Sinergi Nasional Bukan Gimmick, Pemkab Semarang Paksa KDMP Dikelola Profesional

redaksi

Kamis, 18 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KABUPATEN SEMARANG | Jejakkasusindonesianews.com – Pemerintah Kabupaten Semarang tancap gas mendorong profesionalisasi Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) sebagai pilar ekonomi kerakyatan. Upaya ini ditegaskan melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan KDMP yang menyasar kepala desa, perangkat desa, serta pengurus koperasi se-Kabupaten Semarang.

Bimtek ini bukan sekadar seremoni. Pemkab menekankan sinergi nyata dengan program nasional, menuntut koperasi dikelola akuntabel, transparan, dan berorientasi usaha produktif, bukan papan nama tanpa aktivitas.

Bupati Semarang H. Ngesti Nugraha menegaskan, KDMP harus menjadi mesin penggerak ekonomi desa, mampu meningkatkan kesejahteraan warga, membuka lapangan kerja, dan memperkuat kemandirian desa.

“Koperasi jangan jadi formalitas. Kepala desa dan pengurus harus bertanggung jawab penuh. Kelola secara profesional, patuh aturan, dan memberi manfaat nyata,” tegas Bupati.

Pemkab juga mengingatkan, dana dan fasilitas negara yang melekat pada KDMP wajib dikelola bersih. Tidak ada ruang bagi salah urus, apalagi penyimpangan. Pengurus diminta memahami tata kelola, manajemen usaha, hingga pelaporan keuangan yang bisa dipertanggungjawabkan.

Kepala Dinas terkait menambahkan, Bimtek dirancang untuk menyamakan persepsi, memperkuat kapasitas SDM koperasi, serta memastikan KDMP selaras dengan kebijakan pusat dan daerah. Pendampingan akan terus dilakukan agar koperasi benar-benar hidup dan berkembang.

Dengan langkah ini, Pemkab Semarang menegaskan komitmennya: KDMP harus naik kelas—dari koperasi administratif menjadi entitas usaha desa yang profesional, mandiri, dan berdampak langsung bagi rakyat.

(Yogie PS)

Berita Terkait

Remisi Idul Fitri di Rutan Salatiga: 62 Warga Binaan Diganjar Potongan Hukuman, 1 Bebas Seketika!
Jelang Idul Fitri 1447 H, Lapas Purwodadi Siaga: Kalapas Tegaskan Pelayanan Santun dan Pengamanan Ketat
Pererat Silaturahmi Ramadan, Team Sedulur Aktivis Demak (SAD) Gelar Buka Puasa Bersama
Di Balik Jeruji Rutan Salatiga: Warga Binaan Khatamkan Al-Qur’an, Ramadan Jadi Titik Balik Hidup
Lapas Purwodadi Diuji Ombudsman RI Jateng, Erik Murdiyanto Tegaskan Komitmen Pelayanan Prima Bebas Maladministrasi
Sinergi APH Makin Solid, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Purwodadi Luncurkan Terobosan Kunjungan Tahanan Online
12 Pegawai Rumah Tahanan Negara Salatiga Naik Pangkat, Karutan: Bukti Dedikasi dan Integritas  
Teken Kontrak Usai Lebaran, Exit Tol Patimura Salatiga Akhirnya Masuk Tahap Realisasi

Berita Terkait

Sabtu, 21 Maret 2026 - 11:19

Remisi Idul Fitri di Rutan Salatiga: 62 Warga Binaan Diganjar Potongan Hukuman, 1 Bebas Seketika!

Senin, 16 Maret 2026 - 14:27

Jelang Idul Fitri 1447 H, Lapas Purwodadi Siaga: Kalapas Tegaskan Pelayanan Santun dan Pengamanan Ketat

Sabtu, 14 Maret 2026 - 23:48

Pererat Silaturahmi Ramadan, Team Sedulur Aktivis Demak (SAD) Gelar Buka Puasa Bersama

Senin, 9 Maret 2026 - 21:56

Di Balik Jeruji Rutan Salatiga: Warga Binaan Khatamkan Al-Qur’an, Ramadan Jadi Titik Balik Hidup

Senin, 9 Maret 2026 - 19:17

Lapas Purwodadi Diuji Ombudsman RI Jateng, Erik Murdiyanto Tegaskan Komitmen Pelayanan Prima Bebas Maladministrasi

Kamis, 5 Maret 2026 - 20:15

Sinergi APH Makin Solid, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Purwodadi Luncurkan Terobosan Kunjungan Tahanan Online

Kamis, 5 Maret 2026 - 17:45

12 Pegawai Rumah Tahanan Negara Salatiga Naik Pangkat, Karutan: Bukti Dedikasi dan Integritas  

Rabu, 4 Maret 2026 - 22:25

Teken Kontrak Usai Lebaran, Exit Tol Patimura Salatiga Akhirnya Masuk Tahap Realisasi

Berita Terbaru

error: Content is protected !!