Komisi I DPRD Kabupaten Bogor Hentikan Pembangunan PT GGS di Gunung Geulis” Longsor Timbun Rumah Warga

redaksi

Rabu, 5 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bogor – Komisi I DPRD Kabupaten Bogor mengambil langkah tegas dengan menghentikan kegiatan pembangunan PT GGS di kawasan Puncak Gunung Geulis, Kabupaten Bogor. Keputusan ini diambil setelah terjadi longsor yang menyebabkan beberapa rumah warga tertimbun akibat tidak adanya penahan tebing yang memadai di lokasi proyek tersebut.

Wakil Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Bogor, KH Achmad Yaudin Sogir, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mentoleransi pembangunan yang berdampak buruk terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar.



“Kami di Komisi I DPRD Kabupaten Bogor tidak akan tinggal diam jika ada aktivitas pembangunan yang merugikan warga dan merusak lingkungan. Dalam kasus ini, jelas terjadi kelalaian dalam perencanaan dan mitigasi bencana. Kami segera turun ke lapangan untuk memastikan bahwa kegiatan pembangunan dihentikan sampai ada evaluasi menyeluruh,” ujar KH Achmad Yaudin Sogir.Rabu (5/3/2025)

Lebih lanjut, ia menyoroti pentingnya kepatuhan terhadap regulasi lingkungan dalam setiap proyek pembangunan. “Pembangunan harus mempertimbangkan aspek keselamatan dan keseimbangan alam. Jika tidak, dampaknya bisa sangat fatal seperti yang terjadi di Gunung Geulis ini. Kami akan mendorong pihak berwenang untuk mengambil langkah tegas terhadap pelanggaran yang terjadi,” tambahnya.

Akibat longsor tersebut, jalur utama Bukit Pelangi – Gunung Geulis tertutup material tanah, menyebabkan warga kesulitan melintas. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bogor telah turun ke lokasi hari ini untuk membersihkan jalur yang terdampak.

Salah satu warga yang terdampak, Abah Eman, mengungkapkan bahwa longsor terjadi usai salat tarawih. “Kami tidak sempat menyelamatkan barang-barang di rumah. Longsor datang begitu cepat, dan beberapa rumah tertimbun tanah,” katanya.

Saat ini, upaya pembersihan dan pemulihan lingkungan sedang berlangsung. DPRD Kabupaten Bogor bersama instansi terkait akan terus memantau perkembangan situasi serta memastikan ada tindakan tegas terhadap pihak yang bertanggung jawab.

Sumber Berita : Zakar

(Redaksi)

Loading

Berita Terkait

Empat Santri Al Anfas Buka Suara di Polres Demak: ‘Kami Tidak Tahu Apa-Apa , Siap Bongkar Fakta Baru!
Wali Murid SMPN 3 Pucangading Desak SPMB 2026/2027 Transparan, Tolak Praktik Suap dan Manipulasi Domisili
SMK di Kebumen, Dendam Antarsekolah Turun-Temurun Terbongkar!
POLRES KENDAL TURUN TANGAN”  SISWA DISERET KE REALITA BAHAYA BULLYING DAN KENAKALAN REMAJA
Digerebek Dini Hari! Polisi Bubarkan Balap Liar di JLS Pati” 7 Remaja Diamankan
Jelang May Day, Polisi Masuk Sekolah: Siswa Diminta Tak Terprovokasi Aksi
Semarak Hari Kartini! Polisi Turun Tangan Amankan Lomba Kreatif Anak TK di Karanggede
PPDB SDN 1 Bulungan Diduga Tidak Transparan, Wali Murid Minta Disdikpora Jepara Turun Tangan

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 12:41

Empat Santri Al Anfas Buka Suara di Polres Demak: ‘Kami Tidak Tahu Apa-Apa , Siap Bongkar Fakta Baru!

Selasa, 9 Juni 2026 - 11:19

Wali Murid SMPN 3 Pucangading Desak SPMB 2026/2027 Transparan, Tolak Praktik Suap dan Manipulasi Domisili

Sabtu, 9 Mei 2026 - 20:34

SMK di Kebumen, Dendam Antarsekolah Turun-Temurun Terbongkar!

Senin, 27 April 2026 - 20:28

POLRES KENDAL TURUN TANGAN”  SISWA DISERET KE REALITA BAHAYA BULLYING DAN KENAKALAN REMAJA

Minggu, 26 April 2026 - 11:57

Digerebek Dini Hari! Polisi Bubarkan Balap Liar di JLS Pati” 7 Remaja Diamankan

Kamis, 23 April 2026 - 11:28

Jelang May Day, Polisi Masuk Sekolah: Siswa Diminta Tak Terprovokasi Aksi

Selasa, 21 April 2026 - 18:13

Semarak Hari Kartini! Polisi Turun Tangan Amankan Lomba Kreatif Anak TK di Karanggede

Minggu, 8 Maret 2026 - 13:23

PPDB SDN 1 Bulungan Diduga Tidak Transparan, Wali Murid Minta Disdikpora Jepara Turun Tangan

Berita Terbaru

error: Content is protected !!