Sambut HANI 2024, Putus Arus Peredaran Narkoba Dengan Tes Urine Massal WBP di Lapas Pati

redaksi

Rabu, 26 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


PATI – Dalam rangka Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) tahun 2024, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pati mengadakan Tes Urine rutin dengan sistem massal kepada seluruh warga binaan. Rabu, (26/06).

Untuk kasus Narkotika sendiri, Lapas Pati mengalami penurunan drastis dari tahun sebelumnya. Hal ini merupakan peningkatan yang bagus, terkait dengan peredaran Narkoba di masyarakat. Semoga hal ini dapat berdampak untuk penurunan kasus Narkoba yang ada di Indonesia.

Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) bersama dengan bagian Perawatan bekerja sama untuk mengadakan kegiatan yang rutin diadakan di Lapas Pati. Bertepatan juga dengan Hari Anti Narkotika Internasional 2024, jumlah warga binaan yang mengikuti tes urine pun lebih banyak dari sebelum-sebelumnya.


Kepala KPLP, Mu’alim mengungkapkan kegiatan rutin dilakukan dalam bentuk pemberantasan dan juga pemutusan arus peredaran Narkoba yang ada di dalam blok hunian.

“Tes urine memang rutin kita lakukan, tujuannya memang untuk memutus peredaran Narkoba yang ada di dalam (blok hunian),” ungkap Mu’alim.


Sebelum pengambilan, urine dilakukan penggeledahan kepada WBP. Hal ini bertujuan untuk mengantisipasi adanya sabotase terhadap urine WBP. Usai pengecekan, hasil dari puluhan warga binaan dinyatakan 100 persen negatif terhadap penggunaan obat terlarang.

Mu’alim juga menambahkan “Kami selaku petugas juga mengharapkan dengan tidak adanya temuan positif pemakai dalam tes urine kali ini,  merupakan bentuk keberhasilan dari pembinaan yang ada di Lapas Pati,” pungkasnya.


(Khnza)

Loading

Berita Terkait

Diduga Cemarkan Nama Baik Kades, Warga Galinggang Siapkan Laporan Polisi terhadap Akun Facebook “Madanyulia Jurnal Katingan!
600 Warga Desa Galinggang Surati Bupati Katingan, Desak Oknum Kades Tampelas Dipanggil dan Diberi Sanksi
Diduga Membiarkan Tambang Ilegal, Kantor DLH Jabar Dikepung Aktivis Anak Bangsa
Tak Sekadar Jaga Kamtibmas, Polri Kini Jaga Harga Jagung Petani
Dalih Terhipnotis, Menantu Diduga Gelapkan Rp60 Juta Uang Mertua
Ziarah Sunyi PWI Jateng Jelang HPN 2026: Pak Haryono KO Ditinggalkan, Integritas Ditinggikan
Diduga Digelapkan, Dana Ganti Rugi Pemindahan Makam Tionghoa di Mempawah Dipersoalkan Ahli Waris
Razia Terpadu Berbuah Tegas: 80 Knalpot Brong Dimusnahkan di Boyan Tanjung, Polisi Perang Melawan Balap Liar

Berita Terkait

Jumat, 6 Maret 2026 - 01:11

Diduga Cemarkan Nama Baik Kades, Warga Galinggang Siapkan Laporan Polisi terhadap Akun Facebook “Madanyulia Jurnal Katingan!

Senin, 23 Februari 2026 - 21:57

600 Warga Desa Galinggang Surati Bupati Katingan, Desak Oknum Kades Tampelas Dipanggil dan Diberi Sanksi

Selasa, 10 Februari 2026 - 12:51

Diduga Membiarkan Tambang Ilegal, Kantor DLH Jabar Dikepung Aktivis Anak Bangsa

Jumat, 6 Februari 2026 - 18:36

Tak Sekadar Jaga Kamtibmas, Polri Kini Jaga Harga Jagung Petani

Rabu, 4 Februari 2026 - 09:55

Dalih Terhipnotis, Menantu Diduga Gelapkan Rp60 Juta Uang Mertua

Senin, 2 Februari 2026 - 14:55

Ziarah Sunyi PWI Jateng Jelang HPN 2026: Pak Haryono KO Ditinggalkan, Integritas Ditinggikan

Sabtu, 31 Januari 2026 - 13:53

Diduga Digelapkan, Dana Ganti Rugi Pemindahan Makam Tionghoa di Mempawah Dipersoalkan Ahli Waris

Sabtu, 31 Januari 2026 - 12:18

Razia Terpadu Berbuah Tegas: 80 Knalpot Brong Dimusnahkan di Boyan Tanjung, Polisi Perang Melawan Balap Liar

Berita Terbaru

error: Content is protected !!