Semarang | jejakkasusindonesianews.com
Ruas Jalan Candi Penataran Raya hingga Jalan Untung Suropati, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang, kini berada dalam kondisi memprihatinkan. Aspal mengelupas, lubang menganga, dan permukaan jalan bergelombang tampak di sejumlah titik, memicu kekhawatiran warga dan pengguna jalan akan keselamatan berlalu lintas.(15/1]
Kerusakan jalan yang terus memburuk dalam beberapa bulan terakhir tersebut dinilai telah melampaui batas kewajaran. Infrastruktur yang seharusnya menjadi akses vital warga justru berubah menjadi ancaman, terutama bagi pengendara roda dua.
Warga menduga, lalu lintas kendaraan berat dari aktivitas tambang galian C di wilayah Kalialang menjadi salah satu penyebab utama kerusakan. Truk pengangkut material bertonase besar disebut rutin melintasi jalur tersebut, diduga melebihi daya dukung konstruksi jalan.
“Setiap hari truk besar lewat. Jalannya jelas bukan untuk beban seberat itu. Lama-lama rusak parah seperti sekarang,” ujar seorang warga setempat yang meminta identitasnya dirahasiakan.
Selain mempercepat kerusakan jalan, aktivitas angkutan tambang juga dikeluhkan menimbulkan debu tebal dan mengganggu kenyamanan lingkungan sekitar. Kondisi ini memicu desakan agar instansi terkait tidak tinggal diam.
Masyarakat mendesak Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Semarang serta Satuan Lalu Lintas Polrestabes Semarang segera turun tangan. Penertiban tonase kendaraan, pengawasan jalur operasional, hingga evaluasi perizinan tambang galian C dinilai mendesak untuk mencegah kerusakan yang lebih parah.
“Jalan ini urat nadi warga. Jangan tunggu korban dulu baru bertindak. Pemerintah dan aparat harus hadir,” tegas warga lainnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Dishub maupun Satlantas Polrestabes Semarang terkait langkah penindakan atau inspeksi lapangan. Publik kini menanti respons konkret, mengingat pembiaran berlarut dikhawatirkan tidak hanya membahayakan pengguna jalan, tetapi juga berpotensi membengkakkan anggaran perbaikan infrastruktur di kemudian hari.
[Red/Tim]
![]()






