Rekan Sejawat Dokter Astra Tegaskan Dukungan Penuh, Dorong Polda Jateng Segera Naikkan Kasus ke Penyidikan !!!

redaksi

Kamis, 6 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG | JEJAKKASUSINDONESIANEWS.COM- Kasus dugaan penganiayaan terhadap tenaga kesehatan dr. Astrandaya Ajie (dr. Astra) di Kota Semarang terus menjadi sorotan publik, khususnya dari kalangan medis.

Sejumlah rekan sejawat dr. Astra menyatakan dukungan moril penuh dan mendorong agar Polda Jawa Tengah segera meningkatkan status kasus ini dari penyelidikan ke tahap penyidikan.

Dalam pernyataan bersama yang disampaikan pada Rabu (5/11/2025), para dokter dan tenaga kesehatan dari berbagai rumah sakit di Semarang dan sekitarnya menyampaikan keprihatinan mendalam atas insiden yang menimpa dr. Astra.

Mereka menegaskan bahwa kasus tersebut bukan hanya menyangkut pribadi korban, tetapi juga menyangkut keselamatan serta perlindungan hukum bagi seluruh tenaga kesehatan di Indonesia.

“Kami berdiri bersama dr. Astra. Kami percaya aparat penegak hukum akan menegakkan keadilan secara profesional. Sudah sepatutnya kasus ini segera naik ke tahap penyidikan agar kebenaran dapat terungkap dan pelaku mempertanggungjawabkan perbuatannya,”

ujar dr. Kwan Krisdi Sebastian, SH, salah satu perwakilan sejawat dr. Astra di Semarang, dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi Kamis (6/11/2025).

Para tenaga medis juga menekankan pentingnya penerapan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, yang menjamin perlindungan terhadap tenaga kesehatan dari segala bentuk kekerasan, ancaman, maupun intimidasi saat menjalankan tugas profesionalnya.

Selain dukungan individual, sejumlah organisasi profesi kedokteran di Jawa Tengah juga disebut siap memberikan pendampingan hukum jika dibutuhkan.

Mereka berharap langkah hukum yang tegas ini dapat menjadi preseden positif bagi perlindungan tenaga kesehatan di masa mendatang.

Di sisi lain, para dokter juga mengkhawatirkan adanya upaya kriminalisasi terhadap tenaga medis sebagai bentuk tekanan atau negosiasi agar proses hukum tidak berlanjut, setelah mediasi dinilai menemui jalan buntu.

Kasus ini menjadi pengingat penting akan perlunya rasa aman dan penghormatan terhadap profesi tenaga kesehatan, yang selama ini berada di garda terdepan pelayanan masyarakat.

(Agus R / Redaksi )

Berita Terkait

Polisi Diminta Panggil Pendeta H Gereja Bethany Salatiga atas Dugaan Penyebaran Hoaks
14 Kasus Diduga Mandek di Polres Rembang Lolos Gelar Perkara, Propam Polda Jateng Siap Terbitkan SP3D
Togel Menggila Saat Ramadan, Polres Kendal Bungkam ”  Ada Apa di Balik Diamnya Aparat?
Polsek Semarang Barat Disorot Soal Penanganan Kasus Paiman, Pelapor Keluhkan Proses Berlarut??
Tak Satupun Emas Berlian Terungkap, Kasus Pencurian Justru Dihentikan: Penanganan Polrestabes Semarang Dinilai Prematur, Keadilan Dikorbankan
Diduga Ditunggangi Oknum, Layanan PTSP PN Rembang Disorot Keras! Advokat Bagas Pamenang Bongkar Dugaan Intimidasi dan Diskriminasi
Oknum Polisi di Kalbar Diduga Rekayasa Kasus Narkoba, Anggota Polres Kirim Surat Terbuka ke Presiden dan Kapolri
Waspada Investasi Bodong, Kantor Hukum Fredy and Partners Imbau Masyarakat Tak Tergiur Janji Untung Besar

Berita Terkait

Senin, 16 Maret 2026 - 19:17

Polisi Diminta Panggil Pendeta H Gereja Bethany Salatiga atas Dugaan Penyebaran Hoaks

Jumat, 6 Maret 2026 - 20:58

14 Kasus Diduga Mandek di Polres Rembang Lolos Gelar Perkara, Propam Polda Jateng Siap Terbitkan SP3D

Senin, 23 Februari 2026 - 09:08

Togel Menggila Saat Ramadan, Polres Kendal Bungkam ”  Ada Apa di Balik Diamnya Aparat?

Senin, 16 Februari 2026 - 15:26

Polsek Semarang Barat Disorot Soal Penanganan Kasus Paiman, Pelapor Keluhkan Proses Berlarut??

Kamis, 12 Februari 2026 - 12:12

Tak Satupun Emas Berlian Terungkap, Kasus Pencurian Justru Dihentikan: Penanganan Polrestabes Semarang Dinilai Prematur, Keadilan Dikorbankan

Kamis, 12 Februari 2026 - 10:53

Diduga Ditunggangi Oknum, Layanan PTSP PN Rembang Disorot Keras! Advokat Bagas Pamenang Bongkar Dugaan Intimidasi dan Diskriminasi

Selasa, 10 Februari 2026 - 21:13

Oknum Polisi di Kalbar Diduga Rekayasa Kasus Narkoba, Anggota Polres Kirim Surat Terbuka ke Presiden dan Kapolri

Senin, 9 Februari 2026 - 18:58

Waspada Investasi Bodong, Kantor Hukum Fredy and Partners Imbau Masyarakat Tak Tergiur Janji Untung Besar

Berita Terbaru

error: Content is protected !!