Laporan | Mulyono
DEMAK | JEJAKKASUSINDONESIANEWS.COM – Hujan deras yang mengguyur wilayah hulu, khususnya kawasan Ungaran, memicu lonjakan debit Sungai Babon hingga meluap dan merendam permukiman warga di Perumahan Arion Mas 6, RW 29, Kelurahan Kebonbatur, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak, Kamis (30/4/2026).
Merespons kondisi tersebut, sinergi aparat TNI–Polri melalui Bhabinkamtibmas dan Babinsa Mranggen bergerak cepat turun ke lokasi untuk melakukan penanganan darurat serta memastikan keselamatan warga terdampak.
Evakuasi hingga Pengamanan Lokasi
Petugas langsung melakukan evakuasi warga, khususnya kelompok rentan seperti lansia dan anak-anak, ke tempat yang lebih aman. Selain itu, pemantauan debit air Sungai Babon dilakukan secara intensif guna mengantisipasi potensi kenaikan lanjutan.
Tak hanya itu, aparat juga melakukan pengamanan lingkungan guna mencegah potensi gangguan keamanan selama situasi banjir berlangsung.
Koordinasi lintas pihak pun dilakukan secara cepat, melibatkan pemerintah setempat dan relawan guna menyiapkan kebutuhan logistik serta layanan medis bagi warga terdampak.
Warga Diminta Waspada
Petugas mengingatkan bahwa air kiriman dari wilayah hulu masih berpotensi menyebabkan fluktuasi ketinggian air. Untuk itu, warga diimbau tetap siaga dengan langkah-langkah antisipatif.
Di antaranya mematikan aliran listrik guna menghindari korsleting, mengamankan barang berharga ke tempat lebih tinggi, serta selalu memantau informasi resmi dari petugas.
Warga juga diminta tidak memaksakan diri bertahan jika kondisi air terus meningkat dan segera melakukan evakuasi demi keselamatan.
“Kami hadir untuk memastikan masyarakat aman dan terbantu. Ini bentuk komitmen TNI–Polri dalam melindungi warga saat bencana,” ujar petugas di lokasi.
Hingga berita ini diturunkan, aparat gabungan masih bersiaga di lokasi untuk memantau perkembangan situasi dan memberikan bantuan kepada warga terdampak.







