Laporan | Witriyani
KAB SEMARANG | JEJAKKASUSINDONESIANEWS.COM- Kesiapsiagaan menghadapi potensi gangguan keamanan kembali ditunjukkan jajaran Polres Semarang. Pada Kamis (16/4/2026), ratusan personel dikerahkan dalam simulasi kontijensi pengamanan markas komando (Mako) yang digelar di halaman Mapolres Semarang.
Kegiatan ini dipimpin langsung Kapolres Semarang AKBP Ratna Quratul Ainy, SIK., M.Si., dengan melibatkan sebanyak 412 personel dari berbagai satuan fungsi.
Dalam simulasi tersebut, diperagakan skenario adanya sekelompok massa yang mendatangi Mapolres dengan tuntutan agar polisi membebaskan rekan mereka yang tengah menjalani proses hukum. Massa masuk melalui pintu utama dan menyampaikan aspirasi, yang kemudian direspons oleh pleton negosiator dengan pendekatan persuasif.
Namun, audiensi yang berlangsung tidak mencapai kesepakatan. Situasi pun memanas hingga massa berupaya memaksa masuk ke area dalam Mapolres.
Menghadapi eskalasi tersebut, aparat langsung bergerak sesuai prosedur. Pleton Dalmas awal diterjunkan membentuk lapis pengamanan pertama, disusul Dalmas lanjut untuk memperkuat barisan. Mobil water canon disiagakan untuk mengurai massa, sementara regu Raimas bermotor melakukan patroli dan pengendalian situasi secara dinamis.
Berkat kesiapsiagaan dan langkah terukur yang dilakukan, situasi akhirnya berhasil dikendalikan tanpa gangguan berarti terhadap aktivitas di lingkungan Mapolres Semarang.
Kapolres Semarang AKBP Ratna Quratul Ainy menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme personel dalam menghadapi situasi kontinjensi.
“Simulasi ini untuk memastikan seluruh personel memahami tugas dan perannya. Harapannya, setiap anggota mampu bertindak cepat, tepat, dan tetap mengedepankan langkah humanis sesuai prosedur,” tegasnya.
Di akhir keterangannya, Kapolres menegaskan komitmen jajaran Polres Semarang dalam menjaga stabilitas keamanan serta memastikan setiap potensi gangguan dapat ditangani secara profesional, terukur, dan humanis.(..)








