Polisi Tegaskan Remaja Tewas Tertembak di Makassar Karena Kelalaian, Bukan Unsur Sengaja

redaksi

Rabu, 4 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan |Yuan
MAKASSAR|Jejakkasusindonesianews.com  – Polrestabes Makassar memberikan klarifikasi tegas terkait insiden penembakan yang menewaskan seorang remaja berinisial Bertrand Eka Prasetyo Radiman (18) di kawasan Panakkukang, Makassar.
Pihak kepolisian membantah adanya unsur kesengajaan dalam peristiwa tersebut dan menyatakan insiden itu terjadi karena kelalaian saat proses penindakan di lapangan.

Kapolrestabes Makassar, Arya Perdana, menjelaskan bahwa peristiwa yang melibatkan seorang perwira berpangkat Iptu berinisial N itu terjadi secara tiba-tiba ketika petugas berupaya mengamankan situasi yang dilaporkan warga.
Peristiwa bermula pada Minggu, 1 Maret 2026 sekitar pukul 07.00 WITA. Iptu N menerima laporan adanya dugaan tawuran remaja di Jalan Toddopuli Raya yang disebut menggunakan senjata mainan.

Setibanya di lokasi, petugas mendapati korban diduga tengah melakukan tindakan kekerasan terhadap seorang pengendara sepeda motor. Upaya penangkapan pun dilakukan.

“Petugas turun dari mobil langsung menangkap dan memegang pelaku sambil melepaskan tembakan peringatan,” ujar Arya Perdana kepada awak media, Selasa (3/3/2026).

Dikategorikan Kelalaian
Saat proses penangkapan berlangsung, korban disebut sempat berusaha melepaskan diri. Dalam situasi pergumulan tersebut, senjata api milik petugas dilaporkan meletus dan mengenai tubuh korban hingga menyebabkan korban meninggal dunia di lokasi kejadian.

Kombes Arya menegaskan bahwa penggunaan tembakan peringatan merupakan bagian dari diskresi kepolisian dalam kondisi tertentu. Namun, meletusnya senjata yang berujung fatal dikategorikan sebagai kelalaian.

“Pistol meletus secara tidak sengaja dan mengenai korban. Diskresi untuk tembakan peringatan ada, tetapi ketika senjata tiba-tiba meletus dan menyebabkan korban meninggal, itu masuk kategori kelalaian,” tegasnya.

Saat ini, proses pendalaman masih berlangsung guna memastikan apakah prosedur penanganan di lapangan telah sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku.

Berita Terkait

Rem Blong di Turunan Maut! Truk Tepung Hantam 3 Kendaraan di Exit Bawen, Karambol Tak Terhindarkan!
Diduga Rem Blong, Truk Colt Diesel Muatan Susu Kaleng Terguling Usai Hantam Pembatas Jalan di Salib Putih
Longsor Kalialang ”  Respon Cepat Turun, Pengawasan Kawasan Rawan Disorot!!
LALAI BAKAR KABEL, DAPUR RUMAH DI CEPOGO LUDES TERBAKAR ” KERUGIAN TEMBUS Rp20 JUTA
DAPUR WARUNG DI GLADAGSARI LUDES TERBAKAR! DIDUGA REGULATOR GAS BOCOR
Diduga Sakit, IRT di Tuntang Ditemukan Meninggal di Kamar Mandi
Nekat Seberangi Sungai Lusi Saat Berburu” Pemuda Grobogan Hanyut dan Masih Dicari!!
KRISIS LONGSOR GUNUNGPATI, 3 RUMAH HANCUR ”  7 LAINNYA DI AMBANG BENCANA!!

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 22:29

Rem Blong di Turunan Maut! Truk Tepung Hantam 3 Kendaraan di Exit Bawen, Karambol Tak Terhindarkan!

Selasa, 5 Mei 2026 - 21:35

Diduga Rem Blong, Truk Colt Diesel Muatan Susu Kaleng Terguling Usai Hantam Pembatas Jalan di Salib Putih

Selasa, 5 Mei 2026 - 20:37

Longsor Kalialang ”  Respon Cepat Turun, Pengawasan Kawasan Rawan Disorot!!

Selasa, 5 Mei 2026 - 19:41

LALAI BAKAR KABEL, DAPUR RUMAH DI CEPOGO LUDES TERBAKAR ” KERUGIAN TEMBUS Rp20 JUTA

Selasa, 5 Mei 2026 - 19:35

DAPUR WARUNG DI GLADAGSARI LUDES TERBAKAR! DIDUGA REGULATOR GAS BOCOR

Selasa, 5 Mei 2026 - 15:16

Diduga Sakit, IRT di Tuntang Ditemukan Meninggal di Kamar Mandi

Selasa, 5 Mei 2026 - 15:07

Nekat Seberangi Sungai Lusi Saat Berburu” Pemuda Grobogan Hanyut dan Masih Dicari!!

Selasa, 5 Mei 2026 - 12:52

KRISIS LONGSOR GUNUNGPATI, 3 RUMAH HANCUR ”  7 LAINNYA DI AMBANG BENCANA!!

Berita Terbaru

error: Content is protected !!