Laporan | M.Supadi
Semarang | Jejakkasusindonesianews.com– Kebakaran melanda kawasan Pasar Waru pada Senin malam (27/4) sekitar pukul 23.55 WIB. Api diduga berasal dari sebuah kios kosong sebelum merembet ke kios-kios di sekitarnya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, titik awal kebakaran berada di satu kios yang tidak beroperasi. Dalam waktu singkat, api menjalar ke sisi kiri dan kanan bangunan.
Ketua Paguyuban Pedagang dan Jasa Pasar (PPJP) Pasar Waru, Aji Sucipto, menyampaikan bahwa dugaan sementara penyebab kebakaran adalah korsleting listrik.
“Api berasal dari kios kosong, lalu merembet ke kanan dan kiri. Alhamdulillah sudah berhasil dipadamkan. Ada kemungkinan akibat konsleting listrik,” ujarnya.
Petugas Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang bergerak cepat setelah menerima laporan warga. Lebih dari dua unit mobil pemadam diterjunkan ke lokasi, sehingga api berhasil dikendalikan sebelum meluas lebih jauh.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat pentingnya standar keamanan di pasar tradisional sebagai pusat aktivitas ekonomi masyarakat. Kios kosong pun tetap memiliki risiko, terutama jika instalasi listrik tidak terkontrol dengan baik.
Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak pemerintah terkait maupun rincian kerugian yang dialami para pedagang terdampak







