Laporan | Agus Romadhon
Demak|Jejakkasusindonesianews.com – Suasana penuh kegembiraan menyelimuti Dukuh Karang Malang, Desa Batursari, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak, dalam acara tasyakuran walimatul khitan Ananda Muhammed Ahya Dinan Fatkhi (11), Sabtu (17/5/2026).
Acara yang digelar keluarga besar Sokhi Lutfi, Ketua RT 01 RW 07 Dukuh Karang Malang, berlangsung meriah dengan arak-arakan budaya dan hiburan rakyat yang menyedot perhatian warga sekitar.
Puncak acara terlihat saat Ananda Muhammed Ahya Dinan Fatkhi diarak menaiki kuda bak seorang raja kecil. Dengan penuh percaya diri, ia memegang tali kendali kuda sambil diiringi alunan musik dari Drumband Gema Loka Nanta dan Drumband New JKD. Ratusan warga turut mengiringi arak-arakan tersebut sehingga suasana kampung tampak semarak dan penuh kebersamaan.
Tak hanya itu, penampilan kesenian Jaran Kepang dari grup CKU Cahyo Krido Utomo (CKU) Waru Wetan menjadi hiburan utama yang memukau masyarakat. Atraksi para pemain sukses menghidupkan suasana dan menambah kemeriahan acara tasyakuran.
Selain walimatul khitan, keluarga juga menggelar aqiqah putri mereka, Ananda Arkandini Maula Fatkhi. Kehadiran tokoh masyarakat, tetangga, dan kerabat semakin menambah hangat suasana kekeluargaan.
Dalam sambutannya, Sokhi Lutfi menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh warga dan panitia yang telah membantu kelancaran acara.
“Saya mewakili keluarga besar mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh warga, panitia, dan semua pihak yang telah membantu.
Tanpa dukungan panjenengan semua, acara ini tidak akan berjalan lancar dan meriah seperti ini. Semoga segala kebaikan dibalas Allah SWT,” ungkapnya.
Keluarga besar juga memanjatkan doa terbaik bagi kedua anak mereka.
“Semoga Ananda Muhammed Ahya Dinan Fatkhi dan Ananda Arkandini Maula Fatkhi menjadi anak yang sholeh dan sholehah, sehat jasmani maupun rohani, berbakti kepada orang tua, agama, dan bangsa, serta membawa keberkahan dunia dan akhirat,” tuturnya.
Semangat gotong royong dan kebersamaan masyarakat Dukuh Karang Malang dalam acara tersebut menjadi bukti kuatnya tradisi kekeluargaan yang masih terjaga di tengah masyarakat pedesaan.







