Diduga Telan Dana Ratusan Juta, Proyek Kolam Pemancingan di Desa Mranggen Mangkrak

Jumat, 25 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Demak | Jejakkasusindonesianews.com –Proyek pembangunan kolam pemancingan milik Pemerintah Desa Mranggen, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak, menuai sorotan tajam. Proyek yang didanai dari Dana Desa (DD) senilai lebih dari Rp500 juta ini diduga gagal total dan hingga kini tidak difungsikan.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, proyek tersebut telah menyerap anggaran tahap pertama sebesar Rp230 juta, kemudian dilanjutkan dengan pencairan tahap kedua senilai Rp282.594.000, seperti tertera pada papan informasi proyek. Namun, realisasi fisik di lapangan justru tidak menunjukkan hasil maksimal dan diduga mangkrak.

Kondisi ini memicu perhatian sejumlah pihak, termasuk dari kalangan media dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM). Saat dilakukan klarifikasi langsung kepada Kepala Desa Mranggen dan Sekcam Mranggen di lokasi kolam, keduanya memberikan pernyataan yang dinilai tidak konsisten.

“Pihak desa berdalih bahwa pembangunan sudah selesai dan tidak menelan dana sebesar itu. Namun, fakta di papan nama proyek justru menyebutkan jumlah anggaran yang cukup besar,” ujar salah satu jurnalis di lokasi.

Ketidaksesuaian antara keterangan pejabat desa dan informasi di lapangan pun semakin memperkuat dugaan adanya ketidakberesan dalam pengelolaan dana desa.

Menurut salah satu aktivis LSM, pembangunan kolam pemancingan yang tidak difungsikan tersebut berpotensi sebagai bentuk penyalahgunaan anggaran.

“Dana desa itu penggunaannya harus jelas dan sesuai dengan petunjuk teknis serta aturan yang berlaku. Jika pembangunannya tidak memberi manfaat bagi masyarakat, maka ini sudah masuk dalam kategori kebijakan keliru, bahkan bisa mengarah pada dugaan penyelewengan,” ujarnya tegas.

Masyarakat berharap Pemerintah Kabupaten Demak, melalui aparat pengawas dan penegak hukum, segera melakukan penyelidikan terhadap proyek ini.

“Kami minta agar dugaan penyalahgunaan dana desa ini diusut tuntas. Jangan sampai anggaran ratusan juta yang bersumber dari uang rakyat justru digunakan untuk proyek yang tidak jelas dan tak bermanfaat,” tandasnya.

[Mulyono &Tiem ]

 

 

Loading

Berita Terkait

Darurat Kecanduan Gadget Anak, Yayasan Pendidikan ABANA Gaungkan “Detoks Digital” dari Semarang
Lestarikan Tradisi Leluhur, Bupati Semarang Hadiri Sedekah Desa RW 4 Kalidoh Langesari
PD PWI LS Demak Awali 2026 dengan Apel Pasukan Baret Merah dan Laskar Sabilillah, Perkuat Disiplin dan Kesiapsiagaan
Latih Kepemimpinan Gen-Z, JSIT Jawa Tengah Siapkan Generasi Emas Indonesia 2045
Pelantikan PAKASA Salatiga 2026–2031 Teguhkan Peran Budaya sebagai Penjaga Moral Zaman
Jeritan Satlinmas Tak Boleh Diremehkan: Kesejahteraan Masih Terpinggirkan!!
Dituding Terlibat Pembuangan Tinja Manusia, Tim SAD Tegas Bantah: Itu Hoaks!
TP PKK Kota Salatiga Gandeng Industri, PT Kievit Indonesia Disiapkan Jadi Mitra Strategis Penanganan Stunting

Berita Terkait

Senin, 26 Januari 2026 - 11:28

Darurat Kecanduan Gadget Anak, Yayasan Pendidikan ABANA Gaungkan “Detoks Digital” dari Semarang

Senin, 26 Januari 2026 - 01:15

Lestarikan Tradisi Leluhur, Bupati Semarang Hadiri Sedekah Desa RW 4 Kalidoh Langesari

Minggu, 25 Januari 2026 - 22:58

PD PWI LS Demak Awali 2026 dengan Apel Pasukan Baret Merah dan Laskar Sabilillah, Perkuat Disiplin dan Kesiapsiagaan

Minggu, 25 Januari 2026 - 19:40

Latih Kepemimpinan Gen-Z, JSIT Jawa Tengah Siapkan Generasi Emas Indonesia 2045

Minggu, 25 Januari 2026 - 09:40

Pelantikan PAKASA Salatiga 2026–2031 Teguhkan Peran Budaya sebagai Penjaga Moral Zaman

Sabtu, 24 Januari 2026 - 20:49

Jeritan Satlinmas Tak Boleh Diremehkan: Kesejahteraan Masih Terpinggirkan!!

Rabu, 21 Januari 2026 - 11:29

Dituding Terlibat Pembuangan Tinja Manusia, Tim SAD Tegas Bantah: Itu Hoaks!

Rabu, 21 Januari 2026 - 10:27

TP PKK Kota Salatiga Gandeng Industri, PT Kievit Indonesia Disiapkan Jadi Mitra Strategis Penanganan Stunting

Berita Terbaru

error: Content is protected !!