Bang Buyung: Saudagar Minang yang Peduli dan Lantang Bersuara di Cilacap

redaksi

Kamis, 31 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penulis : Marjuki Wiyono

Cilacap || jejakkasusindonesianews.com- Di tengah arus kehidupan modern, sosok Mulyadi Tanjung atau yang akrab disapa Bang Buyung, tampil sebagai figur inspiratif di Cilacap. Tak hanya dikenal sebagai saudagar sukses, Bang Buyung juga menonjol sebagai tokoh masyarakat yang peduli dan berani menyuarakan aspirasi rakyat.

Lahir di Ranah Minang, Bang Buyung membawa nilai-nilai budaya kampung halamannya seperti kerja keras, gotong royong, dan keramahan. Di Cilacap, ia sukses mengelola sejumlah usaha, termasuk rumah makan Padang dan toko serba 35.

Namun keberhasilannya tak hanya di bidang bisnis. Di balik kesuksesan itu, tersimpan jiwa idealis yang konsisten memperjuangkan kepentingan masyarakat. Bang Buyung aktif di berbagai organisasi masyarakat dan dikenal sebagai jurnalis pewarta warga yang vokal dan tajam dalam menyampaikan kritik sosial.

Lewat tulisan-tulisannya, ia kerap mengkritisi kebijakan publik yang dinilai tidak pro-rakyat. Komitmennya dalam menyuarakan perubahan telah membuahkan sejumlah penghargaan karya jurnalistik, sebagai bentuk apresiasi atas dedikasinya.

Bang Buyung membuktikan bahwa kesuksesan tidak harus melupakan idealisme. Baginya, kekayaan sejati adalah keberanian bersuara, kepedulian terhadap sesama, serta keinginan membangun masyarakat yang lebih baik.

Dalam pituah Minang yang sering ia sampaikan:

“Kaluak paku asam balimbiang, tampuruang di lenggangkan, anak dipangku, kamanakan dibimbiang, urang kampuang dipatenggangkan.”

Artinya, anak dirangkul, keponakan dibimbing, dan tetangga dibantu—sebuah filosofi hidup yang dijalankannya dengan sepenuh hati.(..)

 

Loading

Berita Terkait

Tangis Pecah di Rutan Salatiga, Ratusan Keluarga Serbu Besukan Lebaran
Remisi Idul Fitri di Rutan Salatiga: 62 Warga Binaan Diganjar Potongan Hukuman, 1 Bebas Seketika!
Jelang Idul Fitri 1447 H, Lapas Purwodadi Siaga: Kalapas Tegaskan Pelayanan Santun dan Pengamanan Ketat
Pererat Silaturahmi Ramadan, Team Sedulur Aktivis Demak (SAD) Gelar Buka Puasa Bersama
Di Balik Jeruji Rutan Salatiga: Warga Binaan Khatamkan Al-Qur’an, Ramadan Jadi Titik Balik Hidup
Lapas Purwodadi Diuji Ombudsman RI Jateng, Erik Murdiyanto Tegaskan Komitmen Pelayanan Prima Bebas Maladministrasi
Sinergi APH Makin Solid, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Purwodadi Luncurkan Terobosan Kunjungan Tahanan Online
12 Pegawai Rumah Tahanan Negara Salatiga Naik Pangkat, Karutan: Bukti Dedikasi dan Integritas  

Berita Terkait

Senin, 23 Maret 2026 - 09:20

Tangis Pecah di Rutan Salatiga, Ratusan Keluarga Serbu Besukan Lebaran

Sabtu, 21 Maret 2026 - 11:19

Remisi Idul Fitri di Rutan Salatiga: 62 Warga Binaan Diganjar Potongan Hukuman, 1 Bebas Seketika!

Senin, 16 Maret 2026 - 14:27

Jelang Idul Fitri 1447 H, Lapas Purwodadi Siaga: Kalapas Tegaskan Pelayanan Santun dan Pengamanan Ketat

Sabtu, 14 Maret 2026 - 23:48

Pererat Silaturahmi Ramadan, Team Sedulur Aktivis Demak (SAD) Gelar Buka Puasa Bersama

Senin, 9 Maret 2026 - 21:56

Di Balik Jeruji Rutan Salatiga: Warga Binaan Khatamkan Al-Qur’an, Ramadan Jadi Titik Balik Hidup

Senin, 9 Maret 2026 - 19:17

Lapas Purwodadi Diuji Ombudsman RI Jateng, Erik Murdiyanto Tegaskan Komitmen Pelayanan Prima Bebas Maladministrasi

Kamis, 5 Maret 2026 - 20:15

Sinergi APH Makin Solid, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Purwodadi Luncurkan Terobosan Kunjungan Tahanan Online

Kamis, 5 Maret 2026 - 17:45

12 Pegawai Rumah Tahanan Negara Salatiga Naik Pangkat, Karutan: Bukti Dedikasi dan Integritas  

Berita Terbaru

error: Content is protected !!