilitas dan keamanan di tingkat desa.
Jeritan ini bukan sekadar keluhan, melainkan tuntutan keadilan. Pemerintah daerah diminta tidak menutup mata dan segera mengambil langkah konkret agar Satlinmas mendapatkan hak yang setara- baik berupa gaji tetap maupun insentif yang manusiawi.
Mengabaikan Satlinmas berarti meremehkan benteng terakhir perlindungan masyarakat di desa. Sudah waktunya kebijakan berpihak, bukan sekadar janji.
Jika tidak, jeritan ini akan terus menggema, menggigit nurani, dan menendang kesadaran para pengambil kebijakan.(Red)






