Kadis Perindag Sikka Himbau Jaga Kamtibmas Lewat Aktivitas Perdagangan yang Sehat

redaksi

Minggu, 16 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

8Sikka, NTT|Jejakkasusindonesianews.com Maraknya peredaran pakaian bekas di sejumlah pasar tradisional di wilayah Nusa Tenggara Timur, termasuk Kabupaten Sikka, menjadi perhatian serius Pemerintah Provinsi NTT. Perdagangan pakaian bekas, terutama yang berasal dari impor ilegal, dinilai melanggar regulasi nasional serta berpotensi mengganggu pertumbuhan ekonomi daerah dan membahayakan kesehatan masyarakat.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sikka, Verdinando Lepe, mengimbau seluruh pedagang agar tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang sengaja diciptakan pihak tertentu. Ia menegaskan pentingnya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang kondusif demi kelancaran roda ekonomi.

“Mari kita bersama-sama membangun ekonomi kerakyatan yang tangguh dan mandiri melalui kegiatan yang positif, objektif, dan inovatif,” ujarnya.

Verdinando menambahkan, stabilitas keamanan yang baik akan berdampak langsung pada peningkatan pertumbuhan ekonomi serta kesejahteraan para pedagang dan pelaku UMKM di Kabupaten Sikka.

FKAP Sikka Apresiasi Ketegasan Kapolda NTT

Di kesempatan berbeda, Ketua Forum Komunikasi Antar Pedagang (FKAP) Kabupaten Sikka, Yohanes Nong Harcelis, menyampaikan apresiasi kepada Kapolda NTT atas kebijakan dan langkah tegas dalam menjaga situasi Kamtibmas tetap aman dan terkendali.

Ia mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung tugas Polri serta tidak mudah terpengaruh isu provokatif yang berpotensi merusak citra pemerintah dan aparat keamanan.

“Mari bersama-sama bahu membahu membangun Kabupaten Sikka agar tercipta situasi kondusif, aman, dan tenteram sehingga ekonomi daerah dapat meningkat,” tuturnya.

Yohanes menegaskan bahwa kerjasama seluruh elemen masyarakat sangat dibutuhkan agar pergerakan ekonomi di wilayah Sikka terus berkembang.

[Khnza Haryati

Berita Terkait

Menteri PKP–PWI Sepakat Sediakan 5.000 Rumah Untuk Wartawan: Negara Hadir, Ara Tantang PWI Serap Tuntas 2026
Aksi Saling Lapor di Polda Jatim, Dugaan Penggelapan Honda HRV Menguak — Pengacara Erna: “Bukti Kami Lengkap!”
Ketemenggungan Punan Uheng Kereho Jatuhkan Sanksi Adat kepada Molyadi atas Dugaan Pelanggaran Adat
Dua Rumah Wartawan SWI Hanyut, Ribuan Warga Mengungsi Akibat Banjir Bandang di Beutong Ateuh Banggalang
Banjir Parah Aceh, Tgk Ricki” Saatnya Tetapkan Bencana Nasional!!!
Tgk Ricki Imbau Perantau Aceh Tetap Tenang, Akses Listrik & Internet Lumpuh Total Akibat Banjir Besar
Oknum Kades di Ciamis Tantang” Wartawan, Ketua PWOI Semarang Vio Sari Kecam Keras: “Tidak Paham Regulasi!!!
Operasional Tanpa HGU, PT Agro Indomas Digugat Warga: “Belasan Tahun Panen Ilegal!!

Berita Terkait

Sabtu, 6 Desember 2025 - 23:41

Menteri PKP–PWI Sepakat Sediakan 5.000 Rumah Untuk Wartawan: Negara Hadir, Ara Tantang PWI Serap Tuntas 2026

Sabtu, 6 Desember 2025 - 13:22

Aksi Saling Lapor di Polda Jatim, Dugaan Penggelapan Honda HRV Menguak — Pengacara Erna: “Bukti Kami Lengkap!”

Jumat, 5 Desember 2025 - 00:17

Ketemenggungan Punan Uheng Kereho Jatuhkan Sanksi Adat kepada Molyadi atas Dugaan Pelanggaran Adat

Minggu, 30 November 2025 - 00:03

Dua Rumah Wartawan SWI Hanyut, Ribuan Warga Mengungsi Akibat Banjir Bandang di Beutong Ateuh Banggalang

Sabtu, 29 November 2025 - 19:13

Banjir Parah Aceh, Tgk Ricki” Saatnya Tetapkan Bencana Nasional!!!

Rabu, 26 November 2025 - 23:48

Tgk Ricki Imbau Perantau Aceh Tetap Tenang, Akses Listrik & Internet Lumpuh Total Akibat Banjir Besar

Minggu, 23 November 2025 - 18:21

Oknum Kades di Ciamis Tantang” Wartawan, Ketua PWOI Semarang Vio Sari Kecam Keras: “Tidak Paham Regulasi!!!

Senin, 17 November 2025 - 21:53

Operasional Tanpa HGU, PT Agro Indomas Digugat Warga: “Belasan Tahun Panen Ilegal!!

Berita Terbaru

error: Content is protected !!