Hutan Brebes Gundul, Banjir Bandang Telan 3 Korban Jiwa

redaksi

Selasa, 11 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BREBES | JEJAKKASUSINDONESIANEWS.COM – Bencana banjir bandang kembali mengguncang wilayah selatan Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Peristiwa yang terjadi pada Sabtu (8/11/2025) petang itu menelan tiga korban jiwa dan merusak sejumlah infrastruktur vital.

Tiga warga yang tewas diketahui bernama Haikal Aldi (27), Suwoyo (26), dan Joni (35). Ketiganya terseret arus deras ketika banjir menerjang permukiman warga. Ratusan warga lain terpaksa mengungsi setelah rumah mereka terendam air hingga setinggi dada orang dewasa.

Selain menelan korban jiwa, jembatan Bantarwaru di Kecamatan Bantarkawung dilaporkan putus diterjang arus, membuat ribuan warga terisolasi. Jalur nasional Tegal–Purwokerto pun lumpuh total akibat genangan air setinggi 80 sentimeter.

“Hutan telah menangis. Air yang seharusnya menjadi berkah kini turun sebagai kutukan, membawa lumpur dan material longsoran,” ujar Diky, perwakilan Jaga Rimba Indonesia, kepada wartawan.

Menurut catatan lembaga lingkungan tersebut, sedikitnya 81 hektare hutan lindung di wilayah hulu Brebes telah beralih fungsi menjadi lahan pertanian dan kawasan wisata. Hilangnya tutupan vegetasi membuat tanah kehilangan kemampuan menyerap air, sehingga risiko banjir dan longsor meningkat setiap musim hujan.

“Selama tiga tahun terakhir kami aktif melakukan edukasi di kawasan hutan lindung. Namun tanpa dukungan nyata dari pemerintah dan masyarakat, upaya kami hanya jadi suara di tengah derasnya arus kepentingan,” tambah Diky.

Pemerintah Kabupaten Brebes kini telah menetapkan status tanggap darurat bencana. Tim gabungan dari BPBD, TNI, dan Polri dikerahkan untuk melakukan evakuasi, menyalurkan bantuan logistik, serta memperbaiki sementara infrastruktur yang rusak.

Meski penanganan darurat terus berjalan, banyak kalangan menilai langkah jangka panjang harus segera dilakukan — yakni rehabilitasi hutan dan penegakan hukum terhadap pelaku alih fungsi lahan ilegal.

“Banjir bandang ini menjadi peringatan pahit bahwa alam sudah lelah. Ketika hutan digunduli tanpa kendali, air tak lagi mengalir membawa kehidupan, tapi bencana,” tutupnya.(Purwanto)

 

Berita Terkait

Diduga Jadi Korban Tabrak Lari di BSB Semarang, Pelajar Asal Semarang Barat Meninggal di Tempat
Misteri Kematian Pemuda di Rawa Pening Gegerkan Warga” Branjang Ikan Jadi Lokasi Penemuan!!
Rem Blong di Turunan Maut! Truk Tepung Hantam 3 Kendaraan di Exit Bawen, Karambol Tak Terhindarkan!
Diduga Rem Blong, Truk Colt Diesel Muatan Susu Kaleng Terguling Usai Hantam Pembatas Jalan di Salib Putih
Longsor Kalialang ”  Respon Cepat Turun, Pengawasan Kawasan Rawan Disorot!!
LALAI BAKAR KABEL, DAPUR RUMAH DI CEPOGO LUDES TERBAKAR ” KERUGIAN TEMBUS Rp20 JUTA
DAPUR WARUNG DI GLADAGSARI LUDES TERBAKAR! DIDUGA REGULATOR GAS BOCOR
Diduga Sakit, IRT di Tuntang Ditemukan Meninggal di Kamar Mandi

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 13:08

Diduga Jadi Korban Tabrak Lari di BSB Semarang, Pelajar Asal Semarang Barat Meninggal di Tempat

Kamis, 7 Mei 2026 - 22:19

Misteri Kematian Pemuda di Rawa Pening Gegerkan Warga” Branjang Ikan Jadi Lokasi Penemuan!!

Selasa, 5 Mei 2026 - 22:29

Rem Blong di Turunan Maut! Truk Tepung Hantam 3 Kendaraan di Exit Bawen, Karambol Tak Terhindarkan!

Selasa, 5 Mei 2026 - 21:35

Diduga Rem Blong, Truk Colt Diesel Muatan Susu Kaleng Terguling Usai Hantam Pembatas Jalan di Salib Putih

Selasa, 5 Mei 2026 - 20:37

Longsor Kalialang ”  Respon Cepat Turun, Pengawasan Kawasan Rawan Disorot!!

Selasa, 5 Mei 2026 - 19:41

LALAI BAKAR KABEL, DAPUR RUMAH DI CEPOGO LUDES TERBAKAR ” KERUGIAN TEMBUS Rp20 JUTA

Selasa, 5 Mei 2026 - 19:35

DAPUR WARUNG DI GLADAGSARI LUDES TERBAKAR! DIDUGA REGULATOR GAS BOCOR

Selasa, 5 Mei 2026 - 15:16

Diduga Sakit, IRT di Tuntang Ditemukan Meninggal di Kamar Mandi

Berita Terbaru

error: Content is protected !!